Minggu, 17 Januari 2021

Genmuda – Tiap anak sekolah pada dasarnya jalin hubungan love-hate sama angkutan umum. Angkot, bus, dan kereta diandalkan untuk pulang-pergi tiap hari, tapi juga disebelin setengah mati karena kondisinya yang sulit membaik.

Baru masuk langsung bete karena penuhnya yang bikin pusing. Tapi, gak bisa diapa-apain lagi karena belum punya SIM untuk mengendarai kendaraan pribadi atau uang jajan yang banyak untuk bayar transportasi online tiap hari.

Namun, itu bukan alasan bertindak menyebalkan di dalam angkutan umum, seperti halnya penumpang di sebelah kamu. Tetep perhatiin terus, ya, 25 etika penumpang di bawah ini biar situasi yang udah menyebalkan tersulut emosi hingga akhirnya malah ribut.

1. Jangan maksain tarif pelajar saat gak pake seragam

via istimewa
(Sumber: Istimewa)

Sebagian besar angkot dan bus menyediakan harga khusus pelajar yang tarifnya lebih rendah dari tarif umum. Tarifnya dikasih ke semua penumpang yang pake seragam sekolah.

Kadang, ada anak-anak sekolah berbaju bebas yang maksa bayar dengan tarif pelajar. Anak usia SD dan SMP sih masih bisa lolos. Namun, remaja-remaja usia SMA belum tentu. Mending bayar pake tarif umum aja biar gak dipermasalahin sama sopir atau kernet angkutannya.

2. Jangan corat-coret

Jangan corat-coret macam “SMA ABC Girl Squad was here” di dalam angkutan umum. Pengumuman eksistensi itu bisa menyulut anak sekolah lain lakuin hal serupa yang akhirnya ngerusak pemandangan dalem angkutan umum. Norak. Bikin sakit mata.

3. Jangan banyak omong

via translink.ca
(Sumber: translink.ca)

Pembicaraan di dalam angkutan umum sebaiknya dijaga supaya gak ganggu penumpang lain. Jadi, gak perlu teriak sampe ketawa ngakak jungkir balik karena itu bukan arena sirkus, melainkan kursi penumpang. Inget, ya. Obrolan kamu bisa mengundang nyinyiran orang lain yang akan menyakiti hati. Bikin kamu makin bete.

4. Stop makan tempat

Kelelahan karena pelajaran yang menguras otak dan bawaan berat sama sekali bukan alesan untuk makan tempat. Tetep duduk sesuai ketentuan dan jangan meletakkan bawaan apapun di tempat yang menghalangi tempat duduk penumpang lain. Giliran ditegur, kamu ngambek.

5. Stop makan

via translink.ca
(Sumber: translink.ca)

Males aja sih ngeliat ada orang makan di dalem angkutan umum. Apalagi, kalo tangan berminyaknya menyentuh tiang-tiang pegangan. Kalo cuma permen atau manisan jahe sih gak apa-apa. Lagian, kamu mau bersihin minyak di tangan pake apa? Di dalam angkutan umum kan gak ada wastafel bersabun.

6. Buang sampah pada tempatnya

Eits! Setelah makan permen atau manisan, sampahnya dibuang ke tempatnya, dong! Jangan malah diumpetin ke bawah tempat duduk. Kalo angkutannya gak menyediakan tempat sampah, simpen dulu sampah kamu lalu buang yang bener setelah turun.

7. Tas taro depan aja

via Istimewa
(Sumber: Istimewa)

Selain supaya gak ganggu penumpang di belakang, tas yang ditaro depan juga mencegah kemalingan. Saat duduk, lebih baik tas dipangku atau ditaro di kompartemen atas bangku.

8. Jangan merokok

Bodo amat lah kalo orangtua kamu mengizinkan kamu merokok. Tapi, jangan melakukannya di dalam angkutan umum karena itu benar-benar mengganggu penumpang lain.

9. Jangan ngalangin pintu

via translink.ca
(Sumber: translink.ca)

Gak mau kejepit antara orang keluar dan masuk, kan? MAKANYA JANGAN DI DEPAN PINTU!

10. Jangan pacaran berlebihan di angkutan umum

Oke kita semua paham kamu lagi kasmaran dan merasa dunia milik berdua. Kamu merasa orang-orang sekitar cuma sebagai NPC atau pemeran figuran dalam film. Gak masalah. Tapi, bukan berarti kamu harus mengumbar gaya pacaran kamu di angkutan umum. Ini Indonesia bukan Hollywood, men!

BONUS: Jangan “gantung”/ngebak

Angkutan umum digunakan dengan cara duduk di dalamnya. Bukan dengan duduk di atasnya kayak anak-anak SMP pada foto paling atas artikel ini. Kalo jatoh gimana? Rugi bandar, loh. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.