Rabu, 12 Agustus 2020

Genmuda – Sepakbola modern berkembang dengan cepat dalam satu dekade ke belakang. Pemilik klub besar Eropa pun gak cuma mengincar banyak gelar, tapi menjadikan klub mereka sebagai bisnis menjanjikan.

Salah satu hal yang paling menarik dalam sepakbola selain ngomongin masalah gelar, tentunya fenomena bursa transfer. Seperti lo tau, jual beli pemain dengan nilai transfer besar jadi magnet tersendiri untuk mendatangkan keuntungan dan sponsor.

Saat sebuah klub membeli pemain bintang, maka udah jadi hukum alam jika ada fans dari mantan klub si pemain bakal emosi dan gak terima pemain bintang mereka ganti seragam. Apalagi kalo mereka malah pindah ke tim rival.

Meski fenomena itu dianggap wajar, tapi kasus 7 pemain ini nampaknya terlalu membekas di hati fans mantan klubnya sehingga mereka dicap sebagai pengkhianat. Ada siapa aja nih? Yuk, langsung simak ulasannya di bawah:

7. Gonzalo Higuain ke Juventus

via: Juventus
(Sumber: Juventus.com)

Dipinang oleh Napoli dari Real Madrid di tahun 2013 menjadikan penampilan Higuain kembali tajam. Tercatat doi berhasil mencetak 91 gol dari 146 laga bersama Napoli. Performanya yang apik bikin bomber Argentina itu dieluh-eluhkan sebagai suksesor legenda Napoli dan Argentina, Diego Maradona.

Sayangnya, Higuain cuma betah merumput di kota Naples selama tiga tahun. Fans Napoli kemudian ngamuk pasca tau kalo penyerang mereka pindah ke klub rival, Juventus. Bahkan Maradona sempat menyebut Higuain sebagai ‘Pengkhianat’ saat hari ulang tahunnya.

6. Robert Lewandowski ke Bayern Munich

via: Skysport
(Sumber: Skysport)

Menjadi salah satu pemain kunci dalam raihan dua gelar Bundes Liga bersama Borussia Dortmund musim 2010/2011 dan 2011/2012 menjadikan tim-tim besar Eropa tertarik mendatangkan Lewandowski. Real Madrid dan Arsenal jadi dua tim teratas yang dikaitkan oleh pemain Polandia itu.

Setelah spekulasi cukup alot, di akhir kontraknya sang pemain malah memilih pindah ke tim rival, Bayern Munich, dengan status bebas transfer. Sejumlah fans Dormund yang kesal karena bintang mereka pindah secara cuma-cuma, akhirnya memilih mencuri pelek mobil Porsche sang pemain.

5. Carlos Tevez ke Manchester City

via: The National
(Sumber: Getty Images)

Mirip-mirip kayak Higuain, setelah meraih gelar juara bareng Manchester United musim 2008/2009, Carlos Tevez memutuskan pindah ke tim tetangga. Kasusnya makin runyam karena si pemain melanggar kontrak kausalnya.

Pemain Argentina itu berdalih pindah ke Manchester Biru karena hubungannya sama Sir Alex gak akur. Tapi fans The Red Devil udah terlanjur sakit hati dan menyebut Teves sebagai pengkhianat sekaligus mata duitan.

4. Sol Campbell ke Arsenal

via: Daily Post
(Sumber: Daily Post)

Sembilan tahun di Tottenham Hotspur gak menjadi jaminan bagi Campbell untuk selalu tetap setia. Fans Spurs dibikin patah hati setelah bek tangguh itu pindah ke tim rival, Arsenal di tahun 2001.

Permasalahannya gak hanya sekedar pindah secara gratis ke The Gunners, melainkan ia ikut merasakan periode emas di Arsenal. Fans Spurs yang gagal move on sempat mengolok-olok Campbell bahkan tiga diantaranya mendapatkan sanksi FA karena ketawan melakukan tindakan rasis.

3. Luis Figo ke Real Madrid

via: Talk Sport
(Sumber: Talk Sport)

Setelah menjadi Raja di Camp Nou, publik Catalan sempat membenci sosok pemain Portugal ini lantaran doi pindah ke Real Madrid. Selain dijuluki mata duitan, Figo sempat disoraki dan ditimpuki dalam Laga El Clasico pertamanya berkostum El Real.

Beruntung sang pemain gak mendapati luka serius. Kendati demikian, tahun-tahun berikutnya publik Camp Nou menerima keputusan mantan bintang mereka dan Figo lebih dikenal sebagai legenda Real Madrid.

2. Ashley Cole ke Chelsea

via: Mirror
(Sumber: Mirror)

Pemain jebolan akademi Arsenal sekaligus salah satu starting XI dari tim Invincibles Arsenal ini menuai kontroversi setelah memutuskan pindah ke The Blues setahun setelah menjuarai liga pada musim 2003/2004. Kala itu Chelsea sedang naik daun berkat sokongan dana dari Roman Abrahamovic.

Atas keputusan tersebut, sejumlah fans memberikan julukan ‘Cashley’ alias ‘Ashley yang mata duitan’. Drama masih belum selesai karena Cole sempat mengklaim dirinya merasa tertekan karena nilai kontrak yang rendah dan ancaman fans.

1. Ronaldo da Lima ke empat tim besar

via: Soccer Planet
(Sumber: Soccer Planet)

Legenda sepakbola Brasil ini juga gak luput dari cemohan dan label pengkhianat dari sejumlah mantan klubnya. Gimana enggak, Ronaldo Da Lima soalnya pernah membela 4 tim berbeda dimana keempatnya punya rivalitas yang kuat.

Pertama doi bermain untuk Barcelona (1996-1997), disusul Inter Milan (1997-2002), Real Madrid (2002-2007), dan AC Milan (2007-2008). Walau keempatnya tim besar, ia tetep dianggap pemain mata duitan dan gak punya loyalitas pada satu tim. (Karena jago sih, jadi bebas ya mau main dimana aja).

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.