Selasa, 20 Oktober 2020
Kekinian

AFA ID 2016 Menyulap JI EXPO Kemayoran Jadi Dunia Anime

©Genmuda.com/2016 TIMDita Asmarani, salah satu Cosplayer Indonesia lagi jadi Sonoda Umi (Love series) di AFA ID 2016, JI EXPO Kemayoran, Jakarta, Sabtu (17/9).

Genmuda – Padatnya tempat dan bisingnya hiruk-pikuk pengunjung sama sekali engga ngendorin semangat pengunjung Anime Festival Asia – Indonesia (AFA ID) 2016 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta. Ribuan orang pengunjung jajalin pernak-pernik budaya Jepang di sana.

Acaranya berlangsung Jumat (16/9) – Minggu (18/9). Genmuda.com pun sempet ngejajal suasana area exhibition, pada hari Sabtu(17/9). Saking padatnya, pengunjung bahkan udah berdesakan di depan pintu masuk.

Di area itu, ada ratusan stand bazaar yang dibuka. Beragam produk budaya dan kreativitas Jepang dipamerin di situ, gaes. Bukan cuma Gunpla (alias gundam rakitan), poster anime, atau aksesoris cosplay, tapi ada juga stand yang jualin sarung guling waifu.

Apa itu sarung guling waifu? Itu adalah sarung guling bergambar cewek anime yang terbilang sexy. Fotonya engga bisa Genmuda.com masukin sini karena NSFW banget.

©Genmuda.com/2016 TIM
Mainan Frame Arms Girl di AFA ID, JI EXPO Kemayoran, Sabtu (17/9). Armor mainan ini bisa dirakit sesuai kreativitas. (©Genmuda.com/2016 TIM)

Ada lagi stand yang unik di area tengah pameran. Bukannya nampilin karakter Jepang yang cantik dan ganteng, mereka malah nampilin hantu jepang. Penjaga standnya juga ngasih make-up setan gratis sambil ngasih tau latar belakang si Hantu Petak Umpet Minako yang jadi ikonnya.

Bukan cuma diisi orang Indonesia, salah satu stand ada yang diisi orang bule loh. Mereka adalah pemiliknya @teeturtle, produsen kaos bergambar ikon pop culture yang kawaii banget.

Engga ketinggalan satu stand yang isinya budaya tradisional Jepang. Di situ, para penjaga standnya pamerin kendama (mainan tradisional Jepang) dan miso (sup tahu tradisional) sebagai sorotan. Pengunjung bisa nyobain main kendama atau nyicip miso yang nendang banget di lidah.

©Genmuda.com/2016 TIM
Si orang Jepang ini jago main Kendama. Tapi, doi ga jago bahasa lain selain Jepang. Doi cuma bisa bilang, “You’re so bad” waktu Genmuda.com jajal main kendama. (©Genmuda.com/2016 TIM)

Panggungnya Khusus

AFA ID ngebagi tiketnya jadi empat lapisan. Lapisan pertamanya ngebatasin pengunjung buat di area pameran doang. Lapisan keduanya, di panggung anime showcase dan talkshow. Lapisan ketiga buat ke konser anime-song (anisong). Dan, lapisan keempat buat VIP all access.

Pengunjung lapisan atas bisa masuk ke area-area ‘di bawahnya,’ sementara yang sebaliknya ga bisa begitu. Meski pengunjung pameran ga bisa masuk area panggung utama, panitia ngasih satu panggung kecil.

Di panggung beranama Akiba Stage itu, ada meet n greet dengan cosplayer internasional. Selain itu, panitia juga ngasih satu idol grup buat nampil. Siapa kah mereka? Merekalah Shojo Complex.

Itu adalah idol grup besutan audisi Yoshimoto Creative Indonesia. Konser debutnya baru dilakuin Juni lalu di AEON Mall, Tangerang Selatan. Jadi, grup yang beranggotakan cewek-cewek kawaii ini terbilang baru. Meski begitu, penampilan mereka kece loh.

Di panggung Akiba, mereka sukses banget bikin penonton goyang dan heboh sendiri. Apa lagi, waktu bawain lagu ‘Goyang Dumang’ yang diaransemen ulang jadi bukan versi dangdut sama sekali.

©Genmuda.com/2016 TIM
Cewek yang lagi cosplay jadi Kagura (Gintama series) ini jajal main panah-panahan pakai VR. (©Genmuda.com/2016 TIM)

Pengen lebih

Kemeriahan itu bikin AFA ID 2016 menarik minat warga negara tetangga loh. Di situ, Genmuda.com ketemu seorang cewek Malaysia (yang cute banget). Dari ceritanya (waktu Genmuda.com modusin), doi emang sering datengin festival Jejepangan di sejumlah negara lain.

“Sebenernya, aku ke sini untuk urusan lain. Tapi, penasaran dengan kemeriahan festival ini,” kata Desi Kamdrawati dengan Bahasa Indonesia yang lancar. “Aku tadi betah di area Doujin. Pengunjung yang datang pada jago menggambar. Aku suka sekali melihatnya.”

FYI, doujin adalah karya seni Jejepangan yang dipublish sendiri. Istilah gampangnya adalah manga indie. “Meski begitu, aku merasa peserta cosplaynya kurang. Kalau lebih banyak pasti makin pecah,” kata doi.

©Genmuda.com/2016 TIM
Ini Desi Kamdrawati, cewek Malaysia yang Genmuda.com modusin, eh salah. Wawancarai di AFA ID 2016, Sabtu. (©Genmuda.com/2016 TIM)

Lanjut. Ada juga pengunjung yang bilang areanya kurang luas. “Aku niatnya ke sini bukan cuma nonton konser, tapi juga belanja pernak-pernik. Tapi, venue-nya rame banget. Mau liat-liat aja sulit,” kata Rara Dita, mahasiswi Universitas Telkom Bandung.

©Genmuda.com/2016 TIM
Kalau yang kanan, namanya Rara Dita. Cowok yang sebelah kiri namanya Iki. Itu temennya Dita. ©Genmuda.com/2016 TIM

Meski ada kritik, sejumlah pengunjung juga ngerasa AFA ID 2016 petjah banget. “Aku dan temen-temen suka banget suasananya. Keren banget. Tapi kalo bisa, AFA ID tahun depan sediain toilet yang lebih banyak,” usul Cindy, Greynita, dan Frassetiady, anak-anak SMA Pahoa Tangerang.

©Genmuda.com/2016 TIM
Ini nih Greynita, Cindy, dan Frassetiady (kiri-kanan). Mereka habis pakai make-up gratis dari stand hantu Petak Umpet Minako. (©Genmuda.com/2016 TIM)

Buat Kawan Muda yang belum sempat datang tahun ini jangan keburu sedih ya, doain aja semoga tahun depan AFA ID bisa semakin meriah dan tambah petjah. See you next year! (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.