Selasa, 22 September 2020

Genmuda – Risiko atau yang biasa Kawan Muda bilang ‘resiko’ merupakan suatu proses sebab akibat yang harus ditanggung konsekuensinya. Dalam KBBI kata ini diartiin sebagai akibat suatu tindakan yang kurang nyenengin atau berbahaya.

Meski demikian, sebuah risiko pastinya pernah kamu ambil dalam hidup kamu walau engga kamu sadari. Contoh kecilnya saat kamu di sekolah/kampus. Kamu mutusin engga mau nyicil belajar sebelum UAS, akibatnya kamu harus belajar sistem SKS dan berpotensi punya nilai jelek. Itu adalah jenis risiko yang udah kamu ambil.

Menurut Chris Hudson, seorang public speaker yang rutin membahas mengenai permasalahan remaja, terdapat beberapa risiko yang emang harus diambil sama anak muda dan punya manfaat positif bagi mereka.

Doi berpendapat bahwa risiko yang diambil oleh remaja mampu memberikan pengalaman berharga buat mereka. Meski berbuah kegagalan, hal itu merupakan dampak positif dan relatif aman dari risiko yang udah diambil.

Namun ada juga risiko yang berdampak negatif, contohnya kamu kebut-kebutan tanpa alat pengaman, merokok, mencuri, seks bebas, atau banyak mengonsumsi alkohol. (Tanpa dijelasin panjang lebar kamu juga tau efek negatifnya lebih banyak daripada positifnya).

Walau banyak yang bilang pengambilan risiko pada usia remaja sering diibaratkan sebagai tindakan pemberontakan, namun hal itu sebenernya kurang pas gaes. Chris bilang bahwa pengambilan risiko saat remaja justru erat kaitannya sama pembentukan identitas dan mencari tau peran mereka bagi orang tua serta masyarakat.

Berani mengambil keputusan

Ambi risiko tentu perlu nyali besar. Secara engga langsung, kamu kan harus siap menerima hasilnya nanti. Oleh sebab itu rasa keberanian tersebut penting diasah saat kamu masih muda. Gimana mau jadi pemimpin buat diri kamu sendiri kalo masih ragu-ragu mengambil keputusan?

Terbiasa menghadapi tekanan

Percaya deh, setiap orang di dunia itu punya masalah hidup yang beda-beda. Otomatis tekanannya pun berbeda-beda. Kalo kamu belum terbiasa berhadapan sama risiko kecil, gimana berhadapan sama risiko besar yang menyangkut keputusan banyak orang?

Mengembangkan identitas

Kalo kamu masih nyari, terus nemuin identitas diri kamu mau seperti apa, sekaranglah saatnya mengembangkan itu semua dengan mengambil risiko. Misalnya kamu udah mantep jadi entrepreneur, lalu mengalami kegagalan dari keputusan yang kamu ambil, kenapa engga kamu lanjutkan dengan terus belajar dari kegagalan tersebut.

Nah, kalo melihat aspek di atas engga ada salahnya dong buat kamu berani mengambil risiko di usia muda, tentunya ‘risiko’ yang dimaksud adalah risiko positif ya. Buktinya banyak anak muda yang pernah Genmuda.com wawancarai bernani mengambil segala risiko demi mencapai kesuksesan. Kalo kamu bisa belajar dari sekarang, ngapain nunggu nanti? (sds)

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.