Sabtu, 28 Januari 2023

Genmuda – Orang bodoh bisa kalah sama orang pintar, sementara orang pintar masih bisa dikalahin sama orang yang doyan nipu. Hal kayak gitu sepertinya udah sering terjadi di Indonesia. Dengan iming-iming jalan pintas dan kemudahan, akhirnya banyak orang yang gampang tergiur. Life.

Bahayanya, tukang tipu selalu memanfaatkan kelemahan orang-orang yang mencari jalan pintas. Modusnya macam-macam, ada yang pura-pura kenal, pura-pura punya ilmu, pura-pura dalam perahu. Lah?

Oke, dari sekian banyak kasus penipuan di Indonesia, Genmuda.com mencoba menyederhanakan 5 modus yang sebenarnya udah keliatan bohong dan ‘culun’ banget kalo dipercayai gitu aja. Tapi kok masih ada yang bisa kena tipu? Ya, balik lagi gaes, tukang tipu selalu memanfaatkan kelemahan para korban. Supaya kamu engga kena tipu langsung aja deh simak 5 modus penipuan ‘culun’ yang gampang banget kamu sadari:

1. Modus orang ‘pinter’ bisa gandain duit

https://www.youtube.com/watch?v=GdoFOyieiIA

Baru-baru ini, Kepolisian Indonesia nangkep Taat Pribadi, pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Wonogiri, Jawa Tengah. Selain jadi pelaku pembunuhan, terungkap juga kalo doi merupakan ‘guru spiritual’ tukang tipu.

Doi mengaku bisa menggandakan uang pengikut padepokannya. Syaratnya, muridnya harus menyerahkan mahar jutaan rupiah plus ikut ritual. Udah jelas kemampuannya hoax banget (kecuali doi emang punya ‘Cermin Pengganda’ Doraemon) Selain sulit diterima nalar, kalo pun udah punya kemampuan kayak gitu, kenapa pelakunya masih hidup melarat bahkan harus nipu? Iya kan?

2. SMS ‘Mama minta pulsa’

via liputan6.com
(Sumber: Liputan6.com)

Ini jadi modus tipu-tipu yang populer hingga sindikatnya ditangkep polisi, 5 November 2015. Sindikat ‘Mama Minta Pulsa’ biasa ngirim sms ke nomor random. Mereka ngaku seolah-olah jadi ibu, atau anggota keluarga lain yang lagi terlibat masalah dengan polisi.

Penerima SMS-nya diminta transfer sejumlah uang tebusan supaya masalahnya selesai. Tiap tahun, sindikat itu bisa dapat hingga 5 miliar dari aksinya. Kasian anak-anak yang berbakti sama orang tua pada kena tipu.

3. Undangan lamaran kerja palsu

via disneyinfinity.wikia.com

Para ini biasanya mengincar mereka yang lagi desperate nyari kerja. Lowongan kerjanya bisa disebar di mana aja dan mengatasnamakan perusahaan gede. Orang yang ngelamar pun diundang wawancara di luar kota. Akomodasinya cuma bisa diurus di travel agent pilihan –yang pastinya berkomplotan sama si tukang tipu.

Kalo Kawan Muda ‘beli tiket,’ siap-siap menyesal. Karena tiket yang dikirimin itu hoax. Udah gitu, tiketnya engga bakal bisa dibalikin. Supaya kamu engga ngenes dalam perangkap lamaran kerja hoax, baca aja tips yang Genmuda.com pernah kasih sebelumnya.

4. Pura-pura sakit di angkutan umum

Via: Buzzfeed

Kamu naik angkot dan duduk dekat pintu. Tiba-tiba tiga orang pemuda masuk ke dalam angkot kemudian memaksa kamu buat bergeser. Dari situ kamu udah gelisah. Selang beberapa menit tiba-tiba salah satu mereka ada yang mendadak sakit atau kram.

Waspada. Walau kamu kasihan, tapi kamu tetap harus curiga karena ini adalah satu modus dari komplotan penipu yang mengincar handphone, dompet, atau barang-barang berharga lainnya. Kalo kamu ketemu langsung sama orang kayak gitu, langsung aja kamu tanya, “Mas mau nyopet ya? Kalo ngaku saya engga teriakin maling, tapi kalo engga ngaku saya tetap teriakin maling.” *yakeleus.

5. Beli burung langka

Pelakunya biasa bersemayam di pasar atau sekitar tempat jual-beli hewan. Doi bakal nawarin seekor burung yang katanya ‘langka’ ke pejalan kaki yang lagi belanja. Burung itu bakal dibilang bisa bersiul nyautin siulan orang.

Padahal penjual (yang merangkap sebagai tukang tipu) itulah yang bersiul waktu calon korban nyiulin burung. Kebanyakan korban sih kemakan tipuan ini karena mereka lagi konsen ngeliatin burung melalui celah di kandang tertutup. Mereka jadi rugi ratusan ribu rupiah. Buat yang hobi mainan burung semoga engga ketipu sama modus kayak gini ya. He-he.

Intinya semoga tulisan ini bisa membuat kamu tetap waspada ke manapun kamu berada. Jangan sampai ada celah yang bisa dimanfaatin orang. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.