Jum'at, 30 Oktober 2020

Genmuda – Kayak yang kita tau, Amerika berhasil bikin kita percaya kalo ada loh manusia yang berhasil ke luar angkasa dan mendarat di bulan. Tapi gak tau sih itu ada beneran apa enggak, ya semoga aja bener ya. Dengan semua konspirasinya, kita jadi percaya kalo NASA beneran kerja buat kirim manusia ke luar angkasa.

Tapi buat sebagian orang ada juga yang gak percaya sama kerjanya NASA selama ini. FYI, NASA adalah lembaga antariksa Amerika, dan kepanjangan dari National Aeronautics Space Administration. Mereka kan katanya mau ngirim manusia ke Mars, eh tapi gak jadi…

Loh, kenapa gak jadi?

Related image
Yah gak jadi kayak di film The Martian dong. (Sumber: MenXP.com)

Sebenernya sih bisa-bisa aja NASA ngirim manusia ke bulan, cuma ternyata masalahnya bukan tentang perlengkapan, tapi tentang budget yang udah gak ada lagi. Dilansir dari Futurism, penanggungjawab pemberangkatan manusia ke Mars, William H. Gerstenmaier baru aja mengaku kalo perusahaannya gak bisa ke memberangkatkan manusia ke Mars karena anggarannya udah abis.

“Saya gak bisa mengirim manusia ke Mars, dan alasannya tidak lain dan tidak bukan adalah karena anggaran yang udah kami jelaskan, ternyata udah naik 2 persen, dan kami gak punya lagi sistem yang tersedia di permukaan Mars. Untuk masuk, turun dan mendarat adalah tantangan besar kami di Mars.” ujar Gerstenmaier di American Institute for Aeronautics and Astronautics.

Emang roket dan pesawatnya kayak apa sih?

Image result for sls rocket orion
Ini nih roketnya, namanya SLS. (Sumber: SpaceNews)

Jadi rencananya, manusia yang akan dikirim ke Mars nanti bakal diluncurkan dengan SLS (Space Launch System) dan juga pake pesawat luar angkasa Orion. SPS ini tingginya 8,4 meter, dan biaya pengerjaan yang diperkirakan dari Februari 2014 sampe September 2018 ini adalah sekitar 7 miliar dolar AS. Gak usah dikurs ke rupiah ya, karena pasti 0-nya gak cukup.

Tapi sampe tahun 2017 ini, biayanya udah membengkak sampe 18 miliar dolar AS. Biaya ini ternyata belum mencakup beberapa bagian pesawat, jadi diperkirakan bakal lebih membengkak. Selain pake roket SLS, pesawat yang nanti diluncurkan adalah ‘Orion Multi-Purpose Crew Vehicle’.

Related image
Kalo yang ini Orion, pesawatnya. (Sumber: NASA)

Pesawat Orion ini rencananya akan ngebawa 4 orang astronot dan mengitari orbit rendah Bumi. Pesawat ini juga bisa membawa cadangan makanan buat para astronot yang lagi kerja di International Space Station (ISS) jika diperlukan. Orion ini bahkan udah mengalami misi eksplorasi sampe sebanyak 11 kali. Selama pembangunannya, Orion udah menghabiskan anggaran sebesar 11 juta dolar AS.

Terus selain karena budget, apalagi sih kira-kira hambatan proyek ini?

Related image
Jadi, cerita di film The Martian gak bakal terjadi ya… (Sumber: Fox Movies)

Banyak banget. Meskipun manusia udah sering eksplor luar angkasa, tetep aja pasti akan susah ngirim manusia ke Mars, tempat yang jelas jauh, dan udaranya beda. Tapi selain itu, apalagi ya kendala lainnya?

Jaraknya jauh banget! Pergi ke Bulan yang tiap hari muterin Bumi aja jauh, apalagi ke Mars. Udah gitu, sehari di Mars ternyata lebih lama 4o menit dibanding di Bumi. Gravitasi di permukaan Mars juga rendah, yaitu 38 persen lebih rendah dari Bumi. Di permukaannya juga banyak batu besar, jadi mungkin akan susah untuk mendarat. Radiasi di planet merah ini juga bisa membahayakan manusianya itu sendiri. (sds)

Comments

comments

Fiany Intan Vandini
The youngest reporter on the 2nd floor of Gen Muda Office.