Selasa, 25 Februari 2020

Genmuda – November 2015 kemarin, band folk rock asal Irlandia, The Corrs merilis sebuah album anyar setelah 10 tahun rehat. Akhirnya band yang personelnya kakak beradik tersebut reuni dan memutuskan buat comeback ke dunia musik lewat album keenam yang berjudul ‘White Light’.

Dirilis pada tanggal 27 November 2015, band yang digawangi oleh Andrea, Sharon, Caroline, dan Jimm Corrs ini menelurkan 12 lagu baru. Sebelumnya, pada tanggal 30 Oktober kemarin, mereka udah melempar single utama dari album ini yang berjudul ‘Bring On The Night’.

Trek pertama dari album ‘White Light’ yaitu dibuka dengan ‘I Do What I Like’. Lirik dari lagu ini syarat pesan optimisme lewat kata-kata ‘blue skies’, ‘paradise’, dan ‘warm sun’. Buat opening album sih, lagu upbeat yang easy listening seperti ini cukup mengangkat mood buat ngedengerin trek-trek selanjutnya.

Lanjut ke trek kedua, ada single berjudul ‘Bring On The Night’. Harmoni di lagu ini terdengar indah walau lirik lagu ini bercerita tentang kehilangan seseorang dan rasa rindu pada orang tersebut dan berharap dapat bertemu lagi. Kesan ini pun langsung ditularkan oleh lagu ketiga yang berjudul sama dengan albumnya, ‘White Light’.

FYI, lagu ‘White Light’ ditulis oleh Andrea setelah doi menonton film dokumenter mendiang Amy Winehouse tahun lalu. Lagu ini pun bercerita tentang bagaimana seseorang bisa bertahan dari karir yang panjang dibawah sorotan lampu panggung. Oleh karena itu lagu ini diberi judul ‘White Light’.

Hampir semua lagu di abum ini ditulis oleh The Corrs, tapi di lagu ‘Kiss Of Life’, kuarter Irlandia ini mempercayakan produser, John Shanks bersama Natasha Bedingfield buat mengaransemen musiknya. Selain dari itu, lagu-lagu yang cukup terdengar tipikal musik The Corrs adalah ‘Gerry’s Reel’, ‘Ellis Island’, dan ‘Stay’. Ketiga memiliki tempo cepat dan terdengar sangat folk seperti album lawas mereka.

Secara keseluruhan, album ini gak beda jauh dengan album mereka sebelumnya. Setelah 10 tahun istirahat dan sibuk dengan hidup mereka masing-masing –meniti karir solo maupun berkeluarga–, wajar kalau engga sedikit dari fans yang menunggu perubahan di musik mereka. Sayangnya, hal ini engga terlalu kelihatan banget di ‘White Light’, tapi kalau dibilang sekedar album ‘obat kangen’ sih sah-sah aja ya.

Comments

comments

Wisnu
An average joe lives in the value of curiosity/orang biasa tukang kepo.