Jum'at, 20 September 2019

Genmuda – Satu lagi karya sutradara Tim Burton akhirnya tayang di bioskop nih, Kawan Muda. Yup, sang sutradara nyentrik udah kembali ke layar lebar lewat film terbarunya yang berjudul ‘Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children’.

‘Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children’ merupakan sebuah film petualangan dark fantasy yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Ransom Riggs. Film berdurasi 127 menit ini dibintangi oleh Eva Green, Asa Butterfield, Chris O’Dowd, Allison Janney, Rupert Everett, Terence Stamp, Ella Purnell, Judi Dench, dan Samuel L. Jackson.

Sesuai judulnya, secara garis besar ‘Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children’ berkisah tentang sebuah rumah yang dihuni anak-anak istimewa dan dikelola oleh Miss Peregrine (Eva Green). Kisahnya dimulai dengan seorang remaja cowok berusia 16 tahun bernama Jacob ‘Jake’ Portman (Asa Butterfield) yang terpaksa harus pergi ke sebuah pulau di Wales buat ngungkap fakta di balik kematian kakeknya.

Nah, setibanya di pulau yang dimaksud, hidup Jake seketika berubah drastis, terutama saat doi bertemu dengan Miss Peregrine dan anak-anak istimewanya. Apalagi dengan adanya serangan dari monster bernama Hollows dan kelompok Wights yang dipimpin Mr. Barron, doi mau engga mau harus ngambil keputusan penting demi ngelindungin Miss Peregrine dan anak-anaknya.

‘X-Men’ versi Tim Burton

via foxmovies.com
(Sumber: Istimewa)

Tim Burton dari dulu emang dikenal dengan film-filmnya fantasinya yang gothic, dan unik. ‘Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children’ pun kembali jadi buktinya. Lewat film ini, sekali lagi beliau nunjukin kepiawaiannya dalam ngegarap film yang engga biasa jadi luar biasa.

Secara khusus, ‘Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children’ bisa dibilang merupakan ‘X-Men’ versi Tim Burton. Dengan kata lain, kalo ‘X-Men’ terkesan lebih nunjukin sisi aksi dari para superhero-nya banget, film ini justru lebih nunjukin sisi istimewa dan misteri dari anak-anaknya itu sendiri.

Singkatnya, film dengan karakter yang eksentrik dan latar yang gelap pada dasarnya udah jadi keahlian dan makanan sehari-hari bagi Tim Burton. ‘Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children’ jelas jadi film yang klop banget buat gaya Tim Burton yang lain daripada yang lain. Film ini bisa dibilang merupakan salah satu karya terbaik Tim Burton selain ‘Sleepy Hallow’ (1999) dan ‘Sweeney Todd’ (2007).

Tampilan visual yang kuat

via YouTube
(Sumber: Istimewa)

Hal lain yang menarik dari ‘Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children’ adalah tampilan visualnya yang cenderung kuat. Lewat tampilan visualnya, kamu bakal diajak buat benar-benar berpetualang bareng para anak istimewa layaknya kamu emang ada di dalam cerita mereka. Engga rugi deh nonton 3D juga.

Namun demikian, di sisi lain visual kuat ‘Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children’ turut jadi bumerang tersendiri bagi film ini. Pengalaman yang tercipta lewat visualnya tersebut seakan ngedominasi keseluruhan film, sehingga sisi naratifnya jadi engga begitu terasa walau film ini turut didukung lelucon-lelucon sampai yang receh sekalipun.

Intinya, ‘Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children’ emang termasuk dalam salah satu karya hebat dari seorang Tim Burton. Terlepas dari itu, engga bisa diungkiri kalo film ini masih belum bisa dibilang sempurna banget. Yang lebih pentingnya lagi, walau film ini nyeritain tentang anak-anak, film ini jelas bukan film keluarga dan lebih sesuai buat kamu tonton bareng teman, pacar, atau gebetan kamu. Selamat nonton, Kawan Muda!

(sds)

Comments

comments

Gabrielle Claresta
Eccentric daydreamer