Selasa, 26 Oktober 2021

Genmuda – Seperti yang kamu rasain selama ini, foto profil atau “avatar” medsos merupakan foto yang penting. Fotonya selalu dipilih yang terbaik di antara yang terbaik supaya kamu keliatan keren sekaligus juga jaga image. Saking pentingnya, anak muda bisa seharian cuma “berburu” profile pic (bukan pengalaman pribadi).

Sayangnya, foto yang udah susah-susah dipilih itu tetep aja dapet kritik atau malah jadi bahan ceng-cengan temen. Giliran temen yang ganti foto profil, ternyata foto barunya lebih bagus dari foto lama. Engga iri sama sekali, tapi sakitnya tuh di sini.

“Kira-kira kenapa foto baru kamu engga lebih baik dari foto lama?”

Jawabannya jelas bukan karena kamu engga semenarik yang kamu pikir padahal emang. Tapi, karena kamu engga menerapkan prinsip dasar branding atau pencitraan. Prinsip-prinsipnya silakan kamu baca sendiri di bawah ini:

1. Foto muka sendiri

via claires-flair.com
Meski selfie di kamar mandi, foto ini dapat diterima karena wajah doi engga ketutupan apa-apa, toiletnya engga keliatan, dan doi cakep. Orang cakep mah bebas. (Sumber: claires-flair.com)

Sujan Patel, pakar komunikasi pilihan Forbes.com bilang kalo 90% orang mempercayai info dari sosok yang dikenalnya. Sekarang, anggap semua netizen sebagai calon konsumen seperti yang dilakukan Patel. Misalnya kamu engga masang foto kamu sendiri di medsos, gimana mungkin orang percaya kalo itu akun kamu.

2. Cek background fotonya

via jambukebalik.com
Komposisinya pas dan latarbelakangnya pemandangan kece. Foto profil ini cocok kalo akun medsos kamu pengen jadi semacam travel blog. (Sumber: jambukebalik.com).

Bikin foto profil engga boleh setengah-setengah. Kamu juga harus perhatiin sekeliling dan latar belakang fotonya. Jangan sampai ada barang yang harusnya engga masuk malah muncul di foto. Tambahan dari CNN.com, 2013, jangan sampai barang-barang yang ada di belakang kamu keliatan seperti tumbuh dari badan.

3. Coba lebih banyak bagian kiri wajah

via independent.co.uk
Biar megang ponsel di tangan kanan, si mbak ini lebih banyak nunjukin sisi kiri wajahnya. (Sumber: independent.co.uk)

Sebuah riset yang dipublikasi di independent.co.uk2017 bilang kalo selfie yang lebih menampakkan sisi kiri wajah jauh lebih banyak dapet like daripada yang lebih banyak munculin sisi kanan atau depan wajah. Sisi kiri wajah dikatakan bisa menampilkan lebih banyak perasaan karena gerakannya dikontrol oleh otak kanan, bagian otak yang bertanggungjawab atas emosi seseorang.

4. Ambil foto dari sisi depan atau bawah

via Istimewa
Tiru gayanya Matt Damon kalo mau foto sejajar depan. Doi jago milih gaya dan berekspresi buat angle ini. (Sumber: Istimewa).

Kalo kamu pengen hasil yang lebih menarik, coba ambil foto dari angle bawah supaya terlihat percaya diri, atau sejajar mata supaya terlihat berpemikiran terbuka. Soalnya, penelitian yang dipublikasi situs scienceofpeople.com, 2015, bilang kalo foto dari bagian atas bikin kamu keliatan lemah dan butuh perlindungan. So, jangan taku keliatan gendut kalo difoto dari depan atau bawah.

5. Tapi, jangan kebanyakan muka di fotonya

via celebuzz.com
Selain die hard fans Kim Kardashian, engga ada yang doyan doi kebanakan upload foto selfie close-up macam ini. (Sumber: celebuzz.com)

Meski foto muka itu penting, bukan berarti kamu harus pasang profil picture yang isinya muka kamu semua. Males juga keleus diliatnya. Kalo mengikuti pas foto KTP, foto muka yang ideal adalah yang juga nampilin minimal kepala dan dada.

6. Jangan lupa main warna

via Istimewa
Si mbak ini manfaatin latar belakang buat main warna. Nice! (Sumber: Istimewa)

Terus, kamu juga engga boleh ragu kombinasiin warna-warna. Sesuaikan warna pakaian atau latar belakang dengan identitas dan mood yang mau kamu tampilkan supaya fotonya jadi lebih berbicara. Makna warnanya bisa kamu liat kok di artikel Genmuda.com yang satu ini.

7. Minta tolong orang milihin fotonya

via reactiongif.org

Ritual memilih foto profil yang udah kamu lakuin ini udah sesuai teori marketing dan komunikasi. Jangan diubah-ubah lagi. Dengan minta bantuan orang memilih foto profil, kamu sama aja udah bertanya “selera pasar.”

Inget kan kalo dalam urusan ini netizen (termasuk temen kamu) dianggap aja sama seperti konsumen. Penelitian Universitas New South Wales (UNSW) Australia juga udah ngebuktiin kebenaran teori itu, kok. Dari penelitiannya, mayoritas orang memang jago memilih foto profil buat orang lain tapi kesulitan milih foto sendiri.

8. Konsisten

peency.com

Kembali ke kata Sujan Patel. Pakar komunikasi yang udah menangani branding perusahaan Mailshake, Pick.co, dan Quuu itu menyarankan kamu pakai foto yang sama di semua medsos. Supaya, orang engga kebingungan nyari-nyari medsos lain yang kamu punya.

Coba deh lakuin trik-trik di atas dan rasain sendiri bedanya. Jangan lupa tulis pengalaman kamu atau trik tambahan lainnya di bawah ini, ya. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.