Senin, 8 Maret 2021

Genmuda – Industri musik menjadi satu dari sekian banyak sektor yang berdapak atas adanya pandemi Covid-19. Sejumlah musisi terpaksa harus ‘memutar otak’ untuk tetap produktif dan mengasah kreativitasnya. Salah satunya adalah memanfaatkan platform digital.

Resso adalah salah satu platform buat musisi untuk tetap ‘waras’ dalam suasana pandemi. Dengan menyajikan sebuah aplikasi musik dan sosial media dalam satu wadah, Resso turut mendorong geliat industri musik tanah air dengan ajang apresiasi “Resso Indonesia 2020 Anthem Awards”.

Seenggaknya ada 8 kategori penghargaan yang diberikan oleh Resso. 5 kategori untuk musisi lokal dan 3 kategori lainnya untuk musisi internasional.

Melalui acara konferensi pers virtual, Kamis (17/12/2020), Christo Putra, Head of Music and Content dari Resso Indonesia bilang bahwa Resso Indonesia 2020 Anthem Awards menjadi bukti bahwa selama pandemi justru banyak musisi yang tetap produktif berkarya.

Rizky Febian mendapatkan penghargaan ‘Artis Lokal Musisi Lokal’ Menuju Puncak 2020. Ia terjacatat sebagai musisi Indonesia dengan jumlah streaming terbanyak di Resso. Weird Genius menyabet predikat ‘Artis Tiktok Lokal’ lantaran mampu memanfaatkan platform digital. Untuk kategori ‘Lagu Ternyanyi Bareng’ didapatkan oleh Tiara Andini lewat single “Maafkan Aku #Terlanjurmencinta”.

Uniknya lagi, Resso Indonesia 2020 Anthem Awards juga memberikan dua penghargaan untuk ‘Artis Pemberi ‘Kode’ Terbaik’ oleh Woro Widowati dan ‘Artis Pematah Hati Nasional’ oleh Mahen dengan lagunya “Pura-pura lupa”.

Menurut Christo Putra, baik Woro dan Mahen sama-sama memiliki pendengar yang sangat militan. “Untuk Woro kami melihat lagunya paling banyak di-share karena liriknya [red. kena] bisa menyampaikan perasaan banyak orang. Sedangkan Mahen dengan lagu-lagu ‘galaunya’ paling sering diputar di Resso.”

Tiga kategori internasional yakni, ‘Artist Yang Lagi Trending / Artis Menuju Puncak 2020 International’ didapatkan oleh BLACKPINK; ‘Artis Favorit Netizen’ oleh BTS; serta ‘Lagu Yuk Bisa Yuk 2020’ didapatkan oleh “Savage” milik Megan Thee Stallion.

Pop masih jadi idola di tahun depan

Acara ini gak serta merta memberikan penghargaan buat para musisi. Adib Hidayat selaku pengamat Industri Musik menilai jika Pop Indonesia makin bergejolak di tahun depan. Hal ini dapat dilihat dengan fakta semakin banyak musisi lintas generasi yang berkolaborasi ke ranah digital.

“Pop menjadi genre paling diminati. Jika dilihat dari Award ini terlihat orang ingin mendengar lagu yang easy listening dan catchy.” terang Abid.

Gak cuma itu, dengan hadirnya sosok seperti Rizky Febian, Weird Genius, hingga Woro Widowati membuktikan bahwa di tahun-tahun mendatang semakin banyak musisi yang memadukan ‘konten budaya lokal’ dalam karya mereka. Kendati konser offline diprediksi akan ada lagi tahun depan namun Adib menilai platform digital masih memiliki peran penting tahun depan.

Hal senada juga dibenarkan oleh Christian Bong, Founder Indomusikgram. Ia menilai integrasi Resso dengan TikTok turut mendorong simbiosis mutualisme antara musisi dengan pendengarnya.

“Selama kita berdiam diri di rumah, akan ada kecenderungan untuk mengeksplorasi musik lebih dalam. Setiap orang juga akan semakin kreatif dalam memanfaatkan musik yang mereka sukai dalam menciptakan berbagai konten, dan sebagai gantinya orang lain pun akan menemukan musik baru melalui konten-konten tersebut. Seperti bagaimana saat ini ketika orang-orang membuat konten dengan musik di TikTok, lalu pengguna lain bisa mencari lagu tersebut melalui Resso. Kebiasaan baru ini pasti akan berlanjut di tahun mendatang,” ucap Christian.

Ke depan hadirnya Resso diharapkan dapat terus mendukung musisi lokal dan menjadi platform yang dapat memungkinkan adanya jalinan hubungan yang lebih dalam antara musisi dengan para penggemar. (sds)

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.