Sabtu, 31 Oktober 2020
Hiburan

Karena 10 Komik Ini, Teknik Gambar Manga Bisa Tenar di Indonesia

via kickstarterforum.orgKamu pikir ini komik Jepang? Salah! Raibarong adalah komik Indonesia, satu generasi sama komik '5 Menit Sebelum Tayang.' (Sumber: kickstarterforum.org)

Genmuda – Kawan Muda coba jalan ke bagian komik di toko buku, deh. Ada banyak loh komik-komik buatan orang Indonesia yang bertengger dengan bangga di berbagai rak. Cerita, gambar dan packagingnya bersaing banget sama komik asing.

Engga bisa diungkiri, ada banyak ciri manga yang diadopsi sama komikus dalem negeri. Pertama karena jenis gambar manga jauh lebih familiar daripada gambar-gambar komik Marvel dan DC. Kedua komik manga punya gaya gambar lebih simpel ketimbang komik Amerika atau Eropa yang jauh lebih realis.

Belum lagi hampir semua manga populer pada akhirnya diadopsi jadi anime dan tayang di tv sampe akhirnya ditonton jutaan orang. Misalnya aja, seperti 10 komik di bawah ini:

1. Doraemon

via wikimedia.org
Halaman-halaman pertama Doraemon jilid 1. Doraemonnya lebih banyak mingkem. (Sumber: wikimedia.org)

Komik ‘Doraemon’ pertama kali terbit di Jepang sekitar 1969 tapi baru masuk Indonesia tahun 1991, tiga tahun setelah animenya pertama kali disiarin di tv. Sejak saat itu, anak-anak Indonesia mulai banyak yang paham soal kebudayaan Jepang.

Cerita yang dikarang Fujiko F Fujio itu adalah contoh terbaik kalo pengen bikin komik anak-anak yang kocak. Seperti semua komik Jepang, ada unsur fiksi-ilmiah juga di dalam ceritanya. Bisa dibilang, ‘Doraemon’ yang ngebuka jalan masuknya manga dan anime ke Indonesia.

2. Dragon Ball

via dragonball.wikia.com
Son Goku dan Krilin sebelum bertarung di Tenkaichi Budokai. Mereka sam kuat loh waktu masih kecil. (Sumber: ragonball.wikia.com)

Kalo mau bikin kisah yang ada berantem dan kekuatan supernya bisa mencontoh komik ‘Dragon Ball.’ Komiknya terbit di Indonesia sekitar 1992, engga jauh beda sama rilis animenya. Sepanjang 1990-an, ‘Dragon Ball’ digandrungi banget.

Kalo sekarang, gaya cerita dan gambarnya mungkin diadopsi ke ‘One Punchman.’ Bedanya, di ‘Dragon Ball’ engga ada jagoan botak yang bisa ngalahin lawan cuma dengan satu pukulan.

3. Kungfu Boy

via Genmuda.com
Halaman pertama komik Kungfu Boy. Chinmi selalu menang bukan karena kekuatannya tapi karena akalnya. (Sumber: Istimewa)

Orangnya polos, baik hati, jenaka, pantang nyerah, dan jago kungfu. Itulah Chinmi, karakter utama manga ‘Kungfu Boy’ yang pertama kali rilis 1983. Komiknya rilis di Indonesia pada 1990, tapi engga setenar Doraemon yang masuk setahun berikutnya.

Di Jepang komiknya berjudul ‘Tekken Chinmi’ sementara di Barat namanya adalah ‘Ironfist Chinmi.’ Judulnya sengaja dibikin ‘Kungfu Boy’ di Indonesia karena engga bakalan muat dan catchy kalo judulnya ‘Chinmi si Tangan Besi.’

4. Ranma 1/2

via huluim.com
Ranma cowok vs Ryoga Hibiki. Pada akhirnya, Ranma bisa berubah jadi cewek karena nyebur ke kolam ajaib. (Sumber: huluim.com)

‘Ranma 1/2’ juga nyeritain soal kungfu seperti ‘Kungfu Boy.’ Komiknya rilis di Jepang awal 1987 dan masuk Indonesia pada 1992. Tapi komiknya kurang dikenal karena dirilis penerbit engga mainstream ketika itu.

Enam tahun kemudian, animenya disiarin di TV dan ‘Ranma 1/2’ mulai dapet peminat. Bisa dibilang, komik buatan Rumiko Takahashi itu adalah salah satu karya bergenre gender bender pertama yang kemudian menginspirasi Kimi No Na Wa.

5. Detektif Conan

via Genmuda.com
Halaman awal komik Detektif Conan. Shinichi Kudo masih jadi anak SMA, belom berubah jadi bocah SD. (Sumber: Istimewa)

Shinichi Kudo alias Conan Edogawa bisa dibilang sebagai panutan pembaca komik cowok era 2000-an. Doi adalah detektif yang pinter, cool, jago main bola, punya gebetan cakep, dan karakter utama komik ‘Detektif Conan.’

Komiknya terbit di Jepang awal 1994 dan masuk Indonesia engga jauh dari terbitnya di Jepang. Tapi, animenya baru tayang sekitar 1997, setahun setelah tayang perdana di Jepang. Hingga saat ini komik ini masih tetep lanjut meski sang deketif belum berhasil menemukan siapa penjahat yang membuat tubuhnya mengecil.

6. Sailor Moon

via ign.com
“Dengan kekuatan bulan, akan menghukum mu!” (Sumber: ign.com)

‘Sailor Moon’ nawarin hal beda dari komik-komik lain. Karakter utamanya cewek yang bisa sihir. Komiknya bukan soal percintaan, tapi petualangan para Sailor Moons menyelamatkan bumi dari penjahat.

Di Jepang, komiknya rilis sekitar 1991 dan tiga tahun kemudian masuk Indonesia. Animenya tayang di tv sekitar 1995 dan jadi tontonan wajib anak-anak sekolah saat itu. Sesuai judulnya, nama setiap jagoannya terinspirasi oleh nama planet di tata surya.

7. Samurai X

via mangasee.co
Halaman Shishio vs Kenshin. Saga pertempuran itu emang yang paling seru. (Sumber: mangasee.co)

Kawan Muda pasti tau dong si jago pedang, Kenshin Himura yang triloginya tayang di bioskop beberapa tahun lalu. Filmnya adalah adaptasi dari komik ‘Rurouni Kenshin’ yang rilis perdana di Jepang sekitar 1994. Enam tahun kemudian animenya masuk Indonesia dengan nama ‘Samurai X.’

Di manga dan animenya, ada lebih banyak cerita romantis antara Kenshin dan Kaoru yang bisa jadi bumbu lain dari genre action. Coba deh baca, pasti kamu bakal ketagihan.

8. Inuyasha

via Genmuda.com
Halaman di jilid 1 Inuyasha. Kagome pertama kali bertemu Inuyasha yang lagi disegel panah mantra di sebuah pohon. (Sumber: Istimewa)

Feel romantis Kenshin-Kaoru juga muncul di couple Inuyasha-Kagome. Komik ‘Inuyasha’ juga nyeritain soal jago pedang, tapi doi adalah siluman anjing yang pengen ngumpulin pecahan kristal ajaib dari tangan orang-orang jahat.

Komiknya rilis di Majalah Mingguan Shonen Jepang sekitar 1996 dan animenya masuk Indonesia sekitar 2000-an. Abis animenya populer, baru deh manganya mulai dicari-cari di Indonesia, bahkan hingga dicetak ulang oleh salah satu penerbit besar.

9. Patlabor

via rightstufanime.com
Siluet dua patlabor lagi berantem. (Sumber: rightstufanime.com)

Manga ‘Patlabor’ pertama kali rilis di Jepang sekitar 1988 dan animenya mulai disiarin di Indonesia sekitar tahun 1996 atau hampir barengan sama rilis manga terjemahan Indonesianya.

Seperti ‘Gundam,’ serialnya nyeritain petualangan orang (polisi) dengan robot-robot. Diceritain, ‘Patlabor’ adalah robot patroli kepolisian Tokyo tahun 1998 yang tugasnya menjaga keamanan dari teroris.

10. Kapten Tsubasa

via manganites.com
Halaman awal Kapten Tsubasa. (Sumber: manganites.com)

Setelah banyak manga dan anime nyeritain soal cinta-cintaan dan berantem, ‘Kapten Tsubasa’ ngebawa angin segar sama cerita soal olahraga. Serialnya terbit di Jepang udah lama banget, dari tahun 1981.

Tapi, animenya baru masuk Indonesia sekitar 2000-an dan setelah itu komiknya mulai dirilis sama penerbit-penerbit kecil di Indonesia. Sekarang, baru deh komiknya diterbitin ulang sama penerbit besar.

Menurut Genmuda.com, sepuluh komik di atas itu adalah perwakilan dari berbagai genre manga dan anime yang berpengaruh besar di Indonesia. Semoga aja komik Indonesia nantinya juga pada punya anime sendiri. Jangan lupa tulis komentar kamu di bawah ini, ya. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.