Rabu, 11 Desember 2019

Genmuda – Kabar super ngejutin datang dari Endang Soekamti nih, Kawan Muda. Salah satu personil mereka, yaitu Ari sang drummer, baru-baru ini udah hengkang dari band pop punk asal Yogyakarta tersebut.

Lewat akun Path-nya, Kamis (23/6) pagi, Ari Dwi Hamzah atau yang akrab disapa Ari Soekamti pamit mundur dari Endank Soekamti. “Bismillahirrohmanirrohim, dear all my beloved friends, terhitung mulai tadi malam tanggal 22 Juni 2016 saya resmi mengundurkan diri dari Endank Soekamti. Terima kasih untuk perjalanan yang luar biasa selama hampir 16 tahun ini. Matur nuwun,” tulis Ari.

Kabar hengkangnya Ari itu pun udah dikonfirmasi lagi, baik oleh dirinya sendiri maupun oleh Erix Soekamti selaku pentolan Endank Soekamti. Sayangnya, keduanya nolak buat ngejelasin lebih lanjut perihal alasan di balik keputusan Ari buat keluar dari band yang udah ngebesarin namanya itu.

Meski begitu, posisi Ari di Endank Soekamti engga bakal digantiin oleh drummer lain. Bahkan, para personil dan kru Endank Soekamti engga bakal pernah ngganggap Ari keluar atau mundur dari band tersebut. Menurut mereka, Endank Soekamti lebih dari sekedar band, Endank Soekamti adalah keluarga. Kapanpun Ari mau kembali, mereka bakal nyambut dengan senang hati.

Endank Soekamti tidak akan pernah menganggap Ari Soekamti keluar. Oleh karenanya, kursi Ari Soekamti di Endank Soekamti tak terganti dan tak akan kami gantikan, demikian pula dengan set drum beliau yang akan tetap kami jaga,” demikian pernyataan Endank Soekamti.

Ari ngebentuk Endank Soekamti bersama Erix, Fendy, Tony S dan Ulog pada 1 Januari 2001. Bersama Endank Soekamti, doi udah ngehasilin tujuh album, yaitu ‘Kelas 1’ (2003), ‘Pejantan Tambun’ (2004), ‘Sssttt…!!!’ (2007), ‘Soekamti.com’ (2010), ‘Angka 8’ (2012), ‘Kolaborasoe’ (2014), dan yang paling baru ‘Soekamti Day’ (2016).

Namun demikian, Ari bukanlah satu-satunya drummer yang keluar dari bandnya dalam beberapa tahun terakhir ini. Selain Ari, ada pula sederet nama lainnya dari sejumlah band Tanah Air maupun luar negeri yang juga udah milih buat hengkang. Berikut ini Genmuda.com rangkumin 5 di antaranya:

1. Putra Pra Ramadhan

(Sumber: vimeo.com)

Berselang beberapa hari sebelum Ari mundur dari Endank Soekamti, ternyata Putra udah lebih dulu cabut dari Killing Me Inside. Lewat Instagram, Senin (20/6), doi ngumumin keputusannya buat hengkang setelah kurang lebih 5,5 tahun gabung di band tersebut. Kabarnya sih doi hengkang gara-gara pengen ngajar drum dan pengen fokus ke proyek lain. Terlepas dari itu, manajemen Killing Me Inside ngungkapin bahwa mereka bakal selalu nerima kalau sewaktu-waktu doi mau kembali gabung ke band tersebut.

2. Abah Andris

(Sumber: YouTube)

Setelah lebih dari 16 tahun bareng Burgerkill, drummer yang satu ini akhirnya mutusin buat ngundurin diri pada akhir Mei yang lalu. Meski begitu, pihak Burgerkill masih ngganggap doi sebagai bagian penting dari keluarga besar band tersebut, sambil terus ngedoain yang terbaik buat doi. Burgerkill juga sepakat buat terus ngelanjutin proses penulisan materi-materi album baru yang bakal direkam di akhir tahun ini.

3. Arin Ilejay

(Sumber: teamrock.com)

Bergabung di tahun 2011 buat ngegantiin posisi drummer James ‘The Rev’ Sullivan yang meninggal di Desember 2009, Arin akhirnya keluar dari Avenged Sevenfold di 2015 yang lalu. Melalui situsnya, A7X ngumumin bahwa mereka harus pisah sama sang drummer karena adanya “perbedaan kreatif”. Hingga kemudian di bulan November, Brooks Wackerman pun resmi jadi drummer baru A7X sampai sekarang.

4. Ilsyah Ryan Reza

(Sumber: gulalives.com)

Akhir tahun 2014 yang lalu kayaknya jadi masa-masa sulit bagi para penggemar Noah. Reza selaku drummer mutusin buat ninggalin band tersebut gara-gara punya program lain di luar band dan engga bisa fokus kalau harus ngejalanin dua-duanya secara beriringan. Sayangnya, saat itu doi engga mau ngejelasin lebih lanjut soal alasan pastinya. Yang jelas, rekan-rekannya udah ngedukung keputusannya.

5. Joey Jordison

(Sumber: musique.jeuxactu.com)

Walau udah hengkang dari tahun 2013 yang lalu, mantan drummer Slipknot ini baru ngejelasin alasannya buat pertama kalinya saat nerima piala Golden Gods di ajang Metal Hammer Golden Gods Awards 2016. Doi ngungkapin bahwa jelang akhir karirnya bareng Slipknot doi ngidap penyakit transverse myelitis, yang merupakan peradangan pada tulang belakang yang bisa ngakibatin gangguan saraf dan kelumpuhan otot. Tapi, doi berhasil ngelawan penyakit itu dengan ke gym dan ikut terapi. (sds)

Comments

comments

Gabrielle Claresta
Eccentric daydreamer