Minggu, 20 September 2020

Genmuda – Dalam film, buku, atau bahkan sejarah lisan, seorang pemimpin kerap dikisahkan sebagai tokoh agung yang emang dianugerahi jabatan kepemimpinan entah itu oleh dewa, tuhan, atau kekuatan lain yang lebih tinggi dari logika. Mereka pun menurunkan sifat-sifat itu ke pemimpin selanjutnya.

Ada pula kisah yang selalu nunjukin kalo hanya mereka yang terkuat di suatu bidang lah yang bisa jadi pemimpin. Well, sebenernya engga gitu sih. Kecuali kamu masih ada di jaman purba, ketika posisi pemimpin ditentuin berdasarkan kekuatan atau istilah sainsnya, primus interpares. Pernah denger dong?

Melalui sistem demokrasi turut mengubah hal. Dengan pemungutan suara, mereka yang dipercayalah yang bisa ditunjuk sebagai pemimpin. Kesempatan buat semua orang pun makin merata. Nah, hal-hal di bawah inilah yang jadi karakteristik pemimpin pilihan berdasarkan sains:

1. Kerja keras

Kalo kata Pak Jokowi: ‘AYO KERJA!’ (Sumber: selangorkini.my)

Orang di seluruh dunia tuh suka dengan sosok pekerja keras. Engga percaya? Liat deh tokoh-tokoh yang populer dan dicintai dari banyak film. Pasti tokoh seperti Naruto, Captain America, Wolverine, atau tokoh Park Shin-Hye di film ‘Miracle in Cell no. 7’ jadi karakter yang paling menonjol karena sifat keras dan pantang menyerah.

2. Kesempatan

Realistis, bruh. Kalo engga ada kesempatan, kamu engga mungkin bisa dilirik jadi pemimpin. Contoh gampangnya gini deh. Kalo di sekolahmu engga ada yang namanya ajang pemilihan Ketua OSIS, engga mungkin kan kamu bisa jadi ketuanya. Selain itu, kamu juga butuh kesempatan yang pas agar kerja kerasmu dilirik orang. Karena itu ada pepatah yang bilang, ‘kesempatan emas engga dateng dua kali, apalagi tiap bulan kayak PMS’. He-he.

3. Adaptasi

Lebih nyaman ngobrol dan belajar bareng temen dekat atau musuh bebuyutan? Pertanyaan klasik itu sebenarnya nunjukin kalo adaptasi tuh penting. Dengan beradaptasi, seseorang bakal punya selera, karakteristik, atau pola pikir yang sama dengan lingkungan sekitar. Dengan kata lain identitas mereka bisa berubah sesuai lingkungannya.

Nah, kesamaan identitas inilah yang jadi salah satu faktor yang bikin orang dipilih jadi pemimpin. Kalo kata Zygmunt Bauman dalam jurnal yang diterbitkan Universitas Cambridge AS 2001, “Proses penyesuaian diri (Identification) terjadi sepanjang masa, baik secara suka rela ataupun terpaksa.” Intinya, kamu perlu beradaptasi. Jangan egois.

4. Selera

Kalo pakai ilmu ekonomi, seorang pemimpin tuh bisa diibaratkan sebagai sebuah produk. Untuk ngejual sebuah produk, seseorang perlu nyari tau selera pasar. Calon pemimpin pun perlu tau permasalahan dan keresahan yang dirasain orang-orang di sekitarnya. Ketika punya solusi mengatasi keresahan itu, barulah orang mau nunjuk doi sebagai pemimpin.

5. Postur dan pembawaan

Berdasarkan eksperimen sosial yang dilakukan tim National Geographic dalam acara Brain Games 11 Maret 2014, postur seseorang sangat mempengaruhi kepemimpinannya. Misalnya, orang yang bertolak pinggang keliatan lebih dominan daripada orang yang merengut.

Kata Coren Apicella, asisten profesor Universitas Pennsylvania AS di acara itu, “Body language merupakan faktor penunjang kepemimpinan seseorang di segala situasi.” Postur dan pembawaan pun bisa merangsang otak untuk meyakinkan diri sendiri bahwa kamu emang leader material.

Kesimpulannya, posisi pemimpin yang lagi kamu incar cuma bisa kamu dapat dengan upaya sunguh-sungguh. Menurut Albert Einstein, sepak terjang kita di dunia ditentukan oleh 1% bakat bawaan lahir dan 99% kerja keras. Menurut kamu, faktor apa lagi yang mempengaruhi kepemimpinan seseorang? Kasih tau Genmuda.com di kolom komentar ya, nanti kita godain tulis artikelnya!

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.