Senin, 3 Agustus 2020

Genmuda – Awal tahun 2020 Kawan Muda akan disambut oleh film drama fantasi “Dolittle”. Ya, beda dengan versi 90an yang diperankan oleh Eddie Murphy, kali ini cerita lebih mengedepankan petualangan sang dokter hewan dengan para hewan yang tinggal bersama dirinya.

Kisahnya sendiri diadaptasi dari cerita anak-anak berjudul ‘The Story of Doctor Dolittle’ karya Hugh Lofting. Terus gimana serunya film ini? Nah, langsung aja deh lo baca review lengkapnya di bawah ini sebelum ke bioskop.

Dokter sakit hati

©Universal Pictures/2020

Film dibuka oleh animasi pendek tentang asal usul Dolittle (Robert Downey Jr.) muda. Kejeniusannya sebagai dokter hewan dan naturalis membuatnya bisa mengerti bahasa mereka. Lewat kiprahnya tersebut Ratu Victoria (Jesse Buckley) lantas memberikannya sebuah Marga Satwa yang sekaligus dijadikan rumah olehnya.

Dolittle kemudian menikah dengan seorang petualangan muda, Lily (Kasia Smutnik). Keduanya sering menjelajah ke seluruh penjuru dunia untuk menemukan spesies baru sekaligus menyelamatkan hewan-hewan yang terluka.

Suatu hari Lily memutuskan pergi seorang diri ke lautan untuk menemukan pohon ajaib, sementara Dolittle harus tinggal di rumah untuk mengurus para hewan. Namun kepergian ini menjadi perpisahan keduanya. Kapal yang dikendarai Lily karam oleh badai.

Dolittle lantas merasa bersalah dan sakit hati setelah kepergian Lily. Ia kemudian mengurung diri dalam kediamannya dan enggan berinteraksi dengan manusia sampai sekarang.

Cerita berlanjut dengan tokoh anak kecil bernama Tommy Stubbins (Harry Collett) yang sengaja memasuki rumah Dolittle untuk mengobati seekor Tupai yang gak sengaja ia tembak. Di sana Stubbins bertemu dengan Lady Rose (Carmel Laniado) yang secara khusus meminta bantuan Dolittle untuk mengobati sang Ratu Victoria yang jatuh sakit secara misterius.

Meski awalnya masa bodo, Dolittle malah harus terlibat untuk mengobati sang ratu dikarenakan rumahnya akan resmi ditutup oleh pihak kerjaan apabila sang ratu wafat. Dengan bantuan Stubbins dan para hewannya, Dolitte pun pergi bertualang mencari buah ajaib yang bisa menyelamatkan nyawa sang ratu.

Bukan yang terbaik, tapi cukup menghibur

©Universal Pictures/2020

Dikemas dengan banyak sentuhan CGI “Dolittle” boleh dibilang cukup padat dari segi porsi cerita, konflik, dan pesan moral yang ditawarkan. Efek yang dihasilkan juga cukup ngemanjain mata penonton sepanjang film.

Untuk segi akting, Robert Downey Jr. terbilang jago buat melepas image Tony Stark yang selama ini nempel banget sama dirinya. Ada sisi komikal, serius, dan drama yang berhasil ia bawakan dalam tokoh Dolittle.

Tapi bukan berarti filmnya sempurna gengs, penulis merasa beberapa loncatan dari satu adegan ke adegan lain sangat terlihat buru-buru dan kurang nyambung. Paham sih, karena selain untuk memangkas durasi, sutradara Stephen Gaghan emang sengaja menempatkan cerita lebih universal, terutama buat anak-anak. Tapi untuk penonton dewasa mungkin akan terasa kurang nyaman dengan polanya.

Namun demikian itu semua masih dapat digantikan oleh tingkah pola dan dialog kocak antar binatang. Ya, para hewan di film ini juga berisikan nama-nama besar kayak Emma Thompson, Rami Malek, John Cena, Kumail Nanjiani, hingga Selena Gomez.

Kesimpulan

©Universal Pictures/2020

Tayang mulai tanggal 15 Januari 2020 “Dolittle” gak cuma menjual sosok besar Robert Downey Jr. Lebih dari itu film ini menawarkan banyak pesan moral yang layak dicontoh oleh semua orang. Mulai dari berani melawan rasa takut, pentingnya terus belajar, hingga berani mengakui kesalahan di masa lalu.

Catatan penting yang perlu lo tau, ada juga nama pulau Indonesia yang ikut disebutkan dalam perjalan Dolittle. Penasaran? Yaudah buruan nonton filmnya di bioskop. Selamat bertualang!

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.