Senin, 23 Mei 2022

Genmuda – Memasuki Minggu ketiga di bulan April 2016, engga sedikit pembahasan dan isu yang duduk manis di halaman depan media massa. Mulai dari ucapan kasar seorang artis muda, hujan besar yang mengakibatkan banjir, sampai meninggalnya musisi internasional, Prince.

Seperti sebelumnya, Genmuda.com selalu memberikan satu judul untuk setiap rangkuman berita mingguan, tentunya dengan menyisipkan makna dari berita itu sendiri. Judul  ‘Kartini Menangis Hingga Banjir’ mengingatkan Genmuda.com akan dua kejadian yang berlangsung sepekan belakang, Hari Kartini, dan banjir besar.

Hematnya terdapat dua makna dari judul tersebut. Pertama, perayaan Hari Kartini yang lebih ramai di sosial media daripada turun langsung ke jalan atau menerapkannya. Tanpa bukti? Tidak. Bukan berarti engga ada sama sekali yang memilih diam dan tersenyum lalu memperjuangkan hak kaum hawa. Namun, di setiap tahunnya pasti selalu ada meme-meme baru yang membandingkan sosok Kartini dengan wanita jaman sekarang.

‘Pergi gelap, pulang terang’, atau menambahkan foto Kartini dengan kaca mata hitam dan senjata laras panjang. Raden Adjeng Kartini adalah seorang bangsawan, sosok pahlawan, dan pejuang emansipasi wanita, bukan generasi Y. Lantas dengan mengoprek-oprek foto beliau apakah engga termasuk perbuatan hina? Bisa aja beliau menangis di surga sana.

Kedua, penulis sendiri merasakan, dini hari bertepatan dengan Hari Kartini, Jakarta dan beberapa wilayah lain diguyur hujan deras. Engga sedikit wilayah yang akhirnya banjir. Mungkin ribuan rumah menyisakan atap. Tengok aja bilangan Bekasi, yang sampai saat ini masih terendam banjir dengan ketinggian 4 meter. Terjadi di Hari Kartini. Di luar kehendak alam, mungkin hujan deras tersebut bentuk tangis dari beliau.

‘Kartini Menangis Hingga Banjir’ menyisakan kesimpulan buat kita renungkan. Sebagai manusia, wanita khususnya, jadikanlah air mata kalian sebagai sesuatu yang berharga. Jadilah wanita yang kuat, mandiri, berani, dan memperjuangkan hak kalian sebagai wanita. Niscaya suatu saat kalian menangis, kalian akan membanjiri seperti Kartini. Membanjiri semangat dan pengaruh besar dalam kehidupan.

Cukup membahas judul, berikut adalah rangkuman berita terpilih Genmuda.com pada minggu ke-3 di bulan April, untuk Kawan Muda yang mungkin sibuk menjalani weekdays.

Prilly layangkan kata-kata kasar kepada keluarga Aliando

Prilly Latuconsina mengumumkan kedekatannya dengan Aliando Syarief melalui postingan vlog yang doi unggah di Youtube. Dalam video tersebut, Prilly mengatakan bahwa selama dua tahun belakangan, kedekatannya dengan Aliando sudah seperti pacaran tapi engga pernah di-publish. Sayangnya, di penghujung video artis muda tersebut mengeluarkan kata-kata yang kurang sopan dengan menyebut keluarga Aliando seperti anjing.

Sontak para fans dan netizen pun menyayangkan hal tersebut. Namun, kini masalah yang disulutnya telah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Pokoknya semua sudah clear, enggak ada persoalan apa-apa lagi. Sebagai manusia, saya tidak luput dari dosa, tidak luput dari kesalahan. Kalau memang ada yang tersinggung, aku minta maaf. Tapi, alhamdulillah, sama keluarga Ali sudah selesai,” ujar Prilly seperti diberitakan Tempo, Jumat (22/4).

Daffa, sang bocah pemberani

Daffa Farros Oktoviarto, seorang bocah berusia 9 tahun asal semarang mengejutkan dunia maya lewat aksinya dalam sebuah video. Siswa kelas IV SDN Kalibanteng Kidul 01 tersebut ramai diberitakan karena tindakannya menghadang pengendara motor yang melewati trotoar jalan. Alhasil, Daffa menuai banyak pujian dari berbagai kalangan masyarakat.

Busway berwarna pink khusus wanita di hari Kartini

Bus pinky yang bertuliskan ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’ dipersembahkan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama yang akrab disapa Ahok dalam memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April kemarin. Berkapasitas 38 tempat duduk dan 80 penumpang berdiri, bus dikhususkan buat penumpang wanita yang juga dikemudikan oleh seorang pengemudi wanita.

Hari Bumi 2016

Tanggal 22 April diperingati sebagai Hari Bumi (Earth Day) di seluruh dunia. Hari Bumi diperingati untuk meningkatkan kesadaran penduduk dunia terhadap satu-satunya planet yang dihuni oleh manusia, yakni Bumi. Bertepatan dengan hari itu pula, beberapa wilayah di Indonesia diterpa banjir. Berbanding terbalik?

Hujan deras dan banjir di bulan April

Hujan deras mengguyur beberapa wilayah di Indonesia, seperti Jakarta, Bekasi, Karawang, Sulawesi Selatan, dan lainnya sejak Kamis (21/4) malam. Terkait banjir di Jakarta, Ahok menjelaskan hal ini terjadi karena air laut yang pasang. “Saya udah pernah ngomong berkali-kali. Kalau hujan bertepatan dengan laut pasang, Jakarta akan tergenang,” ujar Ahok dikutip dari republika, Kamis (21/4).

Prince, legenda pop dunia tutup usia

Dunia kembali dipayungi awan hitam. Musisi kenamaan Prince dinyatakan meninggal dunia di kediamannya di Minnesota, Amerika Serikat pada usia 57 tahun. Sampai berita ini ditulis, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan terkait meninggalnya pelantun ‘Purple Rain’ tersebut. Sementara, kondisi kesehatan yang memburuk diduga menjadi salah satu sebab kematian Prince, walau engga sedikit muncul kabar yang menduga bahwa sang bintang melakukan aksi bunuh diri.

Ekuador diguncang gempa besar

Sampai hari ini (24/4), Ekuador telah diguncang tiga gempa besar, yakni gempa berkekuatan 7,8 skala ritcher pada Sabtu (16/4), kemudian gempa 6,2 skala ritcher pada Rabu (20/4), dan dua hari kemudian gempa 6 skala ritcher kembali melanda saat para pengungsi tengah mengantre makanan, minuman, dan obat-obatan di lokasi gempa dahsyat sebelumnya.

Seperti diberitakan AFP, Minggu (24/4), Presiden Ekuador, Rafael Correa mengatakan jumlah korban jiwa terus bertambah. “Korban tewas menjadi 646 orang, 12.492 mengalami luka-luka, dan 26.091 orang berada di pengungsian,” ucap Rafael.  #PrayForEkuador. (sds)

Comments

comments

Bobi Brilyan Bastenjar
Valar Morghulis