Minggu, 16 Juni 2019

Genmuda – Seni adalah bahasa universal. Gak heran kalo profesi dan ide dari seorang seniman itu dianggap unik dan malah ada yang dibilang nyeleneh. Wajar jika akhirnya gak sedikit orang yang harus ngertiin sebuah karya seni.

Cerita inilah yang kejadian di China. Seorang seniman berusia 33 tahun bernama Siyuan Zhuji yang memilih mayat sang ayah sebagai karya seninya. Iya, kamu gak salah baca. MAYAT AYAHNYA sendiri.

Menurut pengakuannya karya ini adalah impiannya sejak kecil. Zhuji bercita-cita foto dengan kerangka jasad sang ayah yang wafat karena penyakit kanker saat dirinya masih berusia tiga tahun.

Aksinya ini lantas mendapat beragam komentar. Namun mayoritas dari netizen china sangat menentang kelakuan sang seniman karena karyanya harus mengorbankan makam orang yang telah meninggal.

Yup, demi aksi gilanya ini Zhuji harus membongkar makam ayahnya dan mengambil tulang belulang dari dalam tanah. Doi lantas menyusun tulang belulang tersebut dari kepala hingga kaki terus berfoto telanjang di sebelah kerangka tersebut dengan bantuan istrinya.

Sebenernya hal itu biasa aja, tapi masalahnya Zhuji malah mengupload foto tersebut sehari setelah peringatan hari Festival Qingming, acara tahunan dimana masyarakat etnis Tionghoa untuk bersembayang dan melakukan ziarah kubur anggota keluarga mereka.

via: Dailymail
(Sumber: Artand.cn)

Sejumlah netizen yang kontra dengan karya Zhuji mengatakan kalo sang seniman sengaja cari sensasi dan pansos pada peringatan Festival Qingming. Walau sang seniman udah menguburkan kembali kerangka ayahnya namun tetep aja masih banyak netizen yang gak ngerti maksud dari karyanya itu.

Well, kalo menurut Kawan Muda sendiri aksi dari Siyuan Zhuji itu murni karya seni atau cuma cari sensasi doang? Kasih tau dong komentar kamu di bawah!

 

Sumber: Daily Mail | (sds)

Comments

comments

Ricky Ismail
Becoming agents of change • Salah satu mahasiswa di Universitas Syiah Kuala jurusan Ekonomi Pembangunan.