Minggu, 27 November 2022

Genmuda – Sebuah peribahasa Inggris bilang bahwa “A good product will always sells itself.” Dalam bermusik, penampilan yang jujur, lepas, dan akrab termasuk salah satu produk yang disajiin selain musiknya. Besar kemungkinan musisi whole package kayak gitu dapet penggemar baru di tiap konsernya.

Teori itu terbukti dalam penampilan artis-artis Java Jazz Festival 2017. Di antaranya, panggung Danilla Riyadi dan Goodluck Heiwa, Jumat malam (3/3). Bisa dibilang, keduanya merupakan contoh “kuda hitam” yang mampu menarik minat pengunjung di antara line-up lebih senior dan menginternasional macam The Groove, Kirk Whalum, atau Arturo Sandoval.

Kurang strategis, tapi penampilan tetep asyik

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Danilla berhasil hibur penonton dan dapet penggemar baru dengan penampilan whole package doi meski tampil di panggung Demarjors yang letaknya agak susah dicari. Panggung yang berada di dalam cafe itu dari luarnya keliatan seperti acara lain yang bukan merupakan bagian dari JJF 2017.

“Aku padahal udah lewat sini begitu masuk dari pintu depan. Tapi kebablasan karena panggungnya Danilla mojok banget. Setelah tanya panitia dan liat-liat peta, baru aku tau kalo panggung Demajors ada di dalam cafe,” tutur Briella (20) kepada Genmuda.com setelah nonton penampilan Danilla yang dimulai dari 19.30 WIB.

Becanda santai

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Meski begitu, Danilla yang di atas panggung engga segan becanda sama salah satu temennya di bawah panggung bikin suasana makin hangat. “Dia ini ya harusnya ada di sini ngiringin gue nyanyi. Cuma, hari ini keburu dibooking penampil panggung lain jadinya dia cuma nonton,” kata cewek yang bawain lagu “Berdistraksi” sambil memceritakan temennya kepada penonton lain.

Penampilan cewek kelahiran 1990 itu engga usah ditanya. Suara merdu dan penghayatannya bikin penonton baper sendiri. “Pengen nangis bahagia setelah nonton konsernya (Danilla),” tutur Bella (17). Siswi SMA 29 Jakarta itu masih gemetar sewaktu Genmuda.com wawancara karena saking senengnya selfie bareng Danilla.

Adel (23) jadi contoh ‘fans baru’ setelah nonton penampilan live Danilla. “Aku baru pertama kali liat konser Danilla. Suka banget sama permainan pianikanya di atas panggung. Jadi pengen dengerin  lagu-lagunya lagi,” cerita doi.

Udah paling belakang, ditimpa ujan pula

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Nasib serupa juga menimpa Goodluck Heiwa. Duet keyboard-drum asal Jepang itu main di panggung outdoor Transvision yang letaknya di area belakang. Lebih sialnya lagi, hujan turun ketika mereka naik panggung. Penonton awal pun cuma beberapa belas orang doang.

Begitu mulai, entah kenapa hujan mereda dan beberapa gelintir pengunjung mulai nontonin. Masuk lagu ketiga, jumlah penontonnya makin banyak. Selain karena musiknya yang tergolong “gila banget,” ekspresi Takuji Nomura yang mencetin tuts keyboard dengan santai dan Daichi Ito yang ngedrum kayak cacing kepanasan sambil bersiul jadi tontonan seru.

Musik harmonis (pake banget)

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Meski cuma dua instrumen, musiknya kedengeran penuh banget. Takuji dan Daichi pinter bersahut-sahutan. Mengingat chemistry keduanya terbangun karena kedua temen SMA ini udah manggung sejak 2004. Musik yang ada nuansa New Orleans, RnB, dan Breakbeats ini bikin penonton manggut-manggut dan jumlahnya makin banyak.

“Gue baru denger Goodluck Heiwa engga lama. Itu pun dikasih tau temen. Setelah lagunya gue denger, gue tertarik nonton penampilannya. Gila. Penampilan mereka keren banget. ‘Jepang banget!’,” kata Adhi (27) yang pengen ngulik lagu-lagunya Goodluck Heiwa di YouTube.

Ada pula Agnes (28), ikut terkesima sama permainan Takuji dan Daichi. “Sumpah. Permainan Takuji harmonis banget. Gimana kalo nanti dia main full-band,” tutur cewek yang juga main keyboard ini.

Rejeki emang engga bakalan ke mana-mana

©Genmuda.com/2016

Lebih kerennya lagi, Danilla dan Goodluck Heiwa naik panggung bersamaan dengan penampilan musisi yang lebih senior. Ketika Danilla manggung, Emma Larsson juga main di panggung dalam Hall C2. Sementara itu, Ron King Big Band di Tebs Stage lagi panas-panasnya ketika Goodluck Heiwa naik panggung.

Kesimpulannya sederhana banget, Kawan Muda. Ketika udah ngelakuin kerjaan secara maksimal, rejeki engga bakal pergi jauh-jauh kok. Eniwei, kamu juga bisa buktiin sendiri kok kutipan bijak barusan di Java Jazz Festival yang masih berlangsung sampai hari Minggu 2017. See you! (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.