Senin, 22 April 2019

Genmuda – Overdosis Demi Lovato 24 Juli 2018 bisa diprediksi. Sejak tersorot lampu ketenaran, penyanyi jebolan Disney itu terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba. Ingin bangkit, namun selalu balik lagi.

Penyanyi multi talenta berusia 25 tahun itu mengalami gangguan mental. Sering stres hingga depresi, dia merasa pelariannya adalah dengan obat-obatan terlarang. Dia pun mengalami gangguan makan yang pernah ngurusin badannya banget.

Mulai dari minuman keras

via billboard.com
(Sumber: billboard.com)

Terjerumusnya Lovato pada sisi gelap kehidupan gemerlap dimulai sejak 17 tahun. Saat itu, dia mulai kecanduan pesta dan minuman keras. Bahkan saat pesta SMA pun, dia datang dan pergi dalam keadaan mabuk.

Bukan maksud membenarkan kelakuan Lovato. Tapi, itu dia lakuin sebagai upaya untuk fit in di kalangan anak gaul SMA. Kenapa gitu? Karena dulu, Demi Lovato sering menjadi korban bullying.

Kecanduan kokain

Awalnya mabuk, lama-lama Lovato menjajal kokain yang dibawa salah satu tamu pada salah satu pesta masa remajanya. “Awal mencoba, saya hilang kontrol. Tapi, saya menyukainya,” ungkap Lovato dikutip att.net, Oktober 2017.

Bisa menutup-nutupi kecanduannya

Di depan publik, Demi Lovato bisa menutupi kecanduannya. Bahkan sahabatnya, Nick Jonas, sempat tertipu. Jonas mengira Lovato bisa lepas dari jerat narkoba tanpa rehabilitasi. Ternyata, dia salah.

Gak liat kanan-kiri

Sementara ada pecandu narkoba yang “memakai” sembunyi-sembunyi atau bersama orang-orang yang sedang high, Demi Lovato berani memakai di sebelah temannya yang sedang sadar.

Menjajal narkoba lain

via imgur.com

Sejak percobaan pertama kokain itu, Demi Lovato tiap hari memakai. Lama-lama, dia penasaran dengan rasa narkoba lain dan mengonsumsi kokain bersamaan dengan dia mengonsumsi jenis Xanax.

Dilaporkan ke pihak berwajib

Pada Tour Camp Rock 2, Lovato membawa dan mengonsumsi Adderall. Penari latarnya melaporkan itu ke pihak berwajib. Demi Lovato marah, lalu menonjok penari latar itu. Akhirnya, dia dirujuk masuk rehabilitasi. Saat itu tahun 2011 dan usia doi masih 18 tahun.

Menyelundupkan narkoba ke pesawat

Kepada accessonline.com, 2013, Demi mengaku pernah menyelundupkan kokain ke dalam pesawat. Untuk apa? Untuk dia konsumsi di tempat duduknya sementara orang-orang pada tidur. “Saya tak bisa melewati 30 menit tanpa kokain,” tuturnya.

Kerja sambil rehab

via whoah.in
(Sumber: whoah.in)

Selama jadi juri XFactor tahun 2011-2013, Demi ternyata masih mengikuti program rehabilitasi. “Dia tinggal di panti, harus melakukan tugas rumahan, dan hidup tanpa ponsel. Dia sangat total mengikuti program pemulihan diri,” tutur petugas rehab dikutip att.com.

Namun demikian, pendapat petugas itu dimentahkan lagi karena Demi Lovato kembali terjebak memakai. Salah satu sebabnya, dia tergoda karena kemunculan perkakas dan material narkoba di serial “Narcos” dan “Breaking Bad.”

Pisah dari agen

Saking parahnya kecanduan Lovato, Phil McIntyre sampai menolak mewakilinya lagi sebagai agen, sekitar Juli 2018. Menurutnya, sang bintang berteman dengan orang-orang yang salah dan tindakannya diharap bikin Demi sadar. Ternyata, Demi malah overdosis beberapa hari kemudian.

Semoga aja Demi Lovato bisa benar-benar pulih dari narkoba, cukup makan, dan sehat secara lahir-batin. Amiin. (sds)

Comments

comments

Charisma Rahmat Pamungkas
Penulis ala-ala, jurnalis muda, sekaligus content writer yang mengubah segelas susu cokelat hangat menjadi artikel.