Minggu, 18 November 2018

Genmuda – Daya tarik Prancis lebih dari sekedar Menara Eiffel, bangunan klasik, dan pantai eksotis. Selain punya kekuatan ekonomi peringkat 7 dunia, Prancis juga punya sektor pendidikan yang berguna buat negara lain, terutama Indonesia.

Begitu kata Jean-Alexandre Egea selaku Kepala Departemen Ekonomi Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia saat ngobrol sama genmuda.com di sela seminar persiapan keberangkatan mahasiswa Indonesia ke Prancis, 11 Juli siang.

Tiap tahun, berbagai universitas Prancis menerima sekitar 500 peserta didik S1, S2, dan S3 dari Indonesia. Jelang pembukaan semester ganjil 2018-2019, acara yang dipanitiai Lembaga Bahasa dan Kebudayaan Prancis di Indonesia (IFI) itu diikuti sekitar 250 calon mahasiswa.

“Minat ratusan mahasiswa Indonesia melanjutkan studi ke Prancis tidak kami pandang sebagai peluang bisnis. Melainkan, sebagai momen untuk lebih mendekatkan hubungan kedua negara,” kata Egea.

Egea yang juga merupakan penasihat ekonomi yakin, “Mahasiswa, alumni, dan keseluruhan pemuda Indonesia sangat bisa bersaing dengan para pemuda Prancis. Indonesia termasuk negara yang perkembangannya pesat, bukan?”

Lebih lanjut, dia bilang, para mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Prancis punya kelebihan yang gak bakal dimiliki mahasiswa terpintar Prancis sekalipun. Kelebihan yang dimaksud di antaranya:

1. Pengetahuan tentang Asia

©Genmuda.com/2018 TIM
Jean-Alexandre Egea, Kepala Bidang Ekonomi Kedubes Prancis untuk Indonesia. ©Genmuda.com/2018 TIM

“Pemuda Indonesia bisa mengandalkan pengetahuan mereka mengenai kebudayaan di Asia dari sudut pandang orang pertama untuk menjalin kolaborasi dengan orang-orang Prancis, entah itu untuk urusan penelitian atau kerjaan,” tutur Egea.

2. Sifat untuk terus tumbuh

Egea bilang, “Angka produksi Indonesia itu paling besar di Asia Tenggara, loh. Angkanya mencapai kisaran 40% dan itu sebuah prestasi yang membuat Indonesia dipandang sebagai 20 negara kekuatan ekonomi dunia, salah satunya oleh Prancis.” Dia yakin, pemuda Indonesia berperan dalam hal itu.

“Dari statistik demografi saja sudah terlihat bahwa kualitas pemuda Indonesia tumbuh secara rapid,” ujar Egea.

3. Punya banyak kemiripan dengan Prancis

©Genmuda.com/2018 TIM
Kedubes Prancis untuk Indonesia, Jean-Charles Berthonnet buka acara. ©Genmuda.com/2018 TIM

Mahasiswa Indonesia juga diminta gak perlu minder saat berhadapan dengan mahasiswa asing di kampus yang sama. “Pemuda Indonesia harus bangga dengan negaranya. Karena, ekonomi di Indonesia tumbuh lebih cepat daripada Prancis,” kata Egea.

Secara terpisah, data situs theglobaleconomy.com, 2018, bilang, perekonomian Indonesia tumbuh kisaran 5,3% per tahun sementara perekonomian Prancis tumbuh antara 2-3% per tahun.

4. Keragamannya

Egea juga optimis keragaman yang melekat pada hidup pemuda Indonesia akan banyak berkontribusi dalam diskusi ilmiah atau profesional sama pemuda Prancis. “Dengan keragaman budaya dan pemikiran, pemuda Indonesia dan Prancis bisa ciptakan solusi dan project baru bersama-sama,” terang Egea.

Secara keseluruhan, beliau berharap mahasiswa Indonesia di Prancis bisa kembali ke Indonesia (setelah kerja di Prancis atau langsung balik) untuk menjadi solusi bagi permasalahan di Tanah Air. “Saya harap, mereka juga menyebarkan pengalaman bahwa Prancis bukan menara Eiffel aja,” tutup Egea. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.