Jum'at, 27 November 2020

Genmuda – Apa hayo yang lebih bahaya dari selingkuh? Di era serba canggih kayak sekarang, pasangan yang punya hubungan lama pun bakal goyah cuma karena smartphone. Emang sih ponsel tuh ngebantu banget buat kita keep in touch sama doi. Tapi kepikiran gak kalo itu bisa jadi bumerang buat kalian?

Pernah kepikiran gak kenapa sebuah benda yang sebenernya bisa ngebantu kalian buat komunikasi sama doi malah jadi hal yang ngerusak hubungan kamu dan dia? Mungkin iya, mungkin juga gak kepikiran sama sekali. Tapi percayalah, kebiasaan jelek kamu main dan pantengi handphone itu bisa mengancam keharmonisan kalian.

Namanya sindromnya adalah Phubbing

Image result for phubbing
(Sumber: Guys Stuff Conseling)

Phubbing ini istilah luar yang terdiri dari 2 kata, yaitu phone dan snubbing. Ini sebenernya pasti sering dan bahkan selalu kamu hadapi ketika lagi ketemu sama doi. Bukannya ngobol, saling cerita dan punya quality time, eh doi malah sibuk sama handphonenya. Sibuk scroll Instagramnya dibanding ngelus-ngelus pipi kamu, dan kamu rasanya pengen teriak di mukanya “TARO WOY HPNYA. AKU DI DEPAN KAMU.”

Menurut sebuah studi di Baylor University dan bikin penelitian ke 143 orang yang punya hubungan yang romantis sama pasangannya. Hasilnya ditemukan kalo 46 persen dari mereka merasakan phubbing , dan 22 diantaranya bahkan sampe berantem CUMA gara-gara itu. Bahkan di situs Stop Phubbing bilang, beberapa restoran menemukan kasus phubbing ini sebanyak rata-rata 36 kali di tiap meja makan.

Apasih penyebab phubbing ini?

Image result for phubbing
(Sumber: Mind Body Green)

Penelitian yang dilakukan di Baylor University tadi menunjukkan hasil lain. Menurut Dr James Roberts dan Dr Meredith David yang melakukan penelitian ini bilang, kalo phubbing ini bisa terjadi karena percakapan kalian terganggu sama salah satu dari kalian main handphone. Kalo satu udah main handphone, pasti yang satunya langsung main handphone juga. Jadi deh dua-duanya sibuk sama handphone.

Sebenernya belum tentu doi ngecek handphone karena ada notifikasi. Mungkin cuma karena doi pengen ngecek aja karena kok gak ada pesan apa-apa, atau mungkin karena dia boring sama kamu dan obrolan kalian, terus akhirnya scroll Instagram.

Apa efek sampingnya?

Kalo kamu ngerasa phubbing ini gak penting buat dihindari, sebaiknya kamu pikir lagi deh. Lama kelamaan hubungan kalian bakal terancam karena hal kecil ini. Kalian gak bisa lagi punya obrolan seru yang mendalam dan menyenangkan. Kamu dan doi bakal kehilangan waktu yang berharga buat kalian berdua.

Sadari lagi kalo kebanyakan nunduk ini bisa bikin kalian kehilangan rasa saling memiliki. Kalo udah kayak gini, yang ada kalian malah gak peduli satu sama lain dan jadinya timbul hasrat buat pengen cari temen ngobrol yang lebih seru lagi. Loh jadinya selingkuh kan?

Selain bahaya karena bikin hubungan kalian terganggu, phubbing juga gak baik buat kesehatan fisik kamu. Kenapa ya? Ini karena kalo phubbing kan nunduk, nah kebanyakan nunduk itu gak baik buat kamu. Dilansir dari South China Morning Post, terlalu sering menunduk dengan sudut kemiringan 60 derajat bisa menekan vertebra servikal 6 kali lebih kuat dibanding kondisi tegak.

Hal ini bisa bikin leher kamu jadi kaku, atau bahkan mengalami sakit yang luar biasa. Selain itu, syaraf yang ada disekitar leher pun bisa terpadatkan, dan ini bikin mati rasa di lengan, kehilangan keseimbangan, dan yang paling buruk adalah inkontinensia. Inkontinensia adalah keadaan dimana kamu gak bisa menahan kondisi pengen pipis. Hiyyy serem juga ya.

Terus gimana cara menghindari phubbing?

Image result for phubbing
(Sumber: stopphubbing.com)

Kebiasaan tergantung sama handphone ini bisa kamu ubah kok. Kalo doi yang punya kebiasaan kayak gitu, kamu juga bisa ubah kok. Ini demi keberlangsungan hubungan kalian berdua loh guys. Jadi gini, yang pertama, kalian berdua harus saling terbuka dan saling mendengar satu sama lain. Jangan memulai buat main handphone, pokoknya jangan.

Yang kedua adalah responsif. Kalian berdua harus punya rasa empati yang tinggi, dengan harus selalu mencoba memahami apa yang dirasain sama pasangan kamu. Libatkan kamu dalam masalah atau keluh kesahnya. Dan yang terakhir adalah terikat. Kamu berdua harus saling meluangkan waktu sama lain. Udah siap punya hubungan yang romantis lagi ya? (sds)

Comments

comments

Fiany Intan Vandini
The youngest reporter on the 2nd floor of Gen Muda Office.