Rabu, 21 Agustus 2019

Genmuda – Siapa sih yang engga punya ponsel canggih jaman sekarang? Mulai dari yang muda sampe yang tua, apalagi kamu yang melek teknologi dan up to date banget sama gadget. Salah satu fitur yang sering dipake dan jadi penilaian sama kita adalah kamera. Hampir semua ponsel udah punya kamera dengan spesifikasi yang macem-macem, dan supaya hasilnya maksimal kamu harus ngerti gimana caranya dapetin foto terbaik di tiap jepretan yang kamu ambil.

Sebelum ngebahas tips fotografi low-light, ada 3 hal dasar yang mempengaruhi pencahayaan gambar (exposure) di ponsel kamu, yaitu shutter speed, ISO dan Aperture.

Pertama, shutter speed menentukan berapa lama cahaya masuk ke dalam sensor kamera. Semakin lama shutter kebuka, maka semakin terang gambar yang didapat. Tapi efek negatifnya adalah hasil foto bakal sedikit blur akibat gerakan yang diterima kamera.

Sedangkan ISO menentukan seberapa sensitif sensor kamera tersebut nerima cahaya. Semakin besar ISO yang kamu pake, maka semakin terang gambar yang diterima sensor tanpa harus ngubah shutter speed. Sayangnya, semakin tinggi ISO juga berakibat gambar yang lebih noisy.

Samsung Galaxy S7 Edge 12 MP Camera Dual Pixel f/1,7 (c) Genmuda.com/Sari Muda
Samsung Galaxy S7 Edge 12 MP Camera Dual Pixel f/1,7 (c) Genmuda.com/Sari Muda

Untuk aperture (bukaan lensa), semakin besar aperturenya, maka cahaya yang masuk ke sensor juga bakal lebih banyak, hasilnya gambar akan lebih terang. Contohnya aperture f/1,7 jauh lebih besar dibanding f/2,2. Umumnya aperture yang ada di ponsel engga bisa diubah layaknya kamera DSLR, maka dari itu kamu harus pilih-pilih dulu kamera ponsel mana yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

Kalau udah ngerti, sekarang kita bakal bahas 7 tips untuk maksimalin potensi kamera ponsel yang kamu pake. Dalam pembuatan artikel ini, Genmuda.com pake Samsung Galaxy S7 edge, karena kamera Samsung Galaxy S7 dan S7 edge adalah salah satu kamera ponsel terbaik saat ini.

Meskipun banyak yang komplain mengenai keputusan Samsung untuk turun dari resolusi 16MP ke resolusi 12MP, tapi Samsung berhasil memadukan sensor tersebut dengan bukaan lensa f/1,7 dengan lensa 27 mm, ukuran pixel 1,4 µm dan teknologi fokus yang semakin canggih, ngebuat ponsel ini benar-benar keren untuk dipake foto low-light sekalipun.

1. Gunakan Native Aspect Ratio & Resolution

Banyak orang yang engga nyadar akan hal ini, tapi ternyata ini ngaruh banget loh sama kualitas foto yang kamu dapat. Ada beberapa ponsel yang dibuat menggunakan aspect ratio 4:3 ada juga yang 16:9.

Misal kamera Galaxy S7 edge secara default menggunakan ratio 4:3 dengan resolusi 4032 x 3024, bisa aja kamu paksain untuk foto dengan aspect ratio 16:9, mungkin ini dilakuin supaya hasil foto yang didapat bisa full-screen di layar ponsel, tapi yang sebenarnya terjadi adalah kamera kamu bakalan tetap foto menggunakan aspect ratio 4:3, setelah itu foto tersebut langsung otomatis di-crop menjadi 16:9. Hasilnya? Resolusi yang kamu dapetin engga maksimal dan kualitas foto pun bakal menurun.

2. Gunakan Pro Mode (Mode Manual)

Pro Mode di Samsung Galaxy S7 Edge (c) Genmuda.com/2016 Sari Muda
Pro Mode di Samsung Galaxy S7 Edge (c) Genmuda.com/Sari Muda

Banyak sebutan yang digunakan untuk mode manual, kalau di ponsel Samsung kamu bakal ketemu dengan istilah Pro Mode. Apa sih maksudnya? Ini adalah sebuah mode dimana kamu bisa lebih bebas nentuin gimana kamera kamu ngehandle situasi yang ada di depan kamera. Mulai dari pengaturan filter, fokus, white balance, hingga shutter speed. Semua elemen tadi bisa kamu atur sesuai keinginan dan kebutuhan kamu, jadi kamu bisa lebih mengeksplorasi kreatifitas kamu!

3. Mainkan Shutter Speed

Samsung Galaxy S7 Edge (c) Genmuda.com/2016 Sari Muda
Samsung Galaxy S7 Edge (c) Genmuda.com/2016 Sari Muda

Kita tau kalau semakin besar ISO maka hasil foto kita bakal banyak noise, untuk itu kalau kamu lagi dalam kondisi low-light, usahakan kamu cuma pake ISO di angka 600-800 agar gambar yang kamu dapat bisa tetap tajam. Kalau dengan ISO segitu hasil foto yang kamu dapat masih gelap, saatnya kamu mainkan shutter speed. Coba terus eksperimen untuk nemuin pengaturan yang pas untuk situasi pencahayaan yang kamu hadapi.

4. Stabilkan Tangan Kamu (Manfaatkan OIS)

Kalau kamu nyobain ngoprek-ngoprek shutter speed, tentu kamu bakal nyadar kalau makin lama shutter speed yang kamu pake, hasil foto yang kamu dapat bakal lebih terang tapi sedikit goyang. Bisa jadi karena tangan kamu lagi gemetaran akibat belum makan, atau karena kamu lagi di atas kendaraan.

Pada Samsung Galaxy S7 edge, kameranya udah dilengkapi dengan OIS (Optical Image Stabilization) yang mudahin kamu buat dapetin gambar yang tajam di situasi low-light, kalau kamu masih aja dapet gambar yang goyang, sebelum kamu jepret pemandangan, coba kamu tahan nafas layaknya sniper yang mau nembakin senapannya.

Bisa juga kamu cari dinding atau kaki kamu sebagai tempat untuk sandaran tangan kamu, sehingga hasilnya bisa lebih stabil. Kalau kamu masih punya kesulitan untuk ngendaliin tangan kamu, bisa cobain pake tripod supaya hasilnya lebih maksimal.

5. Tentukan White Balance Yang Tepat

Mungkin kamu lebih suka gambar yang hangat, atau bisa jadi lebih suka yang lebih adem. Untuk itu kamu bisa bereksperimen, misalnya lagi di kafe dan pengen foto makanan, kamu bisa cobain pake White Balance yang lebih hangat, jadi makanan yang kamu foto jadi tampak lebih menarik dan sedap dipandang.

6. Simpan Foto Dengan Mode RAW

Galaxy S7 Edge sudah mendukung RAW (c) Samsung
Galaxy S7 Edge sudah mendukung RAW (c) Samsung

Apa itu RAW? RAW adalah hasil foto mentah yang belum dikompresi melalui image processing. Sehingga hasil foto yang didapat jauh lebih detail (bisa 10x lipat) dibanding hasil yang didapat dengan format JPEG. Karena itulah hasil RAW tersebut bisa kamu modifikasi lebih bebas menggunakan aplikasi profesional seperti Adobe Lightroom. Perlu diingat kalau engga semua ponsel mendukung fitur yang satu ini, tapi Samsung Galaxy S7 Edge adalah salah satu ponsel yang bisa kamu andelin untuk foto menggunakan mode RAW.

7. Gunakan Aperture Yang Lebih Besar

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, aperture sangat berpengaruh dalam low-light photography. Semakin besar aperture yang kamu gunakan, maka semakin terang pula gambar yang dihasilkan oleh kamera kamu. Untungnya Samsung Galaxy S7 edge menggunakan aperture yang besar yaitu f/1,7. Selain cahaya yang diterima jadi lebih banyak, kamu juga bisa dapetin efek bokeh yang bisa menambah dramatis foto yang kamu ambil.

Gimana nih gaes, coba deh praktekkin dulu. Kalau misalnya kamu kurang puas sama hasilnya, bisa jadi karena kamera yang kamu pake belum mumpuni. Supaya engga penasaran kamu bisa lihat review Samsung Galaxy S7 edge. Dan mungkin kamu bisa ngunjungin Samsung Store terdekat di kota kamu untuk langsung jajal kemampuan kamera Samsung Galaxy S7 edge.

Comments

comments

Sari Muda
Tech Enthusiast