Rabu, 13 November 2019

Genmuda – “Terminator: Dark Fate” kembali mempertemukan dua pemeran ikonik dari franchise ini yakni Linda Hamilton dengan Arnold Schwarzenegger. Sosok sutradara film “Deadpool”, Tim Miller juga ikut andil sebagai otak dari sekuel keenam Terminator.

Selain menawarkan cerita baru yang gak kalah seru, film ini juga dilengkapi oleh sederet aktor muda berbakat yang gak kalah keren dari duet Tante Linda dan Om Arnold. Seperti apa keseruannya, langsung aja lo simak review Genmuda.com berikut ini!

Masih soal mencegah kiamat

©Paramount Pictures/2019

Tanpa harus ngikutin cerita film-film sebelumnya, Tim Miller langsung mengajak penonton flashback di tahun 1998 alias tiga tahun setelah kejadian film terminator kedua, “Terminator 2: Judgement Day” (1991). Saat itu Sara Connor (Linda Hamilton) sedang bersantai dengan John Connor (Edward Furlong) di sebuah pantai. Tanpa berlama-lama sosok T-800 (Arnold Schwarzenegger) tiba-tiba muncul dan membunuh John. Kejadian ini lantas menjadi dendam di hati Sarah.

Memasuki tahun 2020, Sarah kini harus menghadapi terminator jenis baru yaitu Rev-9 (Gabriel Luna). Sama dengan peran terminator sebelumnya Rev-9 ditugaskan untuk membunuh seorang remaja bernama Daniella ‘Dani’ Ramos (Natalia Reyes), yang diramalkan akan menjadi pemimpin manusia dalam perang melawan para Terminator di masa depan. Dani ‘juga’ memiliki cyborg canggih bernama, Grace (Mackenzie Davis) yang sengaja diutus dari masa depan untuk melindunginya. Lo familiar dong sama premis ini?

Sarah, Grace, dan Dani kemudian harus menghadapi kejaran Rev-9 yang punya kekuatan untuk membelah diri, bahkan lebih canggih daripada terminator antonis dari film-film selanjutnya. Tak habis akal, Sarah akhirnya terpaksa bekerjasama dengan T-800 yang kini sudah menjadi lebih tua dan beradaptasi layaknya seorang manusia.

Fresh meski formulanya gitu-gitu aja

©Paramount Pictures/2019

Sebagaimana penulis bilang, “Lo gak perlu nonton film-film sebelumnya buat mengerti jalan cerita film ini.”

Walau jalan ceritanya masih gak jauh berbeda, namun “Terminator: Dark Fate” menawarkan tampilan yang tetap seru dan lebih segar. Selain kehadiran dua pemain ikonik dari dua film pertama, chemistry Grace dan Dani sebagai pemain baru juga gak mengecewakan. Mulai dari humor, aksi baku hantam, ledakan, hingga drama dari keempat tokoh ini sukses menghadirkan sesuatu yang gak hambar buat lo tonton.

Kalo pun ada sisi yang agak kurang buat penulis mungkin ada pada sosok Rev-9 yang digambarin susah untuk dikalahkan, namun gak sebegitu mengesankan saat harus melawan T-900 yang notabene punya kemampuan lebih jadul. Paham sih jika James Cameroon dan Tim Miller sengaja mem-plot film ini untuk membuka peluang selanjutnya, tapi kalo formulanya masih kayak gitu melulu, jelas ngebosenin iya gak sih?

Kesimpulan

©Paramount Pictures/2019

Secara keseluruhan film “Terminator: Dark Fate” mungkin gak memberikan kesan istimewa begitu lo keluar bioskop. Akan tetapi penulis berani menjamin film ini menjadi salah satu sekuel Terminator terbaik setelah “Terminator: Judgement Day”. Bukan karena ceritanya, tapi magnet kuat dari duet Sarah Cornor dan T-900 yang sukses memberikan perasaan nostal(gila) buat penonton, khusunya para fans Terminator.

Di Indonesia film ini mulai tayang pada 30 Oktober 2019. Buat lo yang penasaran simak dulu nih trailernya di bawah!

Comments

comments