Selasa, 18 Desember 2018

Genmuda – Berani aneh dan berbeda udah bukan hal baru dari dalam industri fashion. Hal ini pula yang kembali dilakukan oleh merek sepatu asal Italia Golden Goose yang viral di media sosial karena menjual sepatu ‘butut’ mereka seharga 530 dollar AS (Rp 7,8 jutaan).

Bukan tanpa alasan kenapa sepatu ini menjadi viral. Soalnya dengan harga sedemikian mahal, Golden Goose cuma kasih kamu sepasang sepatu robek-robek lengkap dengan solasi yang ditempel rapih sebagai ciri khas mereka untuk mengeruk ribuan dollar AS.

Meski ada yang memuji sepatu butut tersebut, namun sejumlah netizen ada pula yang menyerang balik Golden Goose. Mereka berpendapat jika merek tersebut mengolok-olok kemiskinan untuk mendapatkan keuntungan besar.

Salah satu dari mereka menulis lewat akun Twitter, “Ada orang di dunia yang menjadikan kantung plastik sebagai sepatu mereka karena tidak mampu membeli apapun, tapi barang MENGERIKAN ini dijual seharga 500 dollar AS,” pendapat yang lain juga menyebut jika barang gagal ini seperti “Puncak kapitalisme.”

via: Twitter
(Sumber: Twitter)
via: Twitter
(Sumber: Twitter)

Sekilas sneaker usang ini emang terlihat biasa aja, bahkan nyaris sama dengan sneker di rumah kamu yang sering dipakai bertahun-tahun hingga akhirnya robek, kemudian ditambal lagi dengan solasi. Namun karena dianggap artsy dan merek Golden Goose adalah barang mewah, wajar aja kalo selebritis sekelas Jay Z atau Justin Beiber sering menggunakan sneaker tersebut.

via: Mashable
(Sumber: Istimewa)

Ini juga bukan kali pertama Golden Goose merilis sepatu butut. Walau udah sering dikritik pedas oleh netizen, fashion blogger, hingga perancang busana, pihak Golden Goose mengaku kalo desain tersebut adalah sebuah karya seni. Mereka sengaja mengawinkan unsur seni, retro, lengkap dengan bahan yang sengaja dirusak. TERSERAH!

Sekedar info nih, ide menggunakan barang-barang butut kayak gini juga pernah dipakai oleh merek mewah lainnya, seperti Balenciaga yang menjual jaket parka tujuh lapis yang sering dipakai tunawisma di luar negeri seharga Rp 133 jutaan.

Kalo menurut kamu worth it engga sih beli barang butut dengan harga selangit? Atau kamu lebih milih ngerusakin barang-barang kamu biar keliatan butut?

Apapun itu semua kembali lagi pada selera masing-masing. Kenapa gitu? Karena selera engga bisa dibeli dengan uang. Ntap!

Comments

comments

Fiany Intan Vandini
The youngest reporter on the 2nd floor of Gen Muda Office.