Kamis, 13 Mei 2021

Genmuda – Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta engga lagi jadi sekedar venue ternama Tanah Air, terutama 3-5 Maret ini. Area seluas sekitar 44 hektar itu resmi jadi tempat bertukar pikiran para musisi Jazz dalam dan luar negeri dalam Java Jazz Festival 2017.

Penampilan artis luar negeri macam Arturo Sandoval, Anthony Strong, Wotjek Pilichowski, Blood Sweat and Tears, Incognito, Kirk Whalum, Ron King Big Band, Sergio Mendes, ataupun Zap Mama “haram” buat dilewatin. Penampilan mereka bukan cuma keren, tapi bisa juga jadi inspirasi musik.

Sedangkan Tulus, Glenn Fredly, Tompi, Tiyo Alibasjah, Radhini, Amelia Ong, dan Barry Likumahuwa merupakan perwakilan musisi Indonesia. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Java Production juga nyiapin musisi non-Jazz buat tampil di acara ini.

Dewi AL Gontha selaku Direktur Utama Java Festival Production lewat konferensi pers 1 Maret lalu bilang kalo musik musisi tersebut bakal diadaptasi supaya masuk ke sesuai tema acara. Nah, di bawah ini adalah musisi Indonesia bukan Jazz yang patut ditunggu penampilannya menurut Genmuda.com.

1. 90s Hip Hop All Star

Iwa K, NEO, dan Sweet Martabak bakal reuni lagi dalam satu penampilan. Pada era 90-an dulu, mereka pernah kolaborasi ngerap diiringi irama RnB sambil bawain lagu “Bebas.” Seandainya lagu hits itu dibawain dengan irama Jazz, bakal kayak gimana ya penampilannya? Jadi penasaran nih sama penampilan mereka di Java Jazz Stage hari kedua, 21.30 WIB nanti.

2. Armand Maulana

Vokalis Gigi ini bakal tampil di Transvision Stage hari ketiga, 20.30 WIB. Baru-baru ini, doi baru luncurin sebuah single side project doi, berjudul “Sebelah Mata.” Karena lagunya diproduseri Lale Maliq & D’Essentials dan Nino RAN, nuansa lagu popnya terasa agak Jazzy. Semoga aja doi bakal diiringi Lale dan ditemenin Nino di panggung nanti.

3. Tohpati Bertiga

Apa jadinya gitaris dengan skill klasik yang suka bawain rock instrumental main di panggung Jazz? Itulah Tohpati Bertiga. Yang udah-udah, Tohpati Bertiga tetep mainin musik instrumental khas doi tapi dimasukin singkop-singkop ganjil.

4. Barasuara

Wahai anak-anak kekinian, pantengin panggung Hall A1 di hari ketiga JJF, pukul 16.00 WIB karena ada Barasuara manggung. Iga cs bakal kolaborasi sama musisi instrumen tiup Ron King Big Band. Ron King udah langganan banget bikin musik bukan Jazz kedengeran Jazzy di festival musik yang dicetus Peter F Gontha ini.

5. Soundwave

Sementara anak-anak side stream enjoy musiknya Barasuara, anak-anak EDM bisa pantengin Soundwave di GAZEBO Stage, selepas tengah malam hari kedua. Saatnya Jevin Julian dan Rinni Wulandari tunjukin keahlian mereka mem-fusion lagu elektronik dengan Jazz.

6. G-Pluck

Penggemar The Beatles pastinya kenal dengan G-Pluck, band yang sangat terinspirasi dari Sang Legenda. Mereka biasa tampil bawain lagu The Beatless dengan dandanan dan aksi panggung yang mirip. Ada yang bilang, musiknya Paul McCartney cs itu emang agak Jazzy, tapi apakah G-Pluck yang tampil di Java Jazz Stage hari kedua pukul 23.30 WIB itu bisa “masuk” dengan musisi lain?

7. Junior Soemantri

Musisi solo yang engga pernah bilang doi musisi Jazz ketika diwawancarai ini tampil di Demajors Stage hari pertama, pukul 17.45 WIB. Di sela-sela penampilannya di Cafe EarHouse Tangsel beberapa bulan lalu, doi bilang genre lagu-lagunya lebih nyerempet melayu klasik meski emang kedengeran Jazzy.

8. Endah N’ Rhesa X DUADRUM

Endah N’ Rhesa dalam situsnya bilang kalo nuansa Jazz ada di dalam musik mereka. Namun, Denny Sakrie dalam buku 100 Tahun Musik Indonesia secara spesifik bilang musiknya duet suami-istri itu lebih menjurus ke Folk. Di Java Jazz Stage hari ketiga, pukul 17.15 WIB nanti, mereka bakal kolaborasi sama DUADRUM. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.