Jum'at, 10 Juli 2020

Genmuda – Para Prillvers alias penggemar setiap Prilly Latuconsina pasti udah pada engga sabar buat buru-buru ke bioskop. Yup, film terbaru Prilly yang berjudul ‘Surat Untukmu’ udah resmi tayang hari ini, Kamis (25/8), dan siap ngajak kamu buat ikutan dalam lika-liku petualangannya.

‘Surat Untukmu’ merupakan film drama petualangan perdana Harris Nizam selaku sutradara sekaligus film pertama di mana Prilly berperan sebagai pemain utama. Di film ini, Gendis (Prilly) adalah seorang gadis asal Jawa yang bertekad buat ke Jakarta demi nyari tahu keberadaan ibunya setelah sekian lama engga dapat balasan surat dari sang ibu.

Sayangnya, kepergian Gendis sempat ditentang keras oleh ayahnya. Oleh karena itu, doi pun akhirnya nyoba buat ikutan Kemah Tahunan Murid Berprestasi supaya tetap bisa ke Jakarta. Tapi siapa sangka, di sana doi justru bertemu dengan Gilang (Arbani Yazis) dan beberapa teman baru, yang jadi awal dari proses pencariannya yang rumit dan penuh misteri.

Diwarnai tanda tanya

via Stromotion

Di bagian awal film saat Gendis masih berada di Dieng bersama ayahnya, mungkin engga begitu banyak pertanyaan yang bakal muncul. Namun, jelang bagian tengah sampai akhir saat Gendis benar-benar ngejalanin petualangannya, barulah lika-likunya mulai terasa dan kamu bakal dibikin makin penasaran.

Bukan cuma itu, kalo kamu engga benar-benar merhatiin peralihan tiap adegan — yang didukung dengan perpindahan kamera yang apik, kamu bisa jadi bakal kehilangan arah alias engga paham dengan jalan ceritanya. Kalo kamu sempat salah fokus, yang ada kamu malah bakal dibikin bingung sendiri.

Intinya, secara garis besar cerita, ‘Surat Untukmu’ sebetulnya udah bisa ngasih sesuatu yang menarik. Bahkan, konsepnya juga terbilang cukup ngejanjiin dan bagian akhirnya agak engga ketebak. Mas Ais selaku sutradara mampu ngasih warna baru yang berbeda dari film-filmnya yang terdahulu. Walau masih berupa drama, seengganya drama yang disajiin bukan drama remaja yang terkesan cheesy.

Bisa lebih pol

via Stromotion

Satu hal penting yang sayangnya bikin hasil akhir ‘Surat Untukmu’ jadi kurang maksimal adalah penggarapannya yang masih terkesan nanggung. Judulnya emang drama petualangan, tapi unsur petualangannya di sini sebenarnya masih bisa digali lagi dan dibikin lebih greget, engga cuma di bagian tengah sampai akhirnya aja (terlepas dari perkenalan dan pembangunan karakter).

Salah satu contoh film yang bisa dijadiin perbandingan misalnya adalah ‘Adriana’ (2013), yang ngisahin pertemuan berbuntut panjang tapi romantis di antara Andra (Adipati Dolken) dengan Adriana (Eva Celia). Dari awal, film tersebut udah ngebangun teka-teki yang terus ngarahin kedua tokoh utama buat saling bertemu. Dengan kata lain, penonton udah diajak buat penasaran dari menit-menit pertama filmnya.

Di samping itu, hal lain yang cukup berpengaruh signifikan di ‘Surat Untukmu’ adalah penggunaan detail-detail petunjuk yang agak rumit, salah satunya dalam segi hitung-hitungan. Sebaliknya, sejumlah detail sederhana justru entah gimana terlewat gitu aja oleh Mas Ais, sebut aja dalam hal pergantian kostum dan ketepatan logat. Kalo aja detail yang rumit bisa diseimbangin dengan detail yang sederhana, hasil akhir film ini pasti bakal terasa lebih pas.

Butuh pengembangan karakter lebih lanjut

via Stromotion

Engga ketinggalan, akting para pemain ‘Surat Untukmu’ secara keseluruhan udah bagus. Buat Prilly khususnya, doi sukses jadi bintang lewat peran utama perdananya. Sementara buat para pemain lainnya, karakter mereka seharusnya bisa lebih dikembangin lagi, supaya ciri khas dari daerah mereka masing-masing bisa lebih terlihat.

Tokoh Tiara yang diperanin Sheila Dara Aisha misalnya, di awal doi emang udah nunjukin pertentangan karakter yang baik. Akan tetapi, jelang bagian akhir doi malah jadi kayak cuma terseret dalam kisah yang ada dan cuma ngikutin Gendis sebagai pusat cerita. Hal yang sama terlihat pula pada tokoh lainnya, walau bukan berarti kehadiran mereka jadi engga penting.

Dengan demikian, bisa disimpulin bahwa tanpa dikasih embel-embel “petualangan”, ‘Surat Untukmu’ pada dasarnya udah jadi film drama yang menarik buat ditonton. Engga perlu ngegunain detail yang muluk-muluk, film ini udah punya konsep yang bagus. Kalo kamu ngikutin filmnya dengan seksama, dijamin kamu pun bakal terkejut di bagian akhirnya. Selamat nonton, Kawan Muda!

(sds)

Comments

comments

Gabrielle Claresta
Eccentric daydreamer