Selasa, 11 Agustus 2020

Genmuda – Skuad sepakbola U-19 Indonesia terima kekalahan 2-3 dari Thailand di babak grup Piala AFF U-19, Rabu (14/9). Jadinya, Indonesia bergeser dari posisi 4 ke posisi 5 di Grup B, sementara Thailand jadi runner-up grup.

Kekalahan ini terjadi dua kali berturut-turut. Di laga pertama, Indonesia kalah dari Myanmar dengan skor 3-2. Sementara itu, jalan Thailand lancar karena berhasil tumbangin Laos 2-1 di laga pertama.

Sempat unggul

via kompas.com
Pelatih Eduard Tjong (kanan) lagi ngarahin pemain Indonesia di Vietnam Youth Training Center, Sabtu sore (10/9). (Sumber: Kompas.com)

Di 15 menit pertama, Indonesia sempat unggul dua angka. Muhammad Dimas Drajad berhasil manfaatin kesempatan penalti dengan baik di sekitar menit 14. Penaltinya terjadi karena pemain belakang Thailand ngelakuin hands ball. 

Dua menit berselang, pemain Thailand bernomor punggung 3 menghadang penyerang Indonesia bernomor punggung 21 dari belakang di dalam kotak penalti.

Indonesia pun kembali dapet kesempatan penalti yang dieksekusi cemerlang juga oleh Dimas. Permainan berlangsung alot di lapangan becek Stadion Vietnam Youth Training Center, Hanoi hingga kemudian memasuki lima belas menit terakhir babak pertama.

Berbalik

via act.frenzunited.com.my
Sittichok Paso, yang jadi penyelamat Thailand malam itu. (Sumber: act.frenzunited.com.my)

Gairah permainan Thailand kembali bangkit begitu pelatih Thailand Anurak Srikerd masukin Sittichok Paso gantiin Nanthawat Suankaeo jelang menit ke 32. Satu menit kemudian, Paso mencungkil bola dengan baik jauh dari jangkauan kiper hingga mengoyak gawang Indonesia.

Skor pun bertahan 2-1 untuk Indonesia di hingga turun minum. Thailand kemudian ngotot menyerang di awal babak kedua dan mengandalkan tendangan jarak jauh buat ngejebolin gawang.

Kiper Indonesia pun berhasil menepis tendangan itu, namun bola muntahannya dimanfaatin dengan gesit lagi-lagi sama Paso. Kiper yang belom dalam posisi siap gagal menghalau tendangan itu. Pada menit 46 pun skor berubah seri 2-2.

Di akhir menit ke 54, Worachit berhasil menerima umpan lambung dengan baik. Doi pun melawan hadangan kiper Indonesia dengan tendangan cungkil yang lagi-lagi gagal diraih.

Meski wasit ngasih waktu tambahan sekitar 5 menit setelah menit ke-90, skor 2-3 pun bertahan dan mengakhiri Indonesia dengan kekalahan. Skuad asuhan Eduard Tjong keluar lapangan dengan kepala tertunduk.

Gagal mengulang sejarah

Itu membuat Indonesia gagal mengulang prestasinya atas Thailand di Piala AFF U-19 tahun 2013. Ketika itu, skuad Garuda Muda berhasil menang 3-1 atas Thailand.

Jalan Indonesia buat lolos fase penyisihan Grup B makin berat. Di laga ketiga nanti, Garuda Muda perlu berhadapan sama Australia yang kini lagi bertengger di posisi puncak grup. Rencananya, pertandingan berlangsung 16 September.

Tetep semangat ya atlet-atlet muda Indonesia. Jangan gentar. Semoga aja Indonesia bisa menang seperti underdog-underdog di Piala Eropa lalu ngalahin tim-tim favorit. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.