Jum'at, 19 April 2024

Genmuda – Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) secara resmi akan menetapkan Yuan sebagai mata uang internasional pada 1 Oktober tahun depan. Bahkan kemarin (1/12), IMF secara simbolik telah memasukan Yuan dalam lima jajaran mata uang global. Terus, ngaruhnya buat kita apa?

Sebelum kita panjang lebar ngomongin Yuan, Genmuda.com mau nanya dulu ke Kawan Muda. Guys, emang kamu tau Yuan itu apaan? Yuan itu bukan semacam ketika kamu nge-mark up suatu barang/benda dan ngejual lagi dengan harga yang tinggi (itu cuan). Yuan juga bukan sejenis bapak-bapak majikan yang berasa konglomerat dan minta disembah-sembah sama pelayannya (itu tuan).

Yuan adalah mata uang negara tirai bambu atau China. Di negaranya, Yuan juga dikenal dengan sebutan Renminbi (RMB) yang dicetak dan diatur penggunaannya oleh Bank Rakyat China. Yuan, sama aja kayak Rupiah, terdiri dari uang koin dan kertas. Bedanya, di uang Yuan, engga ada yang suka ngegambarin pake pulpen atau nulis-nulis nomer hape, bahkan curhat di situ. Saat ini, harga tukar Yuan bernilai 2.157,74 rupiah.

Yuan lagi jadi trending topic di dunia, setelah IMF menetapkan Yuan sebagai mata uang internasional. Semua pun menyambut baik keputusan ini, termasuk Indonesia, dan kita semua, Kawan Muda! Iya, kamu juga harus ikut seneng. Kenapa?

 

  1. Mengurangi penggunaan dolar Amerika Serikat
(Sumber: chinabusinesstimes.com)

Kalau Yuan udah jadi mata uang internasional, semua perhatian ke dolar bakalan berkurang. Jadi, dolar bisa berhenti sok-sok penting dan spesial. Kalau kita bisa ngurangin penggunaan dolar, otomatis ketergantungan pergerakan rupiah terhadap mata uang tersebut juga jadi berkurang.

Masih bingung? Singkatnya gini guys, nilai tukar dolar terhadap rupiah bakalan turun, demo-demo yang nuntut Jokowi buat nguatin rupiah bakalan berhenti, dan kamu bisa liburan ke luar negeri dengan lebih murah.

  1. Kegiatan ekspor-impor antara Indonesia dan China makin lancar
(Sumber: emaze.com)

Dengan menjadi mata uang internasional, nilai tukar Yuan juga akan makin kuat. Dengan menguatnya Yuan, barang ekspor Indonesia akan jadi lebih murah, sementara produk impor dari China terkesan jadi mahal. Engga ngerti juga? Oke, oke tenang, Genmuda.com jelasin.

Jadi, kalau barang ekspor kita ke China lebih murah, orang-orang China bakalan lebih ngelirik barang-barang kita. Ujungnya, neraca perdagangan Indonesia bisa membaik dan ningkatin devisa negara. Sementara kalau barang impor dari China bakalan jadi mahal di negara kita, orang-orang yang selama ini ngoleksi barang-barang KW bakalan mikir-mikir lagi. Udah harganya jadi mahal, kualitasnya engga bagus, mendingan beli barang lokal kan? So, para entrepreneur local brand bakalan bisa bersaing sama barang-barang impor dari China.

  1. Engga mempengaruhi struktur keuangan Indonesia
(Sumber: citizendialy.net)

Walaupun Yuan jadi mata uang internasional, Indonesia engga akan terkena dampak ekonomi yang buruk. Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo juga menegaskan kebijakan itu engga akan mempengaruhi struktur keuangan kita terutama terkait cadangan devisa (cadev).

“Kita sudah pakai yuan sebagai cadangan devisa, kalau sekarang jadi bagian dari special drawing right itu sangat baik,” kata Pak Agus di Jakarta, Selasa (1/12/) kemarin.

Jadi, kalau ada demo-demo di Bundaran H.I mengenai Yuan ini, mendingan kamu samperin, trus ajak ke studio TV buat demo masak aja. He-he.

Meski bisa dibilang hal ini engga begitu ngaruh secara signifikan, tapi dari poin-poin di atas at least kamu juga wajib tahu guys kalau ada nilai positifnya kalau Yuan jadi mata uang dunia.  Asik kan tuh?

(sds)

Comments

comments

Ratu Rima
Forever needs: Foods. Cafe latte. Holiday. Writing. BIGBANG. and... You ♥