Minggu, 12 Juli 2020

Genmuda – Ganasnya depresi udah tewaskan lebih banyak orang daripada serangan ikan hiu tiap tahun. Lebih gawatnya, mengakhiri nyawa sendiri akibat depresi sulit dicegah karena gak keliatan gejalanya sementara mencegah serangan hiu lapar bisa dilakuin dengan gak berenang di area berbahaya.

Kata data PBB sih, ada sekitar 800 ribu orang mengakhiri nyawa akibat depresi. Sementara itu, serangan hiu paling banyak menewaskan sekitar 5 orang tiap tahun, menurut data National Geographic. Bukan mau nakutin, Genmuda.com cuma pengen berpesan kalo masalah psikologis tuh gak bisa disepelein.

Selain depresi, masalah psikologis yang engga keliatan gejalanya tuh masih ada banyak. Kamu perlu memahaminya supaya engga terjurumus dan kalo bisa juga bantu temen. Biar lebih paham, gak ada salahnya loh kamu menelisik 8 drama psikologi Korea di bawah ini.

1. “It’s Okay, That’s Love” (2014)

via hancinema.net
(Sumber: hancinema.net)

Jang Jae-Yeol (Jo In Sung) merupakan seorang penulis misteri sekaligus penyiar radio yang mengidap OCD. Dia akhirnya berkonsultasi ke seorang psikolog bernama Ji Hae Soo (Gong Hyo Jin) supaya sembuh.

Awalnya, mereka benci tapi lama-lama jadi cinta juga. Hubungannya keliatan lancar sampai suatu ketika, Jae Yeol didiagnosis kalo kondisi mentalnya lebih gawat dari yang diperkirakan.

2. “Kill Me, Heal Me” (2015)

via allkpop.com

Trauma semasa hidup bikin Cha Do Hyun (Ji Sung) punya tujuh kepribadian. Anak pengusaha tajir itu berusaha menyelesaikan kondisi mentalnya dengan bantuan psikolog Oh Ri Jin (Hwang Jung Eum).

Masalahnya, Do Hyun bukan satu-satunya orang yang mau menguasai tubuh itu karena enam kepribadian lainnya pun bersaing agar engga hilang dari kenyataan. Drama psikologi Korea ini seru juga, loh.

3. “The Plan Man” (2014)

via kofic.or.kr
(Sumber: kofic.or.kr)

Ketelitian dan keteraturan hidup Han Jung Seok (Jung Jae Young) begitu tinggi sampai engga bisa mentoleransi sedikitpun keganjilan di sekitarnya. Gejala OCD itu bikin doi susah bergaul sama temen kerjanya.

Di satu bagian drama psikologi korea ini, Jung Seok ketemu Yoo So Jung (Han Ji Min) yang merupakan seorang musisi berkepribadian slebor. Mereka berdua akhirnya bertukar pikiran supaya sama-sama jadi pribadi yang lebih baik.

4.”Heart to Heart” (2015)

via pinterest.com
(Sumber: pinterest.com)

Setelah neneknya wafat, Cha Hong Do (Choi Gang Hee) jarang banget berinteraksi dengan orang. Dia cuma ngerasa nyaman kalo ngobrol sama neneknya dan selalu salting ketika ketemu orang. Meski begitu, doi sebenernya cewek yang bersemangat.

Lain dari Go Yi Seok (Chun Jung Myung) yang selalu ngerasa kurang berprestasi meski doi udah bikin buku laris dan sekarang jadi psikiater. Pada akhirnya, keduanya bertemu dan saling mengisi kekurangan satu sama lain.

5. “Dr Frost” (2014)

via istimewa
(Sumber: Istimewa)

Di drama ini, Baek Nam Bong (Song Chang Eui) itu ibarat Sherlock Holmes yang jenius tapi gak punya perasaan. Sementara itu, Yoon Sung Ah (Jung Eun Chae) bisa disamain kayak John Watson yang gak pinter-pinter amat tapi berempati.

Sebelum jadi cerita detektif, drama psikologi Korea ini dimulai dengan kehidupan kampus. Nam Bong merupakan seorang profesor sementara Sung Ah tuh salah satu mahasiswa yang ikut jalur fasttrack. Sepanjang menyelesaikan kasus, Nam Bong bertemu banyak orang dengan berbagai kondisi psikologis.

Lima drama psikologi korea di atas mungkin gak bakal ngasih kamu kecerdasan kayak belajar psikologi beneran. Paling gak, kamu bisa paham kalo kondisi mental seseorang tuh bermacam-macam dan tau cara berinteraksi dengan orang seperti itu. Gimana menurut kamu? (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.