Senin, 20 Mei 2019

Genmuda – Kerennya foto-foto dari udara, pemandangan dari sudut pandang tinggi, dan di tempat-tempat berbahaya cuma bisa diambil dengan gampang pakai drone. Kualitas kamera yang tertempel di helikopter mini tanpa awak itu juga udah sebagus kamera profesional, malah ada yang hasilnya jauh lebih keren.

Jadi, wajar banget kalo anak muda penggemar teknologi, fotografi, traveling, atau penerbangan pengen punya satu. Terlebih lagi, ada drone lengkap dengan kamera yang dijual di pasaran dengan harga di bawah satu juta rupiah.

Biar kata biayanya masuk banget sama bujet anak muda, bukan berarti bisa beli model drone sesuka hati. Kamu perlu perhatiin matang-matang dulu beberapa hal di bawah ini kalo baru pertama kali nyobain serunya jadi pilot drone. Jangan sampai nyesel belakangan, ya.

1. Tujuannya buat apa sih?

via businessresearcher.com
Ki-ka: Drone kamera sipil terbang di bawah drone balapan. (Sumber: businessresearcher.com)

Kalo tujuannya cuma buat main terbang-terbangan, mendingan beli drone mainan aja yang harganya beberapa ratus ribu. Kalo pengen kebut-kebutan di udara, ya beli drone racing dong. Engga usah beli yang ada kameranya segala.

2. Pemula bukan berarti harus beli yang murah loh

viaa mydronelab.com
Pemula belum tentu harus beli yang mini begini. (Sumber: mydronelab.com)

Drone pertama kamu mungkin bakal bertahan sampai beberapa tahun dan belum tentu laku dijual sesuai harapan ketika pengen beli yang lebih bagus. Jadi pilot pemula belum tentu harus beli drone yang murah. Engga ada salahnya berencana beli yang bagusan asalkan tetep hati-hati waktu nerbanginnya kali pertama.

3. Punya budget lebih kah?

via Istimewa
Nih peralatan lengkap drone yang aman dimiliki. (Sumber: Sumber: Istimewa)

Misalnya kamu punya budget enam juta rupiah, kalo bisa sih jangan beli drone yang cuma nyisain kamu tabungan beberapa ratus ribu. Soalnya, kamu butuh beli beberapa perlengkapan penting lain, salah satunya baterai ekstra.

4. Paham etikanya main drone?

via asunow.asu.edu
Jangan pakai drone kamera untuk ngintip orang mandi, ya. (Sumber: asunow.asu.edu)

Semuanya yang ada di dunia ini punya etika masing-masing, terlebih dalam hobi drone. Kamu jelas engga boleh melanggar privasi orang. Jadi, harus minta izin dulu sebelum ngambil gambar pakai drone, terutama kalo pengen ngambil gambar sesuatu milik orang lain.

5. Udah siap ngasih penjelasan?

via mit.edu
Kalo perlu, bikin konferensi pers ngejelasin kalo drone kamu engga bakal dipakai untuk ngintipin orang. (Sumber: mit.edu)

Penjelasan buat apa? Buat orang-orang di sekitar yang masih aja parno mengira kamu lagi ngintip-ngintip tanpa izin. Padahal, kamu sebenernya tau etika dan udah minta izin sana-sini.

6. Udah siap ngoprek urusan mesin?

via istimewa
Beda drone beda cara ngopreknya. (Sumber: Istimewa)

Namanya punya alat elektronik, kamu harus siap ngoprek. Kalo engga bisa full-service semua bagian drone, minimal kamu paham cara ngebersihin supaya baling-balingnya tetep berfungsi. Misalnya malas mempelajari itu, harus siapin budget lagi untuk bayar orang yang bisa menjaga kualitas drone kamu.

7. Siap gabung komunitas?

via tribunnews.com
Ada banyak kok komunitas pilot drone di Indonesia. (Sumber: tribunnews.com)

Penting nih untuk tergabung ke komunitas pilot drone dan ikut berbagai kegiatan yang diadain. Selain nambahin skill penerbangan dan ngambil gambar aerial, kamu juga bisa dapet banyak informasi soal drone. Jadi, ketika pemerintah mendadak bikin banyak peraturan soal penerbangan drone, kamu bisa segera tau dan mengurusnya.

Itulah yang harus kamu pikirin mateng-mateng sebelum mutusin untuk beli drone. Coba kamu ceritain ya pengalaman kamu main drone di bawah ini. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.