Selasa, 25 Januari 2022

Genmuda – Kenyentrikan Donald Trump kembali ditunjukin waktu menyusun kabinet pemerintahnya, Rabu (7/12) kemarin. Tanpa ragu, presiden terpilih Amerika Serikat itu ngajak mantan CEO promotor gulat WWE, Linda McMahon jadi anggota kabinet.

Mrs McMahon buat mengepalai Small Business Administration, lembaga yang mengatur soal UMKM. Trump memilihnya karena kagum perempuan itu berhasil kembangkan WWE dari cuma punya 13 karyawan di era 1980-an hingga sekarang ratusan di seluruh dunia.

Absurdnya, Vince McMahon yang merupakan suami Linda dan Trump pernah terlibat drama pertikaian. Mereka sempet menyewa pegulat terhandal dan mengadunya dalam sebuah acara eksklusif ‘Battle of the Billionaires’ di channel WWE, 2007.

via kapamilya.com
Linda McMahon. (Sumber: kapamilya.com)

Karena pegulat sewaannya bertarung seri, Trump akhirnya nyamperin Mr McMahon, membantingnya, menggebuk, lalu mencukur rambut salah satu pendiri WWE itu hingga botak dan jadi pemenangnya. Semoga aja berantemnya dua miliuner AS itu cuma akting sehingga Mrs McMahon bisa fokus ngurusin kantor yang menopang 28 juta UMKM Amerika Serikat.

Tapi selain di AS, Indonesia juga engga jauh beda, gaes. Sepanjang sejarahnya, banyak juga pejabat yang pada akhirnya ngegaet pengusaha yang sering diliput media ke kancah politik. Misalnya aja seperti yang ada di bawah ini.

1. Triawan Munaf

via rimanews.com
Triawan Munaf (kedua dari kiri) dan Sherina (paling kanan) difoto di Istana Negara. (Sumber: rimanews.com)

Sekarang, mantan keyboardis dan penyanyi band progresif rock Bandung, Triawan Munaf dikenalnya sebagai Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) setelah dilantik Presiden Joko Widodo, 26 Januari 2015.

Setelah engga ngeband lagi, Triawan Munaf bergerak dalam usaha periklanan dan ngebangun Euro RSCG AdWork, 26 Desember 1989. Doi mulai menyerempet dunia politik waktu PDI-P meminta agensi iklannya bikin logo partai itu.

Proyek kerjaan itu akhirnya bikin hubungan sepupu musisi Rariz RM itu sama partai yang mengusung Jokowi tetep deket hingga sekarang, gaes. Buat yang belum tau, beliau juga merupakan ayah dari penyanyi Sherina Munaf.

2. Arief Yahya

via telkomsolution.com
Arief Yahya yang ketiga dari kanan. (Sumber: telkomsolution.com)

Masih dari kabinetnya Pak Jokowi. Sebelum diangkat jadi Menteri Pariwisata merupakan CEO PT Telekomunikasi Indonesia (PT Telkom) sejak Mei 2012 dan udah berkali-kali masuk berbagai media.

Pak Arief pertama kali nongol di TV sekitar 1994-1997, waktu beliau ikut kuis Pesona 13 di channel TVRI. Arief bersama tim yang mewakili ITB ketika itu berhasil menang dan dapet hadiah. Kemenangan itu jadi awal rentetan prestasinya.

Ketika masih jadi pegawai Telkom, Arief udah menyabet bermacam penghargaan, seperti The Best Kepala Kantor Daerah Komunikasi, Kepala Divisi Regional Terbaik, dan Pencapaian Target Pemasaran Tercepat. Wajar aja beliau dilirik jadi menteri.

3. Susi Pudjiastuti

via pikiran-rakyat.com
“Tenggelamkan!” kata Susi Pudjiastuti. (Sumber: pikiran-rakyat.com)

Kawan Muda pastinya tau dong Menteri Susi yang terkenal galak dengan keputusannya tenggelemin kapal nelayan pencuri. Jauh sebelum itu, Susi Pudjiastuti udah bergelut hingga akhirnya jadi tokoh terpandang di dunia perikanan.

Gagal lulus SMA di Era Presiden Soeharto gara-gara terlalu aktif berpolitik, Susi mutusin bikin usaha distributor seafood di Tempat Pegadaian Ikan Pangandaran sekitar 1983. Usahanya maju dan berkembang jadi pabrik pengolahan hasil laut pada 1996.

Di bawah PT ASI Pudjiastuti Marine Product, lobster-lobster merk ‘Susi Brand’ diekspor sampai ke Amerika Serikat. Prestasinya mengolah produk laut itu yang bikin Jokowi meliriknya jadi Menteri Kelautan dan Perikanan.

4. Chairul Tanjung

via konsultanusaha.com
CT, pengusaha yang mukanya selaw abis. (Sumber: konsultanusaha.com)

Bisnis Chairul Tanjung sebenernya dimulai sejak dia kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi UI, 1981. Waktu itu, dia jualan buku stensilan, kaos, dan jasa foto kopi di kampus hingga lama-lama jualan alat kesehatan dan laboratorium di Senen.

Lulus 1987, pemuda berdarah Sumatera Utara itu langsung bikin PT Pariarti Shindutama yang memproduksi sepatu anak-anak buat diekspor. Lama-lama, dia bikin usaha properti, keuangan, hingga akhirnya juga bergelut di usaha media.

Majalah Forbes 2010 akhirnya masukin CT sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Tapi, beliau mulai menyerempet dunia politik waktu jadi ketua Komite Ekonomi Nasional, 2010. Empat tahun kemudian, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) nunjuk dia jadi Menteri Kordinator Perekonomian.

5. Gita Wirjawan

via dobelden.wordpress.com
Gita Wirjawan (tengah) main piano mengiringi Tompi nyanyi. (Sumber: dobelden.wordpress.com)

Engga disangka, Gita Wirjawan yang pernah jadi Menteri Perdagangan Indonesia era SBY ternyata adalah musisi jazz. Pada 2005, doi sempet naik panggung di konsernya Bob James. Doi juga dikenal di kalangan komunitas jazz sebagai produser dan pencipta lagu.

Tapi, para pejabat politik Indonesia lebih mengenalnya sebagai pengusaha. Setelah merintis karir dari Citibank Indonesia, Goldman Sachs Singapura, hingga akhirnya jadi Presiden Direktur perusahaan keuangan JP Morgan Indonesia periode 2004 – 2008.

Kebolehannya menata keuangan perusahaan bikin doi dilirik SBY yang kemudian mengangkatnya jadi Kepala Badan Kordinasi Penanaman Modal, 2009. Prestasinya bikin iklim investasi Indonesia membaik membuat SBY menaikkan jabatannya jadi Menteri Perdagangan 2011-2014.

Kalo diliat dari sejarahnya, Indonesia masih mendingan karena mengangkat orang jadi menteri sesuai bidang kerja sebelumnya. Mungkin cuma Trump aja yang nyentrik dan mau mengangkat pengusaha gulat jadi kepala divisi UMKM AS.

via: Tumblr

(sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.