Rabu, 11 Desember 2019

Genmuda – Kisah historis dunia otomotif antara Ford dengan Ferrari dalam ajang kejuaraan balapan 24 Jam di Sirkut Le Mains, Prancis, bakal menjadi sajian utama dari film ini.

Dibintangi oleh Matt Damon dan Christian Bale, film drama olahraga ini gak cuma mengulas persaingan dua pabrikan mobil itu di atas aspal. Penasaran dengan keseruan ceritanya? Langsung aja lo simak review Genmuda.com berikut ini.

Bangkit dari keterpurukan

©20thCenturyFox/2019

Caroll Shelby (Damon) adalah seorang mantan pembalap AS yang kemudian banting setir menjadi perancang mobil balap. Walau telah divonis dokter gak boleh ikut balapan lagi karena masalah kesehatan jantung, nyatanya gak bikin dirinya kapok untuk terjun di dunia balapan. Sejumlah pabrikan mobil Amerika dan Eropa berusaha mengaet Shelby untuk sekedar meminta saran atau memberikan rekomendasi pembalap yang cocok sebagai pengemudi mobil baru mereka sebelum dijual ke pasaran.

Berbanding terbalik dengan keadaan Shelby, Ken Miles (Bale) harus berdarah-darah menghidupi keluarganya. Pembalap dan perancang mobil asal Inggris itu justru harus terlilit banyak masalah di Amerika. Mulai dari bengkelnya yang nunggak hutang dan terancam disita, hingga sepinya tawaran tes drive lantaran pribadinya yang urakan dan susah diatur.

Nasib sial, juga dialami oleh Ford. Perusahaan otomotif asal Amerika ini terancam bangkrut atas banyaknya pesaing otomotif yang menawarkan mobil keluarga dengan spek lebih oke dan harga lebih murah. Pihak perusahaan lantas memikirkan langkah selanjutnya untuk membuat Ford tetap eksis. Salah satunya adalah membuat mobil sport super cepat sekaligus menantang Ferrari, juara bertahan, di turnamen balapan Le Mains.

Shelby lantas diajak berkerjasama untuk menciptakan mobil tercepat untuk Ford. Gak pakai lama, ia langsung merekrut Miles sebagai pembalap, sekaligus rekan teknisinya dalam melahirkan Ford GT Mk I dan Ford GT Mk II.

Syarat gensi, kepentingan, dan pesan moral

©20thCenturyFox/2019

Tanpa harus tau banget soal otomotif penonton diajak lebih mengenal Shelby dan Miles dengan pendekatan lebih humanis. Ada nilai-nilai persahabatan dan ego yang harus dikorbankan. Dari awal sampai akhir, lo seolah dikasih lihat perjuangan dua orang beda kepentingan dengan satu impian besar. Duet kedua aktor peraih Oscar ini rasanya potensial banget bikin emosi penonton campur aduk.

Film ini sendiri dimulai dari kejadian Le Mains di tahun 1966. Bagusnya adalah jalan cerita film justru banyak menganggakat hal-hal yang orang awam jarang tau (Kecuali kalo emang lo fans berat Ford atau Ferrari). Ada banyak faktor drama yang pastinya dekat sama kehidupan kita, mulai dari bos yang banyak nuntut, tim sales yang menghalalkan segala cara, sampai intrik kong-kali-kong perusahaan otomotif demi mempermulus bisnis mereka.

Kesimpulan

©20thCenturyFox/2019

Singkatnya, begitu lo masuk ke bioskop dan menonton film ini, lo bakal tau betapa menariknya drama yang ditampilkan oleh “Ford vs Ferrari”. Gak hanya berkutat pada siapa paling cepat, tapi juga paling hebat dalam menggembangkan sebuah mobil balap.

Di Indonesia filmnya tayang mulai 15 November 2019. Kalo lo mau ngebuktiin review Genmuda.com kali ini langsung aja nonton di bioskop. Berikut cuplikan trailernya!

Comments

comments

Saliki Dwi Saputra
Penulis dan tukang gambar.