Minggu, 22 September 2019

Genmuda – Ngebahas yang namanya Sadako pasti Kawan Muda langsung nempel sama sosok hantu dari Jepang dengan rambut panjang, sumur tua, terus bisa keluar dari TV. Nah, cerita inilah yang kembali bakal disajikan sama mantan sutradara film “Ringu” (1998), Hideo Nakata yang kembali membahas soal Sadako.

Hampir dua dekade berlalu kengerian cerita Sadako di film Ringu emang udah diadaptasi oleh banyak film. Tapi apa yang sekarang pengen Nakata sajikan dalam film horor terbarunya? Mending lo baca aja review Genmuda.com berikut ini biar makin merinding!

Reinkarnasi Sadako

©Kadokawa Pictures/2019

Dalam film ini Nakata terlihat lebih pengen ngebahas lebih dalam akan sosok hantu Sadako, kenapa dia bisa jadi arwah penasaran, apa motifnya membunuh orang, dan kenapa kutukannya masih berlanjut sampai sekarang.

Pada awal filmnya lo bakal diajak kenalan dengan tokoh utama bernama Mayu (Elaiza Ikeda) seorang konselor psikologis yang bekerja di salah satu rumah sakit. Suatu hari Mayu harus menangani pasien seorang anak perempuan yang mengalami trauma berat setelah insiden kebakaran di apartemen tempatnya tinggal. Saking traumanya, sang anak bahkan sampai lupa nama aslinya sendiri.

Di cerita lainnya adik laki-laki Mayu, Kazuma (Hiroya Shimizu) sedang mengalami depresi lantaran popularitasnya sebagai Youtuber mulai menurun. Gak habis akal, ia lantas berusaha memikirkan membuat konten viral buat dapetin banyak viewers, dan salah satunya adalah melakukan hal bodoh live Youtube di apartemen tempat anak perempuan yang diurus Mayu tinggal.

Kazuma lantas masuk dan melakukan investigasi layaknya konten misteri kebanyakan di Youtube. Walau berhasil viral sialnya Kazuma malah harus bertemu sama hal yang ditakutkan banyak orang di Jepang, yaitu hantu Sadako. Pasca kejadian itulah keanehan demi keanehan mulai dialami oleh Mayu dan Kazuma.

Kurang seram, cenderung monoton

©Kadokawa Pictures/2019

Kengerian Sadako dalam film “Ringu” emang cukup membekas buat anak milenial yang dulu masih menonton filmnya dalam format vcd/dvd bajakan. Akan tetapi Nakata seolah hanya sedikit memoles cerita film ini agak lebih kekinian.

Premis untuk menjelaskan asal-usul Sadako malah terbuang sia-sia oleh embel-embel teror dan kutukan yang gak jauh berbeda kayak film pertamanya. Penulis juga ngerasa bahwa elemen horor yang ditawarkan agak berkurang sehingga kehadiran Sadako praktis cuma bikin kaget doang, engga sampai bikin lo nutupin mata di pundak pacar atau gebetan.

Kesimpulan

©Kadokawa Pictures/2019

Namun demikian penulis ngerasa film ini masih sangat masook buat lo yang suka versi original Sadako di film “Ringu”. Berhubung masih ditangani oleh sutradara yang sama, hasilnya tetep gak semengecewakan film-film Sadako sebelumnya.

Plot twist serta positif dari kedekatan hubungan kakak-adik dalam cerita film ini juga menarik buat lo simak hingga akhir. Film “Sadako” mulai tayang di Indonesia pada hari Rabu (28/8). Masih penasaran? Nih, tonton dulu trailernya di bawah! Awas Sadakonya keluar dari Youtube! He-he.

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.