Jum'at, 20 September 2019

Genmuda – Nama Sutopo Purwo Nugroho mungkin gak asing lagi buat Kawan Muda. Sosoknya sebagai Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dikenal sangat vokal dalam memberikan update informasi terkait bencana di Indonesia di Twitter. Mulai dari kabar nyata hingga hoax soal bencana selalu ditanggapi oleh Pak Sutopo.

Sejak Desember 2017 Pak Topo (sapaannya) juga harus melawan kanker paru. Berkat kegigihannya melawan penyakit itu sembari menginfokan kabar bencana di Indonesia, dirinya juga pernah menyabet banyak penghargaan bergensi mulai dari kominukator terbaik tahun 2018 dari Keminfo dan ISKI hingga PNS paling menginspirasi di tahun 2018 dari KemenPANRB.

Ibarat kabar bencana yang selalu Pak Topo kabarkan tiba-tiba, kepergian Pak Topo pun berlangsung demikian. Ia meninggal dunia pada Minggu (7/7), pukul 02.00 di Guangzhou, China, saat menjalani pengobatan kanker paru. Ucapan belasungkawa pun membanjiri lini media sosial, bahkan hashtag #ripsutopo menjadi trending topic di Twitter.

Selain aktif memberitakan soal bencana, tweet Pak Topo juga gak melulu selalu serius. Salah satu yang paling diingat oleh media dan banyak netizen adalah celotehan beliau tentang Rumah Instan Sehat Sederhana (RISHA) yang tahan gempa untuk perbaikan rumah di Lombok pada 22 Agustus 2019 dan me-mention akun Raisa.

Meski gak ada hubungannya, Pak Topo sempat melanjutkan tweet yang cukup jenaka berbunyi, “Terbukti Risha tahan goyangan gempa di Lombok Utara dan Pidie Jaya. Tapi jika digoyang Raisa entahlah. Pilih Risha atau Raisa? Hehe @raisa6690,” tulisnya.

“Bagi Polri, Raisa adalah pengurai massa. Bagi para jomblo, Raisa adalah mantan terindah, terjebak nostalgia, dan apalah arti menunggu. Tapi bagiku penanggulangan bencana adalah “Kaulah Segalanya”. @raisa6690 @DivHumas_Polri @BNPB_Indonesia,” sambung Pak Topo.

Gara-gara tweet lucu ini pula sempat muncul hashtag #RaisaMeetSutopo di Twitter. Raisa lalu sempat mengirim DM ke Pak Topo, bahkan istri Hamish Daud itu sempat melakukan video call dengan Pak Topo.

Berbagai doa dan ucapan bela sungkawa pun banyak diberikan untuk Pak Topom termasuk dari Raisa. Dalam akun Twitternya Raisa menulis, “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Sutopo PN. Semoga beliau diterima di sisi-Nya. Aamiin.”

Selamat jalan Pak Sutopo, semoga kerja keras dan dedikasimu dalam mengabarkan bencana dapat terus menginspirasi banyak orang di Indonesia.

Comments

comments