Minggu, 11 April 2021
Kekinian

Indonesia Siap Melawan Kutukan Final Piala AFF

via fourfourtwo.comStefano Lilipaly (depan) ngerebut bola dari pemain Thailand. Di laga pembuka Piala AFF, Indonesia kalah 4-2 dari Thailand. (Sumber: fourfourtwo.com)

Genmuda – Langkah Indonesia raih tropi Piala AFF sepanjang sejarah selalu terhenti paling tinggi di final. Sedangkan Thailand yang jadi lawan di final tahun ini adalah tim terkuat dengan prestasi terbanyak di kejuaraan sepak bola ASEAN.

Jelajahi sejarah sejenak. Pada Final AFF 2010, Indonesia kalah agregat skor 4-2 dari Malaysia, tim yang pernah dibantai Timnas Garuda 5-1 di awal-awal kejuaraan. Bagi Malaysia, itu kali pertamanya rasakan piala AFF.

Ketika sedang jaya-jayanya pada 2004, skuad Merah Putih juga gagal di final lawan Singapura. Padahal, Indonesia main bagus dengan meraih 10 poin di fase grup sementara Singapura raih 8 poin.

via solopos.com
Bambang Pamungkas, salah satu pemain terbaik Indonesia yang kini udah gantung sepatu dari Timnas. (Sumber: solopos.com)

Gol terbanyak juga diraih Indonesia melalui kaki Ilham Jaya Kesuma yang peroleh 7 gol. Namun sayang predikat Best Player jatuh ke tangan Lionel Lewis dari Singapura lantaran berhasil ngalahin Indonesia di final.

Tahun 2002, ketika nama kejuaraan ini masih Tiger Cup, Thailand hentikan langkah Indonesia di final lewat adu penalti yang berakhir 4-2 buat Gajah Perang. Bambang Pamungkas yang udah cetak 8 gol dapet gelar Top Scorer sementara gelar pemain terbaik diberikan buat Therdsak Chaiman dari Thailand.

Dua tahun sebelumnya nasib serupa kembali terjadi. Indonesia gagal ngalahin Thailand di final dan gelar pemain terbaik jatuh ke tangan Kiatisuk ‘Zico’ Senamuang yang kini jadi pelatih utama Thailand.

Thailand sedang jadi raksasa

via metrotvnews.com
Teerasil Dangda, pemain Thailand yang jadi top scorer Piala AFF 2016. (Sumber: metrotvnews.com)

Thailand yang udah menangin 5 pertandingan sepanjang AFF tahun ini diprediksi kembali tampil memukau. Teerasil Dangda, penyerang Gajah Perang juga lagi on fire dan cetak gol terbanyak, yaitu 5 gol.

Kalo kata statistik 11v11.com, Indonesia menang 24 kali, seri 14 kali, dan kalah 36 kali dalam 74 head to head lawan Thailand sejak 1957. Dari situ, Indonesia punya kemungkinan menang 32,43% doang.

Oke, cukup ngomongin masa lalu dan angka. Gimana kata pengamat sepak bola? Anton Sanjoyo dikutip thejakartapost.com, Rabu (14/12) bilang kalo stamina pemain Thailand lebih unggul karena pemainnya lebih banyak ikut turnamen lokal atau Internasional.

via thejakartapost.com
Suporter bola Indonesia berjubel membeli tiket Final AFF 2016 Indonesia vs Thailand yang digelar di Stadion Pakansari Bogor, 14 Desember. (Sumber: thejakartapost.com)

“Pemain Indonesia yang aktif di turnamen sedikit jumlahnya,” kata Anton merujuk Andik Vermansyah yang main di Selangor FA Malaysia dan Stefano Lilipaly main di SC Telstar Belanda. Indonesia masih punya kesempatan menang, tapi tipis banget.

Menghitung semangat dari dukungan suporter, Indonesia diprediksi bisa menang tipis atau seengganya seri saat menjamu Thailand di Stadion Pakansari Bogor, nanti malam. Kalo Genmuda.com sih berharap Indonesia bisa menangin final ini dan untuk pertama kalinya cium emas Piala AFF 2016. Engga ada salahnya dong tetep berharap meski jalan segitu curamnya? Gimana menurut Kawan Muda? Tulis dukungan kamu di bawah ini, ya. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.