Jum'at, 25 September 2020

Genmuda – Ibu kota dengan kemacetan itu udah mendarah daging ya, Kawan Muda. Entah perubahan apalagi yang diperlukan buat mengatasi hal ngeselin yang satu ini. Pemerintah pun sejauh ini pasti masih terus melakukan yang terbaik dalam mencari solusi. Tapi apadaya kalau emang akar permasalahannya adalah populasi penduduk di Jakarta dan sekitarnya yang melimpah.

Terkadang kita bingung kan, kalau lagi nungguin macet tuh enaknya ngapain. Nah, terkait hal itu, mulai sekarang ada satu alternatif lain nih buat menghibur diri di tengah kemacetan. Institut Français d’Indonesie (IFI) meluncurkan satu program baru bertajuk “Cine-macet”, yang mengajak kamu buat menikmati film Prancis dan Indonesia kalau jalanan lagi super duper ngeselin macet.

Setiap bulannya, film-film pilihan bakal disuguhkan di gedung auditorium IFI yang terletak di kawasan Thamrin, Jakarta, dengan total 8 film; 6 film Prancis dan 2 film Indonesia yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris.

Wregas Bhatuneja dan Anthony dalam jumpa pers yang berlangsung di Auditorium IFI, Jakarta (Foto: Genmuda 2016/BBB)
Wregas Bhatuneja dan Anthony dalam jumpa pers yang berlangsung di Auditorium IFI, Jakarta (Foto: Genmuda 2016/BBB)

Tujuannya sendiri selain untuk menghindari macet adalah mengeksplorasi dan memperkenalkan budaya sinematografi, baik Prancis maupun Indonesia melalui film dengan berbagai genre. “Cinema for me is all about diversity. Menyaksikan film lebih bagus daripada kemacetan di Jakarta,” ujar Anthony, selaku audio visual project manager dari IFI saat jumpa pers, Selasa (26/4).

“Great film and no more macet!”

Setiap bulannya, IFI mempercayai John Badalu, –produser film tanah air, buat merancang setiap film yang akan diputar. “Setiap bulan Cine-macet memiliki tema tersendiri. Bulan Mei kita mengangkat film karya sineas perempuan. Kemudian di bulan Juni Cine-macet konsepnya edukasi dan work,“ tutur John Badalu.

Edisi perdananya bakal berlangsung pada 10 Mei mendatang nih, Kawan Muda. Film karya sineas perempuan yang diputar antara lain ‘Le Bal des actrices’, sebuah film dokumenter karya sutradara Prancis Maiwen diikuti dengan pemutaran film ‘What They Don’t Talk When They Talk About Love’ (2013) karya sineas Indonesia, Mouly Surya.

So, no more macet, Kawan Muda! Langsung aja kamu datangi auditorium IFI di bulan Mei mendatang setiap hari Selasa sampai Sabtu jam 7 malam. Gratis! Kamu tinggal duduk doang nungguin macet berakhir. Kurang enak apa coba?


Berikut jadwal penayangan Cine-macet di bulan Mei 2016:

  • Le bal des Actrises (2011)

Selasa, 10 Mei pukul 19.00

Kamis, 19 Mei pukul 14.00

  • Camille Redouble (2014)

Rabu, 11 Mei pukul 19.00

Kamis, 19 Mei pukul 19.00

Jumat, 27 Mei pukul 19.00

  • Party Girl (2013)

Kamis, 12 Mei pukul 14.00

Jumat, 20 Mei pukul 19.00

  • Grand Central (2013)

Jumat, 13 Mei pukul 19.00

Selasa, 31 Mei pukul 19.00

  • 17 Filles (2011)

Sabtu, 14 Mei pukul 19.00

Selasa, 24 Mei pukul 19.00

  • Ladie’s Turn (2012)

Selasa, 17 Mei pukul 19.00

Kamis, 26 Mei pukul 19.00

  • What They Don’t Talk About When They Talk About Love (2013)

Kamis, 12 Mei pukul 19.00

Rabu, 25 Mei pukul 19.00

  • Fiksi (2008)

Rabu, 18 Mei pukul 19.00

Kamis, 26 Mei pukul 14.00

(sds)

Comments

comments

Bobi Brilyan Bastenjar
Valar Morghulis