Minggu, 20 September 2020
Kekinian

Seniman Broadway: Anak Muda Indonesia Itu Gak Sombong

Broadway class YES ACADEMY 2016Sejumlah anak muda Indonesia sedang berlatih teater musikal dalam rangka YES Academy, IKJ, Kamis (4/8). (Foto: Genmuda.com 2016 / Charisma Rahmat)

Genmuda – Jadi seniman muda Indonesia itu engga perlu minder, terutama waktu nunjukin karya kamu ke masyarakat internasional. Soalnya, pakar industri pertunjukan Amerika Serikat aja mengakui kebolehan seniman muda Indonesia. Serius deh.

Fakta ini terungkap waktu konferensi pers YES Academy 2016 di Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Kamis sore (4/8). Pujian tadi diungkap langsung oleh Nikki Snelson (aktris Broadway), Peter Thorensen (pengarah musik Broadway), Fabian ‘Farbeon’ Saucedo (rapper), Ken Fury (breakdancer), dan Ravi Hutheesing (pencipta lagu dan gitaris band Hanson tahun 1997).

Mereka merupakan pelatih YES Academy 2016 yang mengajar sekitar 100 orang. Peserta akademi seni ini berasal dari negara-negara ASEAN ditambah Papua Nugini dan Timor Leste dengan misi pertukaran budaya.

Bukan cuma ngasih ilmu pengetahuan, para mentor ngerasa kalo murid-murid akademi itu juga ngajarin mereka pengalaman baru dan menyenangkan. Penasaran sama pujian yang diberikan para seniman Broadwat? Nih Genmuda.com kasih tau buat kamu:

1. Nyaman jadi diri sendiri

Satu hal yang dipuji semua pelatih bahkan juga peserta negara asing adalah kenyamanan peserta Indonesia jadi diri mereka sendiri. Kesimpulan pendapat yang diperoleh Genmuda.com mengerucut bahwa orang Indonesia tuh sangat cinta kebudayaannya dan engga malu nunjukin hal tersebut.

2. Pikirannya terbuka

Seniman muda Indonesia engga ngebatasin diri buat menerima berbagai pengaruh seni dari kebudayaan asing. Bagi para pelatih, ini merupakan sebuah nilai plus. Farbeon bilang, “Dalam hip-hop, sebuah karya khas dan bisa dikatakan sempurna akan terlahir saat seniman mengolaborasikan bahasa nasionalnya dengan ritme hip-hop.”

3. Pandai bersosialisasi

Day 2!!

A post shared by YES Academy ASEAN (@yesasean) on

Ravi nambahin lagi pujian buat seniman muda Indonesia yang ikut akademi itu. Katanya, orang Indonesia punya ‘interest in each other,’ alias engga sombong. Pendapatnya diperjelas dengan akrabnya peserta dari Indonesia dengan negara lain. Di sela-sela acara, Genmuda.com ngeliat mereka nongkrong bareng sambil berinteraksi dan mengulas materi kelasnya.

4. Mudah bekerjasama

Cambodia and Indonesia united at the Hip Hop (Rap & Music Production) Class!!

A post shared by YES Academy ASEAN (@yesasean) on

Selanjutnya, Snelson bilang kalo orang Indonesia mudah diajak bekerjasama. Dari pengamatan doi peserta Indonesia engga segan saling mengingatkan dengan negara lain. Bahkan dalam satu kelas, peserta Indonesia yang bikin kelompok sama orang asing malah berhasil membuat sebuah lagu yang harmonis dan kompak, Padahal lagunya tersebut baru dibuat tiga hari yang lalu.

5. Pekerja keras

Dance Class with the awesome @kenfury . Cool! #yesasean

A post shared by YES Academy ASEAN (@yesasean) on

Snelson memuji kelebihan seniman muda Indonesia sebagai sosok pekerja keras. “Ketika peserta Indonesia datang ke sesi latihan, mereka sudah siap bekerja dan belajar. Karena itu, murid favorit di kelas yang saya ajar adalah orang Indonesia,” kata Snelson. Ciyee… jadi murid kesayanagn aktris Broadway. He-he.

6. Ramah

Terakhir para pelatih bilang kalo orang Indonesia itu ramah banget. Waktu peserta asal Indonesia papasan sama peserta negara lain, engga ragu buat ngajak ngobrol atau jalan bareng.

Well, kira-kira kayak gitu deh pendapat seniman Broadway kepada seniman muda Indonesia. Singkatnya, sebagai Generasi Muda kita engga usah malu nunjukin karya kita ke orang lain atau ke orang asing sekalipun. Kalo engga gitu, mana mungkin karya kamu bisa terkenal dan dihargai mereka. Tetap semangat ya! (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.