Selasa, 22 Oktober 2019

Genmuda – Asus kembali merilis seri laptop premium mereka, yakni VivoBook A409. Sama seperti halnya model Asus VivoBook sebelumnya laptop ini punya desain two sided NanoEdge display yang menyajikan tampilan luas pada penggunanya.

Selain itu, dipangkasnya bingkai pada laptop bikin layarnya jauh lebih besar meski masuk pada rangka yang lebih kecil. Tersedia pula varian VivoBook A509 yang menawarkan display 15 inci namun tetap dengan dimensi yang kompak

Dua laptop klasik ini diperkuat oleh prosesor Intel Core hingga Core i7 dengan chip grafis terdedikasi berbasis Nvidia GeForce MX230 dan mendukung konfigurasi dual storage design.

“ASUS VivoBook A409 dan juga A509 memastikan tugas sehari-hari para penggunanya bisa dilakukan dengan mudah,” sebut Jimmy Lin, Country Manager ASUS Indonesia.

Bertenaga dengan Visual Memuaskan

VivoBook A409 menjadi salah satu laptop klasik 14 inci paling ramping. Baik saat digunakan untuk bermain atau bekerja, entry level laptop ini menghadirkan performa bertenaga dan visual yang immersive. NanoEdge display yang diusung menawarkan sudut pandang sangat luas hingga 178 derajat. Dengan lapisan matte anti-glare, sehingga lo bisa menikmati visual yang sangat memuaskan.

Otak laptop diperkuat oleh prosesor Intel Core i5 hingga i7 dengan RAM DDR4 2400MHz hingga 16GB serta diperkuat oleh chip grafis Nvidia GeForce MX230. Adapun desain dual storage yang dihadirkan, yakni dengan SSD berbasis PCIe kapasitas 512GB serta harddisk hingga 1TB memberikan kombinasi kapasitas penyimpanan cepat dan luas.

Gak cuma itu, Asus VivoBook A409 juga menyediakan dukungan terhadap teknologi memori Intel Optane yang berfungsi mempercepat loading aplikasi saat multitasking sampai mengurangi waktu boot-up dan resume. Algoritma caching yang cerdas juga memastikan seluruh aplikasi yang sering dijalankan serta dokumen yang sering digunakan, akan di-load dengan lebih cepat. Artinya, laptop berbasis harddisk biasa pun terasa mirip performanya dengan SSD.

Asus VivoBook A409 punya frame selebar 6,5 milimeter di sisi kiri dan kanan layar dan total punya 78% screen to body ratio. Adapun untuk varian A509, ia memiliki bezel berukuran 7 milimeter dan screen to body ratio yang lebih besar yakni 83%.

Luasnya penampang layar dibandingkan dengan dimensi body membuat menyaksikan konten menjadi lebih memuaskan. Kedua laptop ini pun punya bobot ringan, yakni hanya 1,65 kg dan 1,8 kg untuk VivoBook A409 dan A509.

Chassis Kokoh untuk Kehandalan Lebih Baik

Bingkai logam di sekeliling body VivoBook A409 dan A509 memberikan kekuatan dan daya tahan lebih bagi chassis. Penggunaan material logam ini juga memperkuat bagian bawah keyboard dan area palmrest. Akhirnya, kekuatan dan pengalaman mengetik yang lebih mantap serta touchpad yang lebih solid.

Desain sudut yang dihadirkan di sekeliling chassis notebook juga sengaja didesain dan berfungsi untuk perlindungan terhadap hantaman dari samping. Tujuannya adalah untuk memberikan proteksi lebih terhadap sambungan engsel serta komponen internal.

Hardisknya juga diberi fitur E A R HDD shock dampening yang didesain untuk melindungi data terhadap kerusakan akibat benturan fisik. Fitur aktif perlindungan harddisk ini akan secara otomatis mendeteksi benturan dan getaran dari tiga sisi dan secara efektif mampu mereduksi potensi kerusakan harddisk.

Didesain dengan Mengutamakan Kenyamanan

Untuk dapat mengakses kedua laptop ini, lo bisa melakukannya dengan mudah sekaligus lebih aman. Sensor fingerprint yang ditempatkan di area touchpad juga menyediakan akses sekali sentuh ke laptop, memanfaatkan fitur Windows Hello milik sistem operasi Windows 10.

Asus juga menyediakan port reversible USB 3.1 Type-C yang memberikan kenyamanan lebih dibandingkan dengan port USB biasa. Port ini pun mampu menghantarkan kecepatan data yang hingga 10 kali lebih cepat dibandingkan dengan koneksi USB 2.0 biasa.

Sebagai pelengkap, laptop ini juga menyediakan port-port USB 3.1 dan USB 2.0 Type-A, output HDMI, serta slot microSD card reader, kartu memori yang banyak digunakan pada smartphone masa kini.

Buat menopang aktivitas sehari-hari, ASUS menempatkan sebuah baterai berkualitas dengan daya tahan yang sanggup bertahan 3x lebih panjang dibandingkan dengan umur baterai lithium-ion biasa. Teknologi fast charging juga memungkinkan pengguna untuk melakukan pengisian daya baterainya hingga 60 persen dalam waktu 49 menit saja. Jangan khawatir, teknologi ASUS Battery Health Charging juga membuat pengisian ulang lebih aman dan menjaga baterai tetap berada dalam kondisi baik. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.