Sabtu, 21 Mei 2022

Genmuda – Dari zaman pacaran ngasih bunga disimpen di wastafel sampe sekarang cuma di-post di medsos, para cewek selalu berusaha buat tampil cantik setiap saat. Cewek dan kecantikan itu dua hal yang berbeda tapi engga akan pernah bisa dipisahin.

Ketika cewek mengharuskan dirinya cantik, secara sadar atau engga sadar, mereka udah menjadikan dirinya sebagai objek. Menuruti keinginan pasar dan terus menerus menjadi konsumtif demi kewajibannya menjadi cantik. Hal tersebut bisa kita liat di penayangan berbagai media.

Kecantikan akhirnya dipandang sebagai suatu kewajiban. Mulailah terjerat dalam suatu penjara di mana kecantikan susah banget buat dilepas. Lebih parah lagi, kecantikan akhirnya dibangkitkan melalui ajang perlombaan, seperti yang terjadi dalam kontes kecantikan.

Seringkali ajang kecantikan akhirnya diserang oleh para feminis karena dianggap mengobjektifikasi dan mengeksploitasi kecantikan cewek. Tak ayal, akhirnya ada beberapa yang menghalalkan segala cara demi menyandang predikat cantik. Akibatnya, mengundang penyakit ringan, kesenjangan sosial, bahkan harus meregang nyawa karena menjadi ‘budak kecantikan’.

(Foto: Istimewa)

Sedikit kembali ke beberapa tahun belakangan, ratu kecantikan dari Duran, Ekuador, bernama Catherina Cando telah tewas mengenaskan usai menjalani prosedur sedot lemak (liposuction) yang merupakan hadiah dari ajang konter Queen of Duran pada Oktober 2014 lalu.

Awalnya, remaja 19 tahun itu berpikir dua kali untuk mengambil hadiah perawatan kosmetik. Pergolakan hati yang terjadi selama tiga bulan akhirnya kandas dan Catherine memutuskan buat jalani sedot lemak. Alhasil, sang ratu kecantikan itu telah tiada. Ahli bedah yang melakukan prosedur udah gagal ngejalanin operasi dan dilaporkan udah ditangkep pihak berwenang.

Kisah yang sama juga menimpa model asal Brasil, Pamela Nascimento. Perempuan berusia 27 tahun itu juga meninggal akibat mengalami syok hipovolemik, di mana pasien kehilangan begitu banyak darah dan jantungnya engga mampu memompa cukup darah ke tubuh, selama operasi sedot lemak pada tahun 2011.

Berbagai cara udah tersedia demi menjadi cantik, mulai dari perawatan sederhana sampe mencoba terapi kecantikan dari yang wajar dan engga masuk akal. Walau engga selamanya menjalani perawatan resmi melalui dokter berujung kegagalan, tergantung prosedur dan penanganan yang mereka berikan. Berikut kisah 5 cewek yang tewas karena mengejar kecantikan semata.

 

  1. Diane de Poitiers, selir raja Henry II, Perancis
(Foto: telegraph.co.uk)

Kematian Diane, selir kesayangan Raja Henry II sempat menjadi teka-teki dan misteri di zamannya. Ada rumor yang bilang kalo sang selir tewas karena diracun sampe dibunuh seseorang. Ketika meneliti jasadnya pada 2008, para arkeolog Perancis menemukan kandungan emas dalam kadar tinggi di tubuh Diane.

Seperti diberitakan History Today, berdasarkan jurnal yang dimuat beberapa media Inggris, Diane diperkirakan sering mengkonsumsi emas agar terlihat cantik dan awet muda (kalo di sini mungkin susuk). Akhirnya, emas yang masuk dan mengendap di dalam tubuhnya telah meracuni dan merusak seluruh organ-organ syaraf hingga merenggut nyawanya. Prediksi itu akhirnya engga terbantahkan dengan fakta dari dokumentasi Kerajaan Perancis.

2. Luisel Ramos

(Foto: Pinterest)

Model asal Uruguay ini menghembuskan nafas terakhirnya pada 2 Agustus 2006 silam, karena gagal jantung yang merupakan implikasi dari anoreksia. Semasa hidupnya, Luisel dikenal sebagai orang yang suka diet, mengkonsusi lettuce dan cola selama berbulan-bulan. Berat badannya 44 kilogram dengan tinggi badan 172 cm saat ajal menjemputnya.

3. Eloise Aimee

(Foto: amazonaws.com)

Eloise (21) meninggal karena mengkonsumsi pil pengurus badan yang dibeli sembarangan. Cewek asal Inggris ini merasa dirinya terbakar setelah menenggak pil maut tersebut. Menurut keterangan ibunya, Eloise menelan 8 pil sekaligus. Sementara, 2 pil aja udah mematikan. Dokter Fiona Pary bilang kalo pil diet yang dikonsumsi almarhumah mengandun bahan kimia dinitrophenol yang sangat berbahaya.

4. Chelsea Ake

(Foto: Cosmopolitan)

Sebagai seorang manajer dari pusat perawatan kecantikan di Henderson, Amerika Serikat, kayaknya pikiran kita dipenuhi tanda tanya “Kok bisa meninggal?. Namanya juga ajal, kalo udah dateng engga ada yang bisa ngelawan. Jadi, Chelsea ditemukan tewas membeku kayak es batu di dalam sebuah mesin cryotheraphy.

Rejuvenice, tempatnya bekerja, menawarkan perawatan cryotheraphy di mana perawatan dilakukan pake mesin pendingin yang dipenuhi nitrogen. Na’asnya, Chelsea terjebak di dalam tabung cryochamber selama 10 jam dengan suhu minus 115 derajat celcius. Tubuhnya waktu ditemukan udah berwarna kebiruan dan keras seperti es batu.

5. Liu

(Foto: shanghaiist)

Operasi plastik yang Liu jalankan engga sesuai sama harapannya, akhirnya cewek berusia 30 tahun ini dilaporkan bunuh diri dengan cara melompat dari atas bangunan pada 30 Mei 2015 lalu.

Sebelumnya, Liu mendatangi seorang dokter bernama Zhou untuk merombak bagian kelopak matanya sebanyak dua kali. Namun, hasilnya engga sesuai seperti harapannya. (sds)

Comments

comments

Bobi Brilyan Bastenjar
Valar Morghulis