Kamis, 1 Oktober 2020

Genmuda – Memasuki minggu kedua Januari, sebuah film dari Negeri Gajah Putih berjudul “A Gift” akhirnya tayang di Indonesia. Kawan Muda yang suka nonton film drama romcom khas Thailand pasti udah engga sabar nungguin film ini.

Menggunakan musik sebagai elemen utama cerita, film ini berusaha menggabungkan tiga cerita romantis di dalam satu film. Selain itu, ketiga jalan cerita tersebut terinspirasi oleh lagu-lagu yang ditulis dan dikarang oleh Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej, yang wafat pada 13 Oktober 2016. Oleh karena itu, judul film “A Gift” emang dipersembahkan bagi sang raja dan seluruh rakyat Thailand.   

Tiga cerita romatis jadi satu

via: Instagram.com
(Sumber: Instagram.com/PhonJakFah)

Kamu mungkin sering nonton film yang menggabungkan beberapa jalan cerita dalam satu film. Hal tersebut juga ada dalam film keluaran rumah produksi GDH dan Singha Corporation ini, dengan tiga cerita romantis yaitu, “Love at Sundown,” “Still on My Mind,” dan “New Year Greeting.”

Cerita pertama menceritakan romansa dua sejoli muda bernama Beam (Naphat Siangsomboon) dengan Pang (Violette Wautier). Ibarat lagi blind date kedua orang ini dipertemukan dalam sebuah acara gladiresik penghargaan beasiswa buat menggantikan peran perdana menteri Russia bersama dengan istrinya.

Jalan cerita soal anak muda dengan rayuan-rayuan anak kuliahan bakalan kamu temuin pada cerita pertama ini. Singkatnya, cerita ini kayak istilah benci-benci jadi cinta. *tsah.

Pada cerita selanjutnya kau bakalan ketemu sama cerita drama keluarga Fa (Nittha Jirayungyurn), dimana ayahnya mengalami penyakit alzimer. Doi pun berusaha merawat sang ayah yang tinggal seorang diri selepas ibunya meninggal.

Di sini Fa akhirnya ketemu sama Aey (Sunny Suwanmethanont) seorang tukang stem piano. Cowok ganteng ini pun berusaha membantu Fa yang mempercayai kalo ayahnya bisa sembuh dengan memainkan lagu kenangan antara sang ayah dengan mendingan ibunya.

Sedangkan di cerita ketiga, kamu bakalan reuni sama dua pemeran “Hello Stranger” (2010), Chantavit Dhanasevi dengan Nuengthida Sophon sebagai Llong dan Kim. Keduanya menyajikan cerita komedi orang kantoran yang bahu membahu-membahu membuat sebuah grup musik.

Llong sendiri awalnya adalah seorang vokalis band metal yang putus asa dan memutuskan pindah menjadi seorang analis keuangan. Sedangkan Kim berusaha membujuk Llong buat melatih rekan-rekan di kantor mereka untuk membuat grup musik yang bisa menyalurkan kesenangan tiap-tiap orang.

Semua perasaan campur aduk

via: Instagram
(Sumber: Instagram.com/PhonJakFah)

Tiga cerita yang tawarin film “A Gift” pada dasarnya komplit menyajikan emosi serta pesan yang berbeda. Adanya penjelasan soal lagu yang menjadi judul cerita juga bisa Kawan Muda pahami secara baik.

Meski setiap bagian punya porsinya masing-masing, kamu justru engga bakalan bingung sama jalan ceritanya. Baik cerita pertama sampe ketiga, semuanya terasa mulus buat disimak tanpa ‘maksa’ dan bikin penonton bingung.

Kendati secara pribadi penulis punya satu cerita favorit sampe yang biasa aja, namun secara keseluruhan film ini berhasil nawarin kamu jalan cerita romcon yang berbeda dibandingkan film-film Thailand lainnya. Tentunya bukan cuma cerita romantis seputar pacar aja yang dibahas di sini, tapi juga kepada keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat di sekitar kita.

Kalo pun ciri khas ‘pesan tersirat’ dalam film Thailand sering bikin kesel, namun penulis ngerasa hal itu lumrah serta menjadi hak setiap penonton buat menentukannya sendiri. Terlepas dari itu, secara keseluruhan film persembahan bagi rakyat Thailand ini emang berhasil menularkan perasaan bahagia dan baper abis.

Jadi jika Kawan Muda suka nonton film roncom jelas “A Gift” engga boleh kamu lewatin. Film ini ditayangkan di Indonesia pada tanggal 11 Januari 2017 di bioskop CGV Blitz. Berikut trailernya gaes!

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.