Selasa, 18 Januari 2022

Genmuda – Atlet adu cepat Indonesia sebenarnya terbukti cepat dan mendominasi loh, gaes. Dari banyak cabang olahraga, sejauh ini udah diprediksi kalo prestasinya berasal dari cabang olahraga (cabor) lari, berenang, dan balap motor.

Indonesia punya Lalu M Zohri pada cabor lari 100 meter. Dia raih prestasi tercepat pada Kejuaraan Dunia Atletik Junior di Tampere, Finlandia, sekitar Juli 2018. Begitu pulang, Zohri berkesempatan diberi selamat langsung oleh Pak Jokowi.

Di cabang berenang, ada Yessy V Yosaputra pada renang putri dan I Gede Siman Sudartawa pada renang putra. Keduanya sukses sumbang emas buat Indonesia pada gelaran SEA Games 2011.

Prestasi para pemutar tuas gas Indonesia juga mentereng di ajang internasional. Misalnya, tiga pembalap ini karena mereka pernah bikin “Indonesia Raya” berkumandang.

1. Gerry Salim

via warungasep.net
Foto resmi Gerry di tim RedBull KTM. Dulu, doi anak Astra Honda Racing Team. (Sumber: warungasep.net)

Balapan sejak 2011, Gerry Salim mengantongi banyak gelar juara. Prestasi terakhirnya disabet pada gelaran Asian Road Racing Championship 2017 kelas Asia Production 250. Gerry meraih 7 kali podium puncak dan juarai turnamen. Sekarang, cowok kelahiran 19 April 1997 itu dikontrak tim RedBull KTM pada kompetisi MotoGP Rookies Cup.

2. Rheza Danica

via Istimewa
Rheza angkat piagam juara. (Sumber: Istimewa)

Pesaing Gerry pada kontes ARRC 2017 kelas AP250 tak lain tak bukan, Rheza Danica dari Astra Honda Racing Team (AHRT). Namun, Rheza harus puas menyelesaikan kompetisi di peringkat 4. Itu tahun lalu. Pada AARC 2018, dirinya makin jago dan mendominasi 6 balapan pertama dengan poin 123. Semoga bertahan sampai akhir!

3. Galang Hendra Pratama

via Tribun Sport
Galang foto bareng Menpora Imam Nahrawi. (Sumber: Tribun Sport)

GHP bukan nama baru dalam ajang balapan motor. Pembalap binaan Yamaha Indonesia itu bertanding di WorldSSP 300 dan menang pada seri 9 di Jerez, Spanyo, 2017. Prestasi itu dia ulangi lagi pada WorldSSP 300 di Sirkuit Brno, Republik Ceko, Juli 2018.

Selain tiga pembalap itu, Indonesia masih punya nama lain. Misalnya, Mario Suryo Aji yang berada di posisi kedua kontes ARRC 2018. Teman satu timnya, Awhin Sanjaya berada di posisi 6. Pada posisi 5-nya, ada Andy Muhammad Fadly dari tim Manual Tech KYT Kawasaki Racing.

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.