Rabu, 2 Desember 2020
Hiburan

Sempat Bermasalah dengan Obat-obatan dan Alkohol, Vokalis Linkin Park Ditemukan Tewas Gantung Diri

via: Shutterstock Vokalis Linkin Park, Chester Bennington (Sumber: Justin Ng)

Genmuda – Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Internasional. Vokalis Linkin Park, Chester Bennington ditemukan tewas gantung diri dalam apartemennya Palos Verdes, Los Angles, Amerika Serikat pada Kamis (20/7).

Dilansir dari Billboard, kepergian Chester turut mengejutkan banyak pihak, termasuk teman satu bandnya, Mike Shinoda yang mengaku ‘hancur’. Sebelum meninggal, ayah dari enam orang anak tersebut diketahui tengah menjalani masa-masa sulit usai melawan ketergantungan pada obat-obatan dan alkohol.

Saat Linkin Park merilis album baru mereka “One More Light” bulan Mei 2017, sejumlah fans dan media juga memberitakan bahwa tenggorokan sang vokalis sedang bermasalah. Pita suaranya malah udah dioperasi beberapa kali dan terancam gak bisa mengeluarkan suara sama sekali jika doi masih nyanyi scream secara terus menerus. Akan tetapi hingga berita ini diturunkan oleh Genmuda.com Jumat (21/7) belum ada keterangan resmi terkait alasan utama dari kasus bunuh diri tersebut.

Bersama Linkin Park, Chester berhasil meraih banyak penghargaan dan popularitas mulai dari “Hybrid Theory” (2000), hingga album “Meteora” (2003) yang menjadi album paling berpengaruh buat aliran musik rock. Meski udah gak segahar era 2000-an, Linkin Park berusaha mengubah image baru lewat album “One More Light” (2017).

FYI, kepergian pelantun lagi “In The End” ini juga berdekatan dengan salah satu idolanya yang belum lama ini meninggal dunia, Chris Cornell. Menariknya, baik Chris dan Chester sama-sama mengakhiri hidup mereka dengan cara gantung diri. Entah kebetulan atau enggak, yang jelas keduanya adalah frontman yang paling berpengaruh dalam dunia musik.

“Selamat jalan, Chester Bennington.”

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.