Jum'at, 15 Januari 2021

Genmuda – Pelaku usaha printing, akademisi, dan para antusias desain kembali punya wadah bertukar pikiran dan update perkembangan terbaru tahun ini. Mereka kumpul dalam satu minat di acara Forum Grafika Digital Expo (FGDexpo) 2017 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (25/8).

Berlangsung dari 24-27 Agustus 2017, acara yang terselenggara bersama Amara Pameran Internasional (API) itu juga gelar sejumlah seminar sepanjang kegiatan. Misalnya aja, mengenai market outlook dunia percetakan, bisnis percetakan kreatif, hingga ekosistem dunia komunikasi visual masa kini.

Waktu Genmuda.com dateng, banyak juga loh mahasiswa-mahasiswi kampus desain, terutama dari Politeknik Negeri Jakarta dan Trisakti yang berkunjung dengan alesan masing-masing. Intinya, dateng ke acara tersebut sama sekali gak rugi karena dapet banyak pengalaman baru. Detilnya, liat aja di bawah ini.

1. Aisyah (21) anak desain grafis Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Cewek hijab ini dateng bukan cuma untuk memenuhi undangan, tapi juga untuk nyari tau material kertas untuk cetak foto. “Di tempat ini, aku bisa melihat dan merasakan langsung tekstur kertasnya. Pengalaman ini penting supaya aku nantinya tau kertas yang cocok untuk mencetak berbagai jenis foto,” tutur Aisyah.

2. Lala (20) anak PNJ yang IG-nya esthetique

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Sama seperti Aisyah, Lala pun dateng ke FGDexpo 2017 untuk lebih paham sama material cetak. Tapi, bukan kertas foto yang doi minati, melainkan kertas untuk buku. “Aku berhasil nemu nih dua jenis kertas baru. Belum tau untuk dicetak seperti apa, tapi pasti bagus untuk tampilkan gambar,” kata cewek yang IG-nya cukup esthetique ini.

3. Faizah (19) si pecinta desain, kuliner, dan seni

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Cewek yang suka makan enak dan seni ini pengen banget tau lebih banyak mengenai mesin cetak dan proses percetakan. “Pengetahuan di kampus kan hanya sebatas teori. Akan lebih lengkap bila aku juga tau praktiknya. Ilmunya jelas akan berguna saat aku menghadapi klien saat masuk dunia kerja nanti,” kata Faizah.

4. Fifi (20) anak Desain Grafis PNJ

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Calon desainer grafis yang berkuliah di PNJ ini Genmuda.com datengin waktu lagi liat berbagai jenis kertas. Selain ngisi waktu libur kuliah, doi dateng buat mendalami pola bisnis industri percetakan. “Untuk melengkapi pengetahuan yang saya dapat dari kampus. Jadi, lebih siap hadapi dunia kerja nanti,” tuturnya.

5. Azizah (20) juga anak Desain Grafis PNJ

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Alasan Azizah pun sama dengan alasan mahasiswa-mahasiswa yang dateng ke FGDexpo 2017. Doi pengen mengetahui lebih detil tentang kenyataan dunia percetakan. Cewek yang foto di IG-nya keren-keren ini berharap bisa kenal dengan banyak pelaku industri grafika di Indonesia.

6. Astari (18)

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Cewek yang jago gambar ini pun begitu. Doi pengen tau kenyataan industri percetakan, namun lebih tertarik dengan pemilihan mesin cetak dan materi cetaknya. Soalnya, hasil akhir sebuah desain sangat ditentuin oleh proses grafika tersebut.

7. Irfan (21) utusan Universitas Kristen Maranatha Bandung

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Meski usia masih muda, cowok berbaju kekinian ini udah kerja sebagai tim komunikasi visual Universitas Kristen Maranatha Bandung, loh. Doi diutus hadir ke sana untuk nyari kertas yang paling cocok untuk brosur promosi kampusnya. “Sudah nemu beberapa kertas dan toko yang cocok. Tinggal laporan ke pihak kampus dan menindaklanjuti saat mau cetak materi promosi,” kata Irfan.

8. Darren (19) anak DKV Untar

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Peminat desain grafis ini dateng untuk tunaikan tugas kampusnya. Doi disuruh wawancara lima peserta pameran supaya paham situasi industri percetakan. “Selama ini, gue taunya percetakan itu ya print biasa. Baru tau kalau mesin cetak kelas industri tuh banyak jenisnya dan mampu mencetak dengan sangat cepat,” tutur doi.

9. Rocky (19) juga anak DKV Untar

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Cowok kece yang nama belakangnya mirip konglomerat properti Indonesia ini pun dateng untuk menunaikan tugas seperti Darren. Namun, doi juga manfaatin pengalaman baru ini untuk nyari banyak koneksi. “Nanti, saat kerja kan gue harus mencetak ini-itu. Gue engga perlu bingung lagi nyari vendor yang hasil printnya bagus tapi harganya terjangkau karena sudah punya koneksi dari sini,” tuturnya.

10. Fajar (29) pengusaha percetakan

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Pengelola gerai percetakan di bilangan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat ini dateng khusus untuk nyari tau tentang perkembangan mesin cetak digital. “Meski ongkos cetaknya makin terjangkau, mesin cetak offset masih lebih unggul karena warnanya konsisten dan harganya jauh lebih murah. Tapi, memang cetaknya lama,” kata doi.

Namun begitu, doi tetap persiapkan diri untuk membeli mesin cetak baru. “Apabila tempat kami butuh tambahan mesin digital baru atau bahkan mesin cetak 3D, kontak para penjualnya sudah saya pegang,” kata Fajar.

Meski alasan mereka agak berbeda, mereka sama-sama punya satu visi bahwa dunia percetakan gak akan pernah tergilas dengan dunia desain online. Justru dengan berkembangnya dunia digital, teknologi dan teknik percetakan akan makin kreatif. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.