Jum'at, 4 Desember 2020

Genmuda – Balik lagi di Hari Jumat, berarti muncul lagi rekomendasi playlist lagu anyar dari Genmuda.com chusus buat kamu. Ya, kamu. Kamu yang lagi bersemangat nyambut akhir pekan terakhir September.

Dari sederet lagu baru yang terbit, ada sebagian yang nuansanya mirip dengan cuaca sekarang. Yaitu, cuaca yang sedang galau beralih dari musim kemarau menyengat ke musih hujan dingin berangin. Biar paham rasanya, resapi aja 10 lagu di bawah ini.

1. “Two Ghosts” – Harry Styles

Para Team styles dibuat berspekulasi dengan kehadiran single “Two Ghosts.” Lagunya dimulai dengan lirik menceritakan sesosok bermata biru dengan bibir merah yang pernah mengisi hidup Harry. Dialah Taylor Swift, sang mantan yang diceritain di lagu curcol ini.

2. “Lessons” – Echosmith

Seolah melengkapi curcolan Harry Styles, Echosmith nyeritain dengan sangat terperinci rasanya pertama kali jatuh cinta di masa muda lewat lirik “Lessons.” Kata lirik lagunya, rasanya seperti yang dinyanyiin lagu-lagu cinta. Pas banget buat nemenin remaja pengen kode-kodein gebetannya.

3. “Keep Me Coming Back” – Guy Sebastian

Jebolan Australian Idol 2003 yang sekarang jadi bintang dunia ini juga deskripsiin rasanya jatuh cinta dengan sudut pandang yang lebih dewasa. Lagu tersebut merupakan single kedua jelang peluncuran album Conscious, 27 Oktober nanti. Sebelumnya, doi rilis single “High on Me.”

4. “superlit” – gnash Imad Royal

Lagu yang kedengeran nyenengin dan upbeat ini justru berisi lirik tentang orang yang habis putus cinta. Hubungannya begitu berantakan sehinga cekcok masih sering terjadi setelah putus. Satu-satunya cara biar gak galau terus, ya maksain diri untuk bersenang-senang (superlit) sendiri.

5. “Lost in This City” – Michael Kaneko

Lagu ini diperkenalkan Michael Kaneko sejak 2013, namun baru resmi rilis dalam EP Westbound, 25 Oktober mendatang. Single pertama yang juga merupakan pembuka EP tersebut nyeritain tentang orang yang dalam pencarian di sebuah kota.

6. “Terpesona” – Isyana Sarasvati feat Gamaliel

Pengalaman jatuh cinta Isyana waktu masih SMP terceritakan di lagu dan video klip “Terpesona.” Video klip lagu yang juga merupakan salah satu single album Paradox itu rilis bersamaan dengan perilisan albumnya, Rabu (27/9).

7. “Terasa Nyaman” – Abirama

Pada waktu yang sama dengan rilisnya album anyar Isyana, Abimara ngadain showcase sekaligus ngerilis single “Terasa Nyaman” di Jakarta. Lirik lagu jazzy itu bukan curcol lagi, melainkan curhat terang-terangan tentang orang yang lagi kasmaran.

8. “Kamu Cukup” – Delon

Lagu yang diputer serentak di sejumlah radio Indonesia sepanjang Jumat (29/9) ini berisi lirik gombal tentang cinta apa adanya. Cowok yang pengen nembak cewek idamannya dengan lagu cocoknya nyanyiin lagu ini pake gitar akustik di tengah cuaca yang mendung-mendung merinding.

9. “Salam untuk Hatimu” – Seventeen

Berasal dari album Pantang Mundur keluaran 2016, “Salam untuk Hatimu” diaransemen ulang dalam versi orkestra sehingga makin terasa patah hatinya. Liriknya nyeritain perasaan orang yang suka sama si doi yang sekarang udah punya pacar (lagi).

10. “Stay with Me” – RROB feat Fiona


Setelah melejit lewat debut album “Runaway” dan menjadi salah satu duo DJ yang diperhitungkan, RROB gak puas sampe di situ aja. Pada penghujung September 2017, duo DJ dan Produser yang beranggotakan Riri Mestica dan Electrooby itu kembali unjuk gigi lewat single berjudul “Stay With Me” yang dinyanyiin bareng penyanyi pendatang baru Fiona Smith.

BONUS: “Moonlight Satellite” – Dai Hirai

Lagu asik ini sebenernya rilis dalam album yang tersedia sejak 5 Juli 2017. Udah agak lama, namun suasananya masuk banget sama nuansa galau akhir September ini. Liriknya nyeritain pengalaman seseorang yang berkendara malem bersama orang yang doi taksir. Pancaran mata doi seindah bintang dan caha rembulan malam itu.

Sepuluh lagu di atas langsung aja kamu bikin playlist di platform streaming favorit kamu. Gak bakalan nyesel dan ngebosenin, deh. Di antara lagu-lagu tersebut, mana nih yang favorit kamu? (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.