Jum'at, 27 November 2020

Genmuda – Kolaborasi perdana My Little Pony (MLP) di Asia Tenggara ajak 8 desainer Indonesia. Berbagai fashion item bertema “friendship is magic” dipamerin lewat fashion show Plaza Indonesia Fashion Week, Rabu sore (21/3).

Lewat kolaborasi itu, Hasbro selaku pemegang merk MLP ingin tonjolin pesan bahwa nilai persahabatan sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pemilihan desainernya saja berlangsung dengan sendirinya dari kedekatan pertemanan,” kata Vancy Tang, Head of Regional Design and Development Hasbro kepada Genmuda.com setelah konferensi pers.

Menurut dia, para desainer terpilih udah mewakili berbagai elemen desain khas Indonesia. Brand desainer yang dimaksud di antaranya adalah Niluh Djelantik (sepatu), Lim Masulin (tas), Ria Miranda (dress), Lenny Agustin (atasan), Bateeq (batik), Mira Hoeng (kain pattern), Caroline Siahaan (work robe), dan Silvia Kurniasih (aksesoris).

Kebersamaan itu Indonesia Banget!

©Genmuda.com/2018 TIM
Jajaran desainer tunjukin produk masing-masing. ©Genmuda.com/2018 TIM

Lim Masulin mewakili para desainer merasa sudah sepantasnya Indonesia jadi tempat perdana bikin kolaborasi bertema persahabatan. Soalnya, itu udah tercermin dalam budaya sejak zaman dulu banget.

“Contohnya mudah. Orang luar negeri belum tentu bisa menikmati makan bakso sambil duduk berhimpitan di bangku panjang khas warung. Hanya orang Indonesia yang bisa seperti itu,” kata Lim yang memiliki brand Chameo Couture.

Warna yang playful

©Genmuda.com/2018 TIM
Sepatu karya Niluh Djelantik. ©Genmuda.com/2018 TIM

Dari segi desain, berbagai fashion item My Little Pony nampilin warna yang playful dan tunjukin keterbukaan. Gampangnya, warna yang dipakai adalah warna karakter-karakter MLP.

Saat dipakai sendirian atau bareng temen, semua semua produk 8 desainer itu akan matching tanpa ada yang lebih dominan dari lain. Mau dipakai tua ataupun muda pun cocok menurut Lim.

“Kolaborasi ini dibuat dengan keberanian mengangkat imajinasi yang provokatif dan menghadirkan tampilan warna baru dalam produk masing-masing desainer,” kata Lim.

Bagaimana fashion itemnya?

©Genmuda.com/2018 TIM
©Genmuda.com/2018 TIM

Tas rajut buatan Lim dibuat dengan proses yang apik. Dari jauh, tampilannya macam tas mulus. Dari dekat, baru terlihat rajutannya. Pada beberapa tas, Lim hanya tampilin ikon karakter MLP tanpa tunjukin wajahnya.

“Misalnya, ada tas yang digantungi aksesoris apel, sementara tas lain ada yang diberi semacam tassel,” kata Lim.

Sementara itu, brand bateeq berusaha adaptasi motif batik tradisional dengan unsur MLP. Motifnya berupa kawung, nitik, rengganis, dan grinsing-alga.

Lenny Agustin yang dikenal ngejreng dalam berkarya bermain-main dengan warna. Pada beberapa atasan buatannya, tampak warna pelangi mejikuhibiniu terpadu di satu bagian.

©Genmuda.com/2018 TIM
©Genmuda.com/2018 TIM

Ria Miranda lain lagi. Lewat brand LUNA, desainer sekaligus hijaber itu tonjolin karakter MLP pada 9 looks dressnya. Berhubung MLP sejatinya adalah konsumsi anak-anak, dia juga sediain tambahan hingga 8 looks untuk anak-anak.

Berbagai dressnya Ria cocok banget tuh dipadu sama kain pattern buatan Mira Hoeng dari brand MIWA Yellow Line. Meski menampakkan karakter MLP, desainnya tetep terlihat asik, kok.

Sementara itu, Caroline Siahaan lewat brand Oline Workrobe mendesain atasan-atasan yang desainnya edgy abis dengan corak karakter MLP. Kalo kata Caroline, desainnya modern-cute.

©Genmuda.com/2018 TIM
©Genmuda.com/2018 TIM

Penampilan asik itu harus dihias sama kalung-kalung dengan bandul karakter MLP. Silvia Kurniasih lewat brand Origo membuat aksesorisnya dengan bahan yang ringan dan nyaman dipakai, loh.

Sepatunya jangan lupa pakai koleksi Niluh Djelantik, ya. Si Mbok sudah sedia 6 model, di antaranya adalah ballet flat, casual shoes, oxford, dan dress shoes. Dia bilang koleksi MLP-nya akan ditambah dalam waktu dekat, loh.

Harganya berapa dan beli di mana?

©Genmuda.com/2018 TIM
©Genmuda.com/2018 TIM

Harganya menyesuaikan dengan brand masing-masing, genks. Ada yang satu item seharga ratusan ribu, ada yang hingga Rp 2 jutaan . Coba lihat di website atau toko masing-masing brand.

Atau, dateng aja ke pop-up store MLP di Plaza Indonesia selama masih ada. Jumlah produksinya pun tergantung brand. Ada yang hanya sedia 100 item, ada yang kurang, dan ada yang lebih. Yang jelas, produknya limited.

Diana Khoo selaku Category Manager Hasbro Asia Tenggara berharap, kegiatan ini diminati sama para penggemar Hasbro di Indonesia. Sementara itu, Claryss Tan selaku Senior Catagory Manager Hasbro Asteng berharap kolaborasi ini bisa menyebarkan semangat persahabatan MLP. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.