Jum'at, 17 November 2017
National[IS]me

Sifat-sifat Kepahlawanan yang Bisa Anak Muda Lakuin di Media Sosial dengan Cara Receh

©Genmuda.com/2017 TIM©Genmuda.com/2017 TIM

Genmuda – Memperingati Hari Pahlawan 10 November bisa dilakuin jauh lebih efektif lewat media sosial. Bermodal kuota internet dan konten positif, banyak perubahan baik yang bisa anak muda lakuin dalam hitungan detik.

Segitu mudahnya, tiap anak muda bisa jadi pahlawan bagi netizen lain. Kamu juga bisa jadi salah satunya. Biar kamu juga bisa jadi pahlawan, di bawah ini adalah beberapa konten positif yang harus kamu buat atau kamu sebarin.

1. Update kondisi lalu-lintas

Di jalan raya, berhentinya mobil selama 20 detik aja bisa mengakibatkan kemacetan hingga bermeter-meter ke belakangnya. Jadi, penting banget buat mengetahui segala perubahan yang terjadi secara live tanpa jeda sedikitpun.

Kawan Muda yang punya kesempatan main ponsel tentu saja bisa mengupdate kondisi jalan melalui berbagai aplikasi peta. Bisa juga dengan menyebar kabar lalu-lintas yang biasa dipublikasi akun NTMC Polri atau Dinas Perhubungan.

2. Bikin tutorial

Tutorial apapun yang gak ngajarin pelanggaran hukum sebenernya dibutuhin. Kamu gak bakalan sadar betapa banyaknya netizen yang pengen tau cara squat jump, masak fish and chips, masak kopi, makeup kayak hantu, atau apapun hobi yang kamu tekuni.

Perasaan mereka saat ngeliat tutorial bikinan kamu pastilah sama kayak saat kamu nemuin tutorial yang susah banget dicari. Jadi, segala jenis tutorial itu berguna. Asalkan, jangan tutorial selingkuh aja.

3. Nyebarin info beasiswa

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Informasi beasiswa yang gak penting bagi sekelompok netizen pasti penting banget bagi netizen lain. Soalnya, masih banyak kan anak-anak sekolah pinter yang terancam gak bisa lanjutin pendidikan karena gak punya biaya.

4. Nyebarin lowongan kerja

©Genmuda.com/2017 TIM
©Genmuda.com/2017 TIM

Sama halnya kayak lowongan kerja. Kamu boleh punya pekerjaan paling menyenangkan di dunia, kayak jadi pengusaha startup, YouTuber, atau musisi indie, tapi bukan berarti informasi lowongan kerja di inbox atau di internet itu gak berguna lagi. Masih banyak loh pengangguran di sekitar kamu.

5. Nyebarin berita real

Di tengah banjirnya hoax dan berita bombastis, sebuah berita faktual itu ibarat oasis. Dicari dan ditunggu kedatangannya. Nah, siapapun yang berhasil nunjukin oasis itu kepada para pengelana dunia maya yang haus informasi pasti bakal mendapat banyak terimakasih.

Akun-akun “lambe” mungkin punya kabar terbaru yang menarik diikuti. Tapi, belum tentu informasinya dibutuhin, bermanfaat, dan punya dampak positif. Jadi, gak perlu ragu sebarin berita baik karena good news gak selamanya harus bad news.

6. Tanggap bencana

via jokowarino.id
(Sumber: jokowarino.id)

Inget gak waktu masa-masa demonstrasi besar-besaran yang terjadi tiap tanggal cantik? Pada saat itu, berbagai netizen dengan sukarela mengupdate kabar terbaru di daerah sekitarnya.

Dengan begitu, netizen lain bisa menghindari kalo-kalo bencana sosial terjadi di suatu tempat. Sementara itu, netizen yang rajin update situasi real di area bencana macam Gunung Agung pastilah sangat membantu turis yang lagi nyari tempat wisata aman.

7. Bikin review

Pengalaman jalan-jalan ke lokasi wisata kece atau restoran keren jangan cuma jadi bahan pamer foto doang di medsos, dong. Ceritain juga plus-minus lokasi wisata itu supaya jadi bahan pertimbangan bagi para calon turis.

Tuh, gak sadar kan sebenernya postingan receh yang biasa kamu lakuin sehari-hari punya nilai-nilai kepahlawanan. Ayo dong lakuin lagi. Jangan cuma ngomel di kolom komen doang kerjaan kamu. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.