Sabtu, 10 April 2021

Genmuda – Salah satu tujuan utama didiriinnya Facebook memang buat ngebantu orang-orang nambah teman. Sayangnya, teman yang akhirnya didapat orang-orang dari media sosial tersebut ternyata bukanlah teman yang sesungguhnya.

Sebuah riset terbaru dari Oxford University baru-baru ini udah ngungkapin kalau sebagian besar teman Facebook kamu engga bakal peduli soal kamu dan engga bakal bersimpati sama masalah kamu. Riset tersebut ngeanalisis apakah media sosial memang benar-benar bisa ngemungkinin orang-orang buat melihara jaringan sosial yang lebih besar.

Robin Dunbar, profesor psikologi evolusioner di Oxford University, udah nemuin kalau hubungan di antara jumlah teman Facebook kamu dan teman kamu yang sungguhan itu cuma sedikit banget. Kamu memang bisa aja punya ratusan atau bahkan ribuan teman Facebook, tapi hubungan kamu dengan mayoritas dari mereka engga signifikan.

FYI, rata-rata orang punya sekitar 150 teman Facebook, tapi yang benar-benar bisa diandalin pas krisis sosial atau emosional itu cuma sekitar 4 orang dan cuma ada sekitar 14 orang yang ngungkapin simpati mereka di saat-saat yang demikian. Pas disurvei, rata-rata orang bahkan ngeestimasiin kalau cuma ada sekitar 27 persen dari seluruh teman Facebook mereka yang “asli”.

Yang lebih menariknya lagi, angka-angka tersebut sebagian besarnya ternyata berlaku juga pada pertemanan di dunia nyata. Tapi, perlu diingat juga kalau jumlah teman yang banyak pada daftar teman kamu bisa bikin kamu mikir kalau kamu memang punya lebih banyak teman dekat.

Ada kendala kognitif pada ukuran jaringan sosial yang bahkan keuntungan komunikasi media online sekalipun tidak dapat mengatasinya,” tulis Profesor Dunbar. “Emosi Anda hanya dapat dibagikan dengan beberapa orang.

Bukan cuma itu, riset Profesor Dunbar pun sebenarnya engga kayak beberapa riset sebelumnya yang lebih berfokus kepada para siswa. Sampel beliau terdiri dari perwakilan orang-orang yang berusia 18-65 tahun. Dengan demikian, kesimpulan beliau otomatis nyerminin populasi yang lebih luas.

Lantas, kalau Facebook engga ngemungkinin kamu buat melihara kelompok teman yang besar, apa cara terbaik yang bisa kamu lakuin buat ngejaga pertemanan kamu? Well, Profesor Dunbar sih bilangnya kamu seengganya butuh “interaksi tatap muka sesekali”. So, udahan main Facebook-nya dan buruan ajak teman kamu ketemuan, Kawan Muda! (sds)

Comments

comments

Gabrielle Claresta
Eccentric daydreamer