Rabu, 13 November 2019

Genmuda – Setelah sepuluh tahun berlalu dengan cerita yang digonta-ganti, akhirnya lanjutan film “Zombieland” kembali dirilis pada tahun ini. Masih digarap oleh sutradara Ruben Fleisher “Zombieland Double Tap” menjadi babak baru dalam perjalanan keempat karakter utamanya.

Kawan Muda penasaran dengan kelanjutan cerita drama komedi berlatar post-apocalypse ini? Langsung aja lo pantengin review berikut ini!

Masih konyol dan kocak

©Sony Pictures/2019

Gak butuh lama bagi penonton menunggu banyak kisah konyol di film ini. Diceritakan bahwa Tallahassee (Woody Harrelson), Columbus (Jesse Eisenberg), Wichita (Emma Stones), dan Little Rock (Abigail Breslin) masih bertahan hidup dari para zombie yang tengah berevolusi. Narasi yang dibawakan oleh Columbus sembari menjelaskan apa yang telah keempatnya lakukan semenjak  film pertama.

Keempatnya kini tinggal di Gedung Putih. Bak keluarga sinting di kondisi jelang kiamat, setiap hari bagaikan hari Natal bagi mereka. Columbus pacaran dengan Wichita dan Tallahessee selalu mengganggap Little Rock sebagai anak kecil yang selalu harus ia lindungi. Chemistry empat tokoh ini berhasil menunjukan sebuah keluarga kecil yang kocak, konyol, dan tetap menyentuh hati penonton dengan segala konflik di dalamnya.

Konflik keluarga

©Sony Pictures/2019

Inilah lantas menjadi inti cerita, sekaligus daya tarik “Zombieland: Double Tap”. Konflik keluarga di keempat tokoh utama muncul dari hal-hal receh yang ‘kayaknya’ sering kita alami sebagai orang biasa. Gimana seseorang punya ego dan keinganan buat bebas menentukan jati dirinya, serta apa yang kemudian membuat mereka tetap membutuhkan satu sama lain.

Buat urusan action, penulis merasa racikan sekuel keduanya ini gak terlalu banyak berubah dengan film pertamanya sepuluh tahun lalu. Meski seru dan sesekali menegangkan, kehadiran para mayat hidup sering kali jadi ‘pancingan’ gimmick yang sukses menghibur penonton.

Kalo pun ada yang sedikit kurang greget mungkin ada pada porsi karakter baru yang sedikit maksa. Tercatat seenggaknya dari dua dari lima karakter baru sengaja muncul dan tewas begitu cepat dalam cerita yang digarap keroyokan oleh Rhet Reese, Paul Wernick, dan Dave Callaham. Sementara tiga karakter baru sisanya, berhasil menjadi ‘bumbu’ kocak dari cerita “Zombieland: Double Tap”.

Kesimpulan

©Sony Pictures/2019

Pada akhirnya dari sepuluh tahun penantian, “Zombieland: Double Tap” tetap menjadi film zombie yang ringan dan menghibur buat Kawan Muda tonton. Gak perlu berekspetasi terlalu besar, karena yang namanya film zombie pasti selalu gitu-gitu aja kan? Beruntung unsur drama di film ini berhasil membuatnya sedikit berbeda. Di satu sisi lo bisa diajak ketawa, sedangkan di sisi lainnya lo bisa merasa iba dan tersentuh sama permasalahan yang dialami oleh setiap karakternya.

Di Indonesia film ini tayang mulai tanggal 23 Oktober 2019. Perlu diingat, kendati ceritanya kocak dan konyol, film ini tetap diperuntukan bagi penonton berusia 17 tahun ke atas ya. Kalo penasaran langsung aja tonton trailernya di bawah sebelum pergi ke bioskop. Selamat menonton!

Comments

comments