Kamis, 20 Januari 2022

Genmuda – Pernah kepikiran gak punya alat Doraemon yang bisa buat baca pikiran orang? Para cowok pasti akan seneng banget nih kalo punya alat ini, supaya mereka gak usah menebak-nebak lagi apa yang ada dipikiran cewek ketika mereka ditanya, dan jawabannya ‘GAPAPA’.

Bisa baca pikiran atau lebih dikenal sama istilah telepati ini sebenernya beneran ada, dan beberapa orang diberkahi dengan bakat atau kemampuan ini sejak lahir. Tapi karena gak semua orang punya, akhirnya beberapa orang cerdas pun kepikiran buat bikin alat yang bisa baca pikiran orang lain. Wah, keren!

Alat ini beneran bisa baca pikiran kamu loh!

Image result for mary lou jepsen open water

Mantan eksekutif media sosial terbanyak penggunanya sedunia yakni Facebook yang punya ide ini. Mary Lou Jepsen yang sekarang punya perusahaan Startupnya sendiri yaitu Open Water, akhirnya punya ide dan sekarang lagi mencoba buat bikin alat setara MRI buat membaca pikiran atau gerak dari otak manusia.

Jadi, Lou Jepsen ini sebenernya pengen bikin alat MRI untuk otak yang lebih kecil, lebih murah, dan lebih gampang digunakan untuk diaplikasikan di bidang kesehatan. Monitor otak ini sengaja di desain seperti topi. Nantinya alat tersebut diharapkan bisa membantu segala proses pemeriksaan otak seseorang, atau bisa juga dipakai buat membaca telepati melalui teknologi.

Tapi, gak cuma telepati atau baca pikiran aja sih…

Karena alat ini canggih banget, tentu penciptanya gak akan bikin alat cuma bisa buat 1 fungsi kerja aja. Selain buat baca kerja otak atau telepati, alat ini juga punya 4 fungsi lain, seperti:

  1. Berkomunikasi sama orang lain tanpa ngobrol atau lewat teks, tapi tinggal saut-sautan dalam pikiran aja. Jadi kayak di sinetron-sinetron gitu, –yang suara hatinya kedengeran. Tapi alat ini bakalan mendengarkan suara otak ya, bukan hati. Goks!
  2. Mencerna pikiran ke bentuk kata-kata dengan lebih cepat dari yang bisa kamu ketik atau ucapkan.
  3. Bisa membayangkan objek dan mengirimnya ke printer 3D.
  4. Menciptakan karya seni dari pikiran atau imajinasi kamu sendiri.

Berapa lama proses pembuatannya?

Alat yang disebut juga dengan istilah ‘wearable MRI’ ini disiapkan buat bisa digunakan dalam jangka waktu 10 tahun ke depan. Tapi penciptanya bilang, mungkin rancangnya bisa lebih cepat dikerjakan. Hal ini didukung sama argumennya,

“Saya pikir gak akan sampe 10 tahun pengerjaannya. Mungkin bisa kurang dari 1 dekade, mungkin bisa sekitar cuma 8 tahun pengerjaannya,” tutur Jepsen, dalam sebuah wawancara dengan CNBC.

Walau keliatannya hebat, banyak juga pertanyaan dan kekhawatiran jika alat ini bisa disalahgunakan sama beberapa pihak. Oleh sebab itu, Jepsen sengaja memberikan membatasan pembagian informasi pada penggunanya.

“Kita berusaha buat menciptakan topi yang hanya akan bekerja kepada orang yang pengen alat itu bekerja, lalu kita menyaring juga apa tentang informasi yang akan dibagikan. Jadi mereka akan membagikan apa yang mau mereka bagikan aja.” tambahnya.

Jadi, kalo nanti kiranya keluar. Kamu mau pengen punya gak gaes? (sds)

Comments

comments

Fiany Intan Vandini
The youngest reporter on the 2nd floor of Gen Muda Office.