Kamis, 29 Oktober 2020

Genmuda – Anak kekinian yang dulu bukanlah yang sekarang. Bentuk kegaulannya mulai berkembang dengan segala perubahan yang terjadi. Kalo dulu gaya anak kekiniannya masih (sorry to say) nyontek hipster di Amerika, sekarang keliatan makin khas Indonesianya.

Gak usah takut sama perubahan. Anak-anak hipster yang dulu di bangku SMA sekarang udah masuk dunia kampus yang beda pergaulan. Anak-anak hipster kampusnya kini udah pada lulus dan menghadapi realita hidup. Justru aneh lah kalo nilai kegaulannya gak berubah.

Kalo kata vice.com, 25 Juni lalu, hipster sekarang terpecah jadi banyak jenisnya. Yang pasti, semuanya masih sama-sama narsis beberapa derajat, edgy, dan pastinya keliatan “beda.” Di Jakarta, kamu bisa mencapai titik “hipster generasi baru” dengan cara seperti yang Genmuda.com amati di bawah ini.

1. Jajan kopi-susu bernama lokal


Masanya warung kopi bernama keinggris-inggrisan macam Coffee Smith atau Brew Brother udah mulai lewat. Sekarang ini jamannya warung kopi kelokal-lokalan atau kemelayu-melayuan. Misalnya, Kopi Sana di Melawai, Toko Kopi tuku di Fatmawati, Sagaleh di Gandaria, atau Eatlah/Drinklah di Blok M.

2. Atau, Thai Tea (yang katanya) asli Thailand

Gak kekinian deh kalo belum jajan Thai Tea yang katanya asli Thailand. Di satu mal aja bisa ada lebih dari satu gerai, mulai dari yang merknya ada gambar gajah hingga merk lain yang agak sulit dieja mulut orang Indonesia.

3. Bisa juga, nongkrong di cafe super sehat (tapi mahal)

Berubahnya definisi kekinian ada bagusnya juga. Makanan berlemak macam fish n chips penuh minyak dan pizza yang lebay banget kejunya itu kini mulai kalah populer dari menu sehat macam sereal campur buah ala cafe.

4. Nongkrong di Gudang Sarinah Ekosistem Pancoran

Di sinilah tempatnya komunitas dari seluruh Jakarta melebur dan bertukar pikiran. Jadi, Jangan. Ngaku. Kekinian. Kalo. Gak. Nongkrong. Di. Gudang. Sarinah. Ekosistem. Pancoran. Titik.

5. Dengerin lagu indie berlirik kosakata ribet/langka

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Barasuara punya lagu berjudul “Samara” yang kalo di KBBI bisa berarti buah kering berbiji satu, bersayap, dan tak merekah. Selain Barasuara, mungkin dikit banget orang yang paham arti kata samara. Atau, Danilla dengan lagu “Berdistraksi” yang di KBBI aja gak ada artinya tapi jadi bermakna sama Danilla.

6. Gambar

A post shared by Popomangun° (@popomangun.png) on Jul 11, 2017 at 2:40am PDT

Ketika kamu minimal suka gambar, dengerin lagu berlirik ribet, dan nongkrong di Gudang Sarinah, maka kamu fix anak kekinian.

7. Jalan di perkotaan

via vice.com
(Sumber: vice.com).

He? Jalan di perkotaan masa kekinian. Iya. Karena, naik jemputan online, kereta, bus, motor, atau mobil mulai kehilangan ke-edgy-annya.

8. Jangan lupa pakai kacamata frame tipis

©Genmuda.com/2017 TIM
Hazek. ©Genmuda.com/2017 TIM

Mata berminus atau tanpa minus, kacamata frame tipis yang kayaknya kesenggol dikit aja patah itu ibarat aksesoris wajib kalo mau jadi kekinian, atau lebih tepatnya “hipster generasi baru.”

9. Utamakan lokal (kalo bisa, dari komunitas sendiri)

via: Pinterest
(Sumber: Pinterest)

Bahan makanannya fresh from farm to table biar menyejahterakan para petani. Sementara itu, aksesorisnya asli buatan dalam negeri, malah sebagian besar dibeli di bazar yang sering nongol di Gudang Sarinah. Hazek.

10. Anak muay thai banget

Stres akibat gaduh, sumpek, dan sesaknya Jakarta mungkin gak bisa diredain lewat yoga yang dulu sempet ngehip. Orang-orang butuh olahraga yang lebih memuaskan nafsu. Di antara banyak jenis bela diri yang mematikan, termasuk pencaksilat, olahraga yang kini kekinian adalah muay thai. Congrats. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.