Jum'at, 27 November 2020

Genmuda – Kawan Muda yang doyan banget dengerin lagu pasti engga asing lagi sama benda yang namanya headphone kan? Setelah akhir tahun 2015 Sennheiser udah ngerekomendasiin tipe headphone yang tepat buat Kawan Muda, kali ini Sennheiser kembali menggelar acara Media Sound Forum 2016, pada hari Rabu (20/4), di sebuah hotel di bilangan Jakarta Pusat.

Dalam acara kali ini Sennheiser turut memperkenalkan produk terbaru mereka, HD 800 S dan HD 630VB. Kedua headphone ini bisa dibilang punya kelas dan kebutuhan yang berbeda sesuai kebutuhan kamu, karena masing-masing memiliki keunggulan tertentu.

Anyway, sebelum kenalan sama keduanya Kawan Muda pernah tahu engga bedanya closed headphone dengan open headphone? Pada kesempatan kali ini Genmuda.com diajak buat nyoba langsung dan cari tahu apa sih perbedaannya buat Kawan Muda.

Closed vs Open Headphone

Sennheiser PX 200-II dan PX 100-II (Sumber: Genmuda.com/2016 Liki)
Sennheiser PX 200-II dan PX 100-II (Sumber: Genmuda.com/2016 Liki)

Tipe yang pertama kali Genmuda.com jajal adalah tipe PX 100-II (Open) vs PX 200-II (Closed). Secara kualitas, suara keduanya punya performa yang oke punya, tapi tipe open headphone menawarkan audio lebih natural, lembut, nyaman, dan cocok buat digunakan di dalam rumah/kantor. Sedangkan buat closed headphone, soundnya terbilang bulat dan cocok buat digunakan di luar rumah.

Terus gimana cara ngebedainnya secara kasat mata? Caranya cukup mudah kok gaes. Kamu bisa lihat dari desain dan dengerin penyebaran suaranya aja. Tipe open memiliki desain yang lebih natural dengan sound staging lebih menyeluruh, kamu pun masih bisa mendengar suara di lingkungan sekitar kamu, begitu sebaliknya (dua arah). Sedangkan closed headphone punya desain tertutup serta mampu meredam suara dari luar dan hanya didengarkan secara satu arah.

Kalau kamu butuh suara yang jernih kayak musik-musik jazz, folk, atau akustik, Genmuda.com menyarankan kamu memilih open headphone. Tapi, kalau kamu suka musik rock, pop, EDM, atau RnB, closed headphone bisa jadi pilihan yang sesuai.

Terus gimana dengan HD 630VB?

Sennheiser HD 630VB (Sumber: Genmuda.com/2016 Liki)
Sennheiser HD 630VB (Sumber: Genmuda.com/2016 Liki)

Sesi selanjutnya Genmuda.com cobain HD 630VB (closed headphone). Kualitas suara yang Genmuda.com rasain beneran bening banget gaes. Ear cups-nya terbilang cukup nyaman saat nempel di kuping kamu. Pun suara bass yang dihasilkannya mampu memberikan kemampuan isolasi suara lebih baik.

Penambahan fitur tombol navigasi volume dan next song di kanan headphones sekaligus mempermudah kamu buat ngedengerin playlist favorit. JSYK, teknologi ini pun udah tersinkronasi dengan perangkat iPhone maupun Android Phone. Soal suara? Petjah abis!

Makin ‘Gila’ dengan HD 800 S

Sennheiser HD 800 S (Sumber: Genmuda.com/2016 Liki)
Sennheiser HD 800 S (Sumber: Genmuda.com/2016 Liki)

Tenang, gila di sini bukan soal kejiwaan melainkan kualitas ‘si HD 800 S’. Headphone kelas premium ini merupakan suksesor dari HD 800 yang cukup populer di pecinta audio karena suaranya yang bisa bikin eargasm. Berbeda dengan sang kakak, HD 800 S punya transduser –alat yang mampu mengubah suatu bentuk sinyal menjadi bentuk sinyal lainnya, terbesar yang belum pernah di dunia.

Dilengkapi dengan ear cups open, headphone ini mampu memperkuat suara akustik dan reproduksi suara yang lebih natural. Guna mengimbanginya hadir pula teknologi absorber yang bisa mengurangi efek kebisingan.

Kendati masuk kategori open headpone, HD 800 S bakalan kasih kamu dua opsi koneksi lead, yakni konektor 6.3mm dan XLR-4 Balanced cable, dimana kamu beneran bisa ngedengerin musik secara spasial dengan gain yang lebih baik. Singkatnya berasa kayak dengerin musik secara live!

Buat punya salah satu dari kedua headphone ini kamu kudu ngerogoh kocek lumayan dalam. Sennheiser HD 800 S dibanderol dengan harga Rp 27 juta, sedangkan Sennheiser 630VB Rp 8.3 juta. Tentunya harga yang ditawarkan sepadan dengan kualitas dan daya tahan/durasi pemakaian yang cukup lama. (sds)

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.